Connect with us

Headline

Bibit Sawit PTPN4 Unit Gunung Bayu Diduga Tak Layak Tanam

Published

on

6 views

RADARINDO.co.id– Simalungun:
Bibit sawit pada Tanaman Ulang (TU) PTPN4 Unit Gunung Bayu kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, diduga diduga tidak layak tanam. Terkesan mengabaikan standard bibit sawit unggul pada kegiatan Tanam uUang (TU) di Afd VI.

Sebelumnya, informasi masyarakat menyebutkan TU di areal TU seluas 94 ha yang masih terlihat gersang karena tanaman mucuna yang belum tumbuh sempurna itu, dicurigai bakal menuai masalah khususnya berkaitan dengan produksi TBS.
Bibit yang telah di tanam tersebut diragukan kwalitasnya. Tampak beberapa batang bibit sawit tampak kurus, cabang patah – patah dan daun kekuning kuningan. Sehingga terkesan sebagian bibit sawit yang di tanam diduga tidak memenuhi Standard bibit sawit unggul.

Demikian disampaikan sumber yang tidak mau disebutkan namanya, belum lama ini di areal Afd VI, terlihat bibit sawit yang belum di tanam berserakan dengan kondisi polibag yang sudah pecah, koyak dan patah pinggang. Kondisi bibit sawit seperti sudah sehari semalam di biarkan di tergeletak di areal TU tersebut.

Salah seorang karyawan yang tinggal di perumahan karyawan Afdeling VI dekat lokasi TU, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan pada awak media, pernah melihat pihak rekanan (Vendor) menurunkan bibit sawit dari truk angkutan yang tanpa pengawalan.

“Pernah nampak ku pihak rekanan menurunkan bibit sawit dari atas truk angkutan, main lempar aja, bahkan ada yang sengaja di lempar dan di banting biar pecah tanah polibegnya, ujar karyawan itu.

“Mungkin maksudnya biar lebih enteng bibit sawitnya kalau nanti di angkat ke lubang tanam” ujarnya lagi.

Penggembala ternak dari Huta Lantosan marga Saragih, sehari – harinya menjaga lembu agar tidak memasuki areal TU menyebutkan, bahwa bibit sawit yang di tanam adalah bibit stres yang tidak layak tanam.

“Kalau di kampung kami itu namanya bibit “latah – latah” alias bibit stres gak karuan dan tidak layak untuk di tanam” ujarnya. Hingga di terbitkanya berita ini pihak Rekanan (Vendor) CV. NAP belum dapat di konfirmasi pun demikian juga Manager PTPN4 Unit Gunung Bayu.
Sementara penyidik Intel Kejaksaan Tinggi Sumut, menilai belum ada pihak yang memberikan informasi tersebut. Sumber kembali menegaskan, Direksi PTPN4 sebaiknya batalkan atau cabut ulanf bibit sawit yang sudah ditanam kebun Gunung Bayu. Bibit diduga tidak layak tanam.
(KRO/RD/D.Samosir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *