Connect with us

Nasional

Nilai Rupiah Merosot, Ribuan Mahasiswa Demo Kantor Sri Mulyani

Published

on

6 views

KORANRADARONLINE.co.id-Jakarta: Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten, menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI Jakarta Pusat, Jum’at (14/9), terkait merosotnya nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS), sehingga dinilai berdampak pada kondisi ekonomi Indonesia.

Koordinator BEM se-Jabodetabek dan Banten, M Wildan Habibi‎, menyatakan bahwa aksi demonstrasi tersebut dilakukan karena nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang hampir mencapai Rp 15.000, serta dinilai sebagai pelemahan mata uang terparah setelah tahun 1998.

“‎Kami ingin menyampaikan kesan masyarakat terhadap rupiah yang terus melemah terhadap dolar,” katanya, di depan kantor Kementerian Keuangan RI, yang merupakan kantor Sri Mulyani, selaku Menteri Keuangan RI.

Aksi yang membawa tagar #BeraniPegangRupiah ini menekankan kepada pemerintah bahwa kondisi perekonomian Indonesia sedang kritis apabila tetap dibiarkan begitu saja. Hal ini ditandai dengan melemahnya rupiah kian waktu di tahun ini hingga mencapai Rp. 15. 049, kata Wildan.

Aksi tersebut diawali dari depan Monumen Pembebasan pada pukul 13.30 Wib, dilanjutkan longmarch disertai nyanyian lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan.

Aksi yang sempat menutup jalan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar yang melintas, salah satunya dengan membuka kaca mobil dan mengucapkan semangat kepada mahasiswa.

“Apresiasi dari masyarakat ini sebagai salah satu bentuk kesepakatan dari masyarakat bahwa kondisi Indonesia tidak sedang baik-baik saja,” katanya.

Dalam aksinya, mahasiswa mendesak pemerintah agar tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah melemahnya nilai tukar rupiah tanpa harus mengintimidasi produk-produk lokal untuk bersaing di pasar nasional. (KRO/RD/TRIBUN/WIN)