Connect with us

Internasional

Kebuntuan Negosiasi AS-Tiongkok Gerus Valas

Published

on

8 views

RADARINDO.co.id : Sebagian besar mata uang Asia melemah terhadap dolar AS, Senin (13/5), di tengah meningkatnya ketidakpastian negosiasi perdagangan AS dan Tiongkok, dengan pasar masih menunggu apakah dua ekonomi terbesar dunia itu akan dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan mereka yang semakin meningkat. 

 

Perang perdagangan kedua negara itu kembali memanas pada Jumat pekan lalu, tepat di mana Presiden AS Donald Trump memberlakukan kenaikan tarif atas barang impor Tiongkok senilai US$200 miliar. Trump menuding Tiongkok telah mundur dari beberapa komitmen yang telah disepakati sebelumnya oleh kedua belah pihak. Sementara itu, Tiongkok berjanji akan melakukan tarif balasan atas penaikan tarif Trump tersebut.

 

AS dan Tiongkok menghadapi kebuntuan dalam perundingan perdagangan mereka ketika Trump menuntut janji perubahan undang-undang Tiongkok untuk mekanisme tarif satu sisi. Namun, Tiongkok menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membatalkan semua tarif balasannya.

 

Diantara sejumlah mata uang Asia, won memimpin pelemahan dengan penurunan 0,6 persen. Disusul oleh yuan dengan penurunan 0,5 persen. Won beringsut lebih rendah dipicu oleh kekhawatiran perang perdagangan AS-Tiongkok yang terus meningkat. Sebagai negara yang bergantung pada eskpor, Korea Selatan merupakan negara yang paling dirugikan akibat perang tarif dua ekonomi terbesar itu, karena berakhir dengan kenaikan tarif impor.

 

Para negosiator dari kedua negara mengakhiri perundingan perdagangan hari kedua mereka pada Jumat pekan lalu di Washington tanpa kesepakatan, dengan AS tetap melanjutkan ancaman tarif impor yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.

 

Pelemahan won juga dipicu oleh meningkatnya sanksi AS terhadap Teheran. Lebih dari 2.100 perusahaan di Korea Selatan tidak diizinkan lagi menjual barang ke Iran setelah dua bank Korea dan Bank Sentral Iran menghentikan layanan penyelesaian berdenominasi won.

Yuan merosot ke level terendahnya sejak Januari di tengah meningkatnya perselisihan perdagangan AS-Tiongkok. (KRO/RD/ANS)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *