Connect with us

Aceh Tengah

KPU Didesak Terbitkan SK KIP Aceh Tengah

Published

on

18 views

RADARINDO.co.id : Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Qanun Aceh (AMPQA) menggelar aksi unjuk rasa ke gedung DPRK Aceh Tengah (Ateng), Senin (11/3).

Aksi itu dilakukan untuk mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat agar segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) ca­lon anggota Komisi Independen Pemili­han (KIP) Ateng peri­o­de 2019-2024, ­sesuai SK DPRK Ateng Nomor170/16/DPRK/2018.

 

Lima calon anggota KIP yang belum mengantongi SK dari KPU Pusat, yakni Yunadi, Mukhlis, Ivan Astavan Ma­nu­rung, Hamidah dan Marwansyah.

 

De­ngan belum dilantik­nya kelimanya oleh KPU, massa menganggap KPU telah melanggar produk hukum Qanun Aceh Nomor 6/2016 tentang penyeleng­gara Pemilu dan pemilihan di Aceh.

 

Menurut massa, dengan kekoso­ngan KIP Ateng akan berdampak buruk bagi pesta demokrasi yang akan ber­langsung 17 April 2019, khususnya di daerah berhawa sejuk itu. Massa tidak ingin Pemilu di Ateng “cacat” secara hukum.

 

“Dalam qanun tidak diatur periode­sasi, dan qanun me­rupakan produk hu­kum yang sah di Aceh. KPU jangan kang­kangi itu,” kata koordinator aksi, Mulyadi yang disambut yel-yel pende­mo lainnya.

 

Mulyadi menyebutkan, kewenangan KIP Ateng saat ini dijalankan KIP Aceh sejak 22 Februari 2019. Dengan keter­batasan yang ada, KIP Aceh dinilai tidak akan mampu men­jalankan fungsi secara maksimal.

 

Semula, KPU pada 23 Januari 2019 melalui suratnya me­minta penjelasan Ketua DPRK Ateng atas ditetapkannya Ha­midah SH MH sebagai calon ang­gota KIP Ateng periode 2019-2024. KPU dalam suratnya juga sekaligus me­minta nama pengganti Hamidah SH MH untuk dilantik pada ke­sem­patan pertama.

 

KPU berpendapat, Hamidah tidak dapat menjabat anggota KIP Ateng periode 2019-2024 lantaran yang ber­sang­kutan sudah pernah menjabat dua periode sebagai ang­gota KIP kabu­paten. Hal ini tertuang dalam UU No­mor 7/2017 tentang Pemilihan Umum. KPU juga meminta agar DP­RK Ateng mengajukan nama pengganti untuk ditetapkan dalam kesempatan pertama. (KRO/RD/ANS)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *