Connect with us

Headline

Video Mesum Oknum Pejabat Nias Barat Kelakuan “Penjahat Kelamin”

Published

on

17 views

RADARINDO.co.id-Medan:
Video mesum mirip oknum pejabat Pemkan Nias Barat yang sempat viral di medsos kembali menjadi buah bibir publik. Salah seorang warga Nisbar yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan oknum Kadis berinial B ternyata seorang pria petualang berkelakuan “penjahat kelamin”.
Jabatanya dijadikan untuk mempedaya wanita bawahan dikantor agar meladeni kebutuhan nafsu atau biologisnya. Tidak tertutup kemungkinan ia sering menggilir bawahanya yang tak berdaya. Sejumlah kalangan mengecam dan menyesalkan beredar video mesum oknum pejabat di kabupaten Nisbar mirip kadis berinisial B, dengan seorang wanita teman kencanya berinisial T.
Pria berisial B diduga kuat sengaja merekam dengan hp android perbuatan hubungan suami istri disalah satu hotel. Kemudian pelaku diduga penyebar video mesum tersebut,
Padahal perbuatan tersebut melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai undang undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.
Isi video berdurasi beberapa menit itu, terlihat jelas diduga dilakukan unsur sengaja direkam oleh oknum B dengan menggunakan Hp android sejak mereka melakukan hubungan suami istri diatas ranjang sampai usai berhubungan intim.
Hingga dalam durasi akhir wanita berparas cantik yang konon bekas tenaga honor, sebagai bawahanya itu, terlihat lemas tidak berdaya.
Hal yang sangat menjijikan lagi, ketika bagian dengan sengaja merekam bagian “kewanitaan” tersebut sehiingga terlihat jelas.

Sedangkan wanita berinisial T tampak terdiam tanpa mengucapkan kata kata melarang, diduga kondisi nyaris tidak sadar.
Sebelumnya dalam tayangan berdurasi singkat itu, bagian atas tubuh wanita berkulit putih itu juga ikut direkam. Termasuk merekam adegan diatas ranjang saat mereka melakukan melakukan hubungan intim. Sehingga suara ranjang itu pun terlihat terdengar jelas.
Demikian beberapa fakta indikasi kesengajaan yang dilakukan oknum B diduga ingin melakukan azas manfaat kepada wanita teman kencanya. Unsur kesengajaan lain terkesan ingin mempermalukan T kepada keluarganya.

Informasi terbaru yang disampaikan sumber, sejak video mesum itu viral, oknum kadis B segera mengungsikan ke provinsi Riau. Perbuatan tersebut tidak hanya dapat mempermalukan wanita tapi juga telah merendahkan derajat kaum wanita.
Sebelumnya, RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR yang menerima data dari sumber masyarakat telah melakukan konfirmasi kepada oknum Kadis berinisial B via WA, dan telpon ke HP tidak dibalas. Sayangnya, hingga berita ini dilansir oknum Kadis B belum memberikan keterangan.
Video mesum sangat “menjijikan” dan merendahkan martabat kaum wanita.
Video mesum berdurasi beberapa menit ini diduga dilakukan oknum Kadis berinisial B dengan bawahanya seorang wanita berparas cantik berinisial T, tenaga honor pada saat ini. Beredarnya video mesum tersebut dapat merendahkan martabat seorang wanita. Tidak selayaknya oknum Kadis sebagai pejabat negara diduga meng-sharekan tontonan menjijikan itu ke medsos. Oknum kadis diduga sengaja mengambil video saat melakukan hubungan suami istri. Celakanya, dalam video yang berdurasi beberapa menit itu, sang pria sengaja memvideokan bagian kewanitaan itu hingga jelas dan transfaran.
Artinya, dengan beredarnya video mesum tersebut telah merendahkan harkat dan martabat wanita. Berdasarkan informasi sumber wanita T telah hijrah ke provinsi Riau karena malu atas video mesum yang beredar tersebut.
“Kami sebagai warga menjunjun tinggi suku dan adat sangat malu dengan beredarnya video mesum itu. Kami punya agama tidak sepantasnya video itu diunggah di medsos,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Lebihlanjut ia minta kepada wartawan agar mempublikasikan kasus itu dan mendesak Polisi mengusut video karena bertentangan undanf undang pornografi.
“Video itu harus diselidiki dan pemeranya yang mirip oknum kadis harus diperiksa untuk mencocokan gambar dimaksud,” katanya.

