Connect with us

Headline

Tompi Ngaku Didatangi “Korban” Mak Erot, Ngeluh Lantaran Bentuk Kelaminnya Tak Karuan

Published

on

331 views

RADARINDO.co.id – JAKARTA : Penyanyi yang juga dokter ahli bedah plastik, Tompi, tampak tertarik bicara tentang Mak Erot yang kabarnya akan dijadikan destinasi wisata oleh Menkes Terawan.

Ternyata, Tompi memiliki kisah dari para pasien Mak Erot, yang mengeluh kalau bentuk alat vital (kelamin) para “korban” Mak Erot tak karuan.

Baru-baru ini, Menkes RI, Terawan Agus Putranto, mengusulkan pengembangan wisata kesehatan di Indonesia, termasuk mengangkat sejumlah metode tradisional Indonesia sebagai wisata kesehatan, seperti klinik kebugaran Mak Erot.

Terkait hal itu, Tompi berharap, apa yang direncanakan Menkes beberapa saat lalu itu hanya guyonan semata. “Saya berharap itu bercanda. Karena kalau itu serius, berarti beliau enggak tahu Mak Erot ngapain,” kata Tompi seraya tertawa saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Tribunnews.com, Selasa (26/11).

Ternyata, bukan tanpa alasan kalau Tompi mengkritisi niat Menkes Terawan. Hel itu karena dirinya dapat cerita langsung yang katanya merupakan pasien Mak Erot.

Tompi mengungkap, banyak korban Mak Erot datang padanya karena bermasalah pada organ vitalnya. “Karena kita sebagai dokter bedah plastik sering mendapatkan korban Mak Erot. Meskipun saya enggak tahu itu Mak Erot yang dimaksud sama atau tidak,” ujarnya.

Terkait praktek Mak Erot, Tompi mengatakan tak mungkin metodenya hanya dengan diurut saja. Sebab lanjutnya, beberapa pasien yang datang padanya kerap mengeluhkan karena pernah jalani pengobatanan di Mak Erot.

“Karena tidak mungkin diurut doang tiba-tiba penisnya gede. Ternyata ada sesuatu yang disuntikan secara tidak sadar mengurut, sambil dia nyuntik,” kata Tompi.

Setelah dari Mak Erot yang diduga memakai metode suntik inilah kemudian membuat bentuk alat vital pria tak karuan. “Kemudian bisa tumbuh jaringan baru dan bentuk penis enggak karuan. Dan sering orang datang ke dokter bedah minta jaringan itu dibersihkan, mudah-mudahan Mak Erot yang kita maksud beda ya,” lanjutnya.

Menurut Tompi, gagasan mengenai pengembangan wisata kesehatan yang diusulkan Terawan belum saatnya diterapkan. Pelantun lagu “Tak Pernah Setengah Hati” itu menilai, masih banyak masalah lain yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah.

Nama Mak Erot memang menjadi terkenal di seantero Indonesia karena keahliannya spesialis pembesar alat vital pria. Mak Erot terkenal dengan praktik pijatnya yang diklaim bisa membesarkan alat vital kaum laki-laki. (KRO/RD/Trb)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Bupati Taput Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Di Kecamatan Parmonangan

Published

on

Bupati Taput Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Di Kecamatan Parmonangan

RADARINDO.co.id – Taput : Bupati Tapu menghadiri Musrembang tahun 2021 di Kecamatan Parmonangan. Acara diadakab bertempat di halaman kantor Camat Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (01/03/2021).

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Musrenbang RKPD) Tahun 2021.

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 20014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Permendagri No. 86 Tahun 2017.

Serta berbagai regulasi terkait di bawahnya, Musrenbang di tingkat kecamatan merupakan salah satu tahapan penting untuk dapat memaduserasikan berbagai dimensi dan pendekatan dalam perencanaan pembangunan, dan tentunya partisipatoris.

Baca juga : Bus dan L-300 Tabrak Kawanan Kerbau, 7 Penumpang Luka-luka 

Hadir dalam Musrenbang Kecamatan Parmonangan, Kepala desa se-Kecamatan Parmonangan dan utusan lembaga desa di Kec. Parmonangan, UPT di Kecamatan Parmonangan.

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, dan Camat Parmonangan, Lammiduk Sinaga beserta jajaran selaku penyelenggara. Musrenbang juga dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Drs Nikson Nababan didampingi Kepala Bappeda Luhut Aritonang.

Kepala dinas PUPR Dalan Simanjuntak, Kadis Perkim Budiman Gultom, Kadis Pertanian Sey Pasaribu, Kadis PMD Doni Simamora, kadis Pendidikan Bontor Hutasoit, Kabag Ekon Fajar Gultom.

Kabag Pemerintahan Josua Situmeang dan anggota DPRD Tapanuli Utara dari dapil II, Lamhot Sipahutar, Jesayas Manalu, Bomper Sianturi dan ombun Simanjuntak.

Dalam paparan tentang prioritas dan permasalahan yang ada di Kecamatan Parmonangan, Camat Lammiduk Sinaga beserta 14 Kepala Desa menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung pencapaian visi Kabupaten Tapanuli Utara sebagai daerah tujuan wisata terkemuka.

Berbudaya, Kecamatan Parmonangan berencana dan memiliki prioritas untuk membangun desa terisolir, menata kota agar lebih indah dan menarik, membangun infrastruktur jalan antar desa.

“Meskipun demikian, masyarakat Parmonangan juga tetap akan berkreasi dan berinovasi untuk memanfaatkan potensi yang ada, baik di bidang pertanian maupun kerajinan dan industri kecil, serta tetap memperhatikan berbagai upaya pengatasan masalah kemiskinan dan sosial”, ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan peran serta masyarakat Kecamatan Parmonangan sehingga kabupaten Tapanuli Utara mampu berkembang di segala bidang.

Terutama pariwisata dan lumbung pangan, yang terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Segala keberhasilan dan penghargaan yang dicapai Kabupaten Tapanuli Utara selama ini adalah berkat peran serta warga, saya hanya sebagai pelayan saja.

Untuk itu saya mohon agar selalu menjaga kerukunan, kesatuan, dan guyub rukun sebagai modal warga Parmonangan.

“Sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada, pemerintah akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat tentu dengan menggunakan skala prioritas,” demikian arahan bupati. (KRO/RD/Reno H)

Continue Reading

Headline

Demi Mengantisipasi Aksi Premanisme Polsek Padang Hilir Kembali Lakukan Patroli Rutin

Published

on

Demi Mengantisipasi Aksi Premanisme Polsek Padang Hilir Kembali Lakukan Patroli Rutin

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Demi mengantisipasi aksi premanisme dan curanmor, Kapolsek Padang Hilir Resor Tebing Tinggi AKP P. Manurung SH kembali memimpin apel 3 Pilar untuk melakukan Patroli Rutin dan Patroli Dialogis, Minggu (28/2/2021) malam.

Kali ini patroli dilaksanakan dengan menggunakan satu unit kendaraan mobil dinas. Adapun personil yang melakukan patroli berjumlah 5 orang, diantaranya Aiptu M. R. Naipospos, Aiptu Syawaluddin, Aipda Andri A. S, Bripka Iskandar dan Briptu R. P. Sinaga.

Baca juga : Produksi Miras Dilegalkan, MUI Papua Barat Angkat Bicara 

Patroli dimulau dari rute Jalan Syeh Beringin hingga ke Jalan Cemara, dilanjutkan ke Jalan Soetoyo sampai ke Jalan Sutomo, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi dan sekitarnya yang ada tempat keramaian maupun tempat tempat hiburan.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Tujuan patroli selain untuk memberi rasa aman bagi masyarakat juga mengantisipasi terjadinya aksi curanmor dan aksi premanisme serta menghimbau masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan pemerintah dengan istilah 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Hal ini demi untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona ( Covid -19 ). (KRO/RD/TT/IY)

Continue Reading

Headline

Kapolsek Dolok Merawan Pimpin Ops Yustisi Di Wilkumnya

Published

on

Kapolsek Dolok Merawan Pimpin Ops Yustisi Di Wilkumnya

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Polsek Dolok Merawan gelar Operasi Yustisi di wilayah hukumnya yang langsung dipimpin Kapolsek Dolok Merawan Resor Tebing Tinggi AKP Asmon Bufitra SH MH , Senin (1/3/2021) pagi.

Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 08.30 wib, dan personil yang melaksanakan Operasi Yustisi tersebut diantaranya, Iptu S.Pardede, Ipda TP Damanik, Aiptu Eben E.Simamora, Aiptu M.Sitorus, Bripka Triketta Surbakti, Bripka Leo K.Sinulingga, Kasi Trantib, Paidi dan Pelda Sitohang dari Bhabinsa Koramil 14 Dolok Merawan.

Baca juga : Bus dan L-300 Tabrak Kawanan