Connect with us

Aceh

Suami Pergoki Istri Berelingkuh Dengan Kades di Aceh

Published

on

16 views

RADARINDO.co.id: Kasus perselihkungan sering terjadi ditengah masyarakat akibat adanya faktor niat dan kesempatan. Kejadian ini juga tidak hanya melanda kalangan selibritis atau eksklusif di kota kota besar. Bahkan urusan hati ini tidak melihat kaya atau miskin, di desa maupun kota. Namun kasus perselungkuhan atau pindah ke lain hati dan body pasti akan mendapat kecaman ditengah masyarakat.

Karena perbuatan itu dianggap mencoreng nama baik keluarga. Seperti yang terjadi di kabupaten Simeulue. Seorang suami memergoki istrinya diduga berbuat mesum bersama oknum Kepala Desa (Kades).Hal ini terjadi seorang Kepala Desa berinisial JN di Kecamatan Alafan, Kabupaten Simeulue terancam diberhentikan dari jabatannya.

Akibat perbuatanya, JN terancam diberhentikan karena diduga berbuat mesum dengan perempuan berinisial EK, pada Senin, (4/3/2019) tengah malam.EK yang merupakan istri orang, tidak pamit kepada suaminya saat pergi meninggalkan rumah

Dia pergi diam-diam pergi ke desa tetangga. Karena tak kunjung pulang, sang suami disebutkan keluar untuk mencari keberadaan istrinya.Akhirnya sang suami memergoki istrinya berbuat mesum dengan sang kepala desa.“Istri diam diam l keluar rumah tanpa pamit suami ke kecamatan tetangga, diduga berbuat mesun dengan sang Kades,” ujar sumber.

Kejadian itu kontan saja bikin geger hingga ke kabupaten. Sampai akhirnya orang nomor satu di Pemkab angkat bicara.

Kabarnya Bupati Simeulue mengaku telah mengetahui kabar oknum kepala desa di Kecamatan Alafan itu, yang diamankan warga lantaran diduga telah berbuat mesum.

Bupati Simeulue Erli Hasim, langsung memerintahkan bawahannya, untuk segera memberhentikan oknum kepala desa setempat.Perbuatan JN dianggap sangat tidak terpuji, dan mencoreng nama baik institusi. Sebagai kepala desa, JN seharusnya memberikan contoh yang baik untuk warga, bukan sebaliknya.Bupati dikabarkan akan menunjuk Plt  kepala desa, yang diangkat dari kecamatan, ujar sumber.Hingga berita ini dilansir oknum Kades JN belum dapat dikonfirmasi.  (KRO/RD/serambih)