Masih berkaitan dengn video mesum. Semakin berkembangnya peradaban menjadikan semua akses kehidupan menjadi lebih mudah, terutama di bidang teknologi dan komunikasi. jika dulu orang membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk bisa berkirim surat maka sekarang dengan teknologi yang semakin canggih dengan sekedip mata orang-orang dari belahan dunia manapun bisa terhubung dalam satu waktu, tak bisa dipungkiri pula akibat dari perkembangan teknologi yang semakin maju tersebut berdampak kepada mudahnya mengakses segala informasi yang berhubungan dengan pornografi.

Celakanya mereka yang telah mengakses konten pornografi ini tidak hanya mengakses namun terkadang juga mengshare keberbagai akun media sosial. Akibatnya konten tersebut dapat dinikmati oleh semua kalangan usia. Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang mengenai para pelaku penyebar konten pornografi di media sosial yaitu “Undang-Undang No. 44 Tahun 2008 tentang pornografi”.

Dalam Pasal 4 ayat (1) UU 44/2008 mengatur larangan perbuatan memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:
a. Persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang.

b. Kekerasan seksual.

c. Masturbasi atau onani.

d. Ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan.

e. Alat kelamin atau

f. Pornografi anak.

Pengaturan tentang hukuman bagi para pelaku penyebar konten pornografi ini juga diatur di dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE mengatur: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan,”.

Ancaman pidana terhadap pelanggar diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU ITE, yaitu ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak 1 (satu) milliar rupiah. Sementara itu oknum B saat dikonfirmasi belum bersedia memberi tanggapan. (KRO/Mdn/Tim)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

Published

on

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

RADARINDO.co.id-Nias : DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020. Dewan perwakilan rakyat Daerah Kabupaten Nias (DPRD) gelar rapat paripurna penyampaian keputusan tentang LKPJ Bupati Nias T.A 2020, bertempat dilantai II kantor DPRD kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (06/05/2021).

Pada rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, dan beberapa SKPD ikut mendampingi Bupati Nias.

Baca juga : Wabup Nias Wakili Bupati Nias Hadiri Rapat Forkada Sekepulauan Nias

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyampaikan LKPJ bupati Nias akhir tahun anggaran 2020 merupakan kewajiban konstitusional dan konsekuensi logis yang harus disampaikan kepala daerah setelah berakhirnya tahun anggaran yang meliputi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di kabupaten Nias selama satu anggaran.

Dalam paparannya bupati Nias menyampaikan LKPJ ini bertujuan memenuhi kaidah-kaidah dan prinsip akuntabilitas pemerintah daerah, sehingga masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan melalui rapat paripurna DPRD kabupaten Nias dapat mengevaluasi kinerja yang telah dicapai pemerintah kabupaten Nias dalam berbagai aspek pembangunan ujarnya.

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

Ditambahkan bupati Nias bahwa, kienerja dan pencapaian pemerintah daerah dapat dievaluasi melalui lembaga terhormat ini adalah lembaga DPRD sebagai wakil rakyat dalam penyampaian kinerja pemerintah.

Pada penyelenggaraan pemerintah daerah, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatn masih belum sesuai dengan harapan kita beesama, sebagai hasil evaluasi Tim Pansus DPRD kabupaten Nias.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Sementara itu Ketua DPRD kabupaten Nias Alinuru Laoli yang memimpin rapat paripurna tersebut menyampaikan bahwa, pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD kabupaten Nias sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggara pemerintah daerah dengan agenda penyampaian keputusan DPRD secara formal kepada kepala daerah yang berkaitan dengan LKPJ bupati Nias akhir tahun anggaran 2020.

Lebih lanjut ketua DPRD kabupaten Nias Alinuru Laoli mengatakan bahwa berdasarkan pansus dalam penyampaian pandangan masing-masing fraksi di DPRD kabupaten Nias, dan menetapkan keputusan DPRD kabupaten Nias tentang catatan dan rekomondasi DPRD kabupaten Nias terhadap LKPJ bupati Nias pada akhir tahun anggaran 2020 dan diserahkan secara resmi kepada bupati Nias. (KRO/RD/TH)

Continue Reading

Headline

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Published

on

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

RADARINDO.co.id Rantauprapat : Empat Orang pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine. Hasil pemeriksaan oleh satuan Narkoba polres Labuhanbatu yang bergabung dengan Kodim 0209/ LB,  4 dari 50 orang pemudik yang saat melintas di Jalinsum Kota Oinang Labusel, Jum’at (07/05/2021) terindikasi  tes urinya diduga mengandung methafetamine.

41 Personil gabungan yang diturunkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK, MH terdiri dari 12 Personil Sat Narkoba, Lantas, Intel dan URKES masing-masing masing 4 Personil, 12 Personil Polsek Kota Pinang dan 4 Personil Kodim yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu,MH.

Baca juga : 106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

50 Orang pengendera  yang saat  melintas dilakukan tes Urin oleh satuan Narkoba,  4 Orang positif Urinnya mengandung zat methafetamine, yaitu AJS Lk 31 Th,NNP Lk 19 Th,FS Lk 36 Th dan KP Lk 27 Th, saat ini mereka masih diambil keterangannya untuk lebih diketahui  sumber narkoba yang mereka pergunakan.

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK, MH didampingi Dandim 0209/LB Letkol Asrul Kurniawan Harahap SE, M.Tr. Han bersama Unsur Muspida Labusel memantau pelaksanaan kegiatan penyekatan dan tes Urin tersebut.

Kapolres menyampaikan, kegiatan yang dilakukan ini adalah merupakan tindak lanjut dari himbauan pemerintah yang melarang warga mudik dalam perayaan Idul Fitri Tahun ini, yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadi kluster Virus Corona.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

kita harus belajar dari peristiwa yang terjadi di India,  lonjakan penyebaran Corona setelah perayaan keagamaan di sungai Gangga, kami menghimbau warga Se Labuhanbatu Raya.

“Mari rayakan Idul Fitri di rumah masing masing dan kita tunda mudik demi untuk kesehatan dan keselamatan”? ungkap Kapolres.

selesai melakukan kegiatan Tes Urin, selanjutnya Rombongan Kapolres beserta  Dandim dan Muspida Labusel meninjau Pos PAM di Perbatasan Sumut-Riau. (KRO/RD/my/ik)

Continue Reading

Deli Serdang

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

Published

on

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

RADARINDO.co.id-Deli Serdang : 106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai. Hari kedua pelaksanaan operasi Ketupat Toba 2021 tanggal 7 Mei 2021, sebanyak 106 kenderaan R2 dan R4 dari kelompok pemudik diputar balik dipos pengamanan sei, lar Polresta Deli Serdang, Jumat (7/5/2021).

Kuatnya keinginan warga masyarakat yang akan pulang kampung sangat besar, terbukti hari kedua menunjukkan peningkatan kenderaan yang berhasil diputar balik oleh anggota yang bertugas diPos Pam Sei Ular perbatasan Deli Serdang – Sergai.

Baca juga : Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Lakukan Tes Urine Para Pengendara Bus

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

Jika hari pertama pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2021 sebayak 18 unit Mobil yang diputar balik dihari kedua terjadi lanjakan yang seknifikan sebayak 106 kenderaan yang diputar balik.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Terpantau oleh awak media para warga masyarakat yang ingin mudik Ada yang berkendara Roda 2 dan Roda 4 baik pribadi maupun dengan Angkot.

Hal ini akan terus kami lakukan setiap hari non stop 24 jam dan diharapkan warga masyarakat dapat mematuhinya demi memutus rantai penyebaran covid-19, ungkap orang nomor satu dipolresta Deli Serdang. (KRO/RD/Hari’S)

Continue Reading

headline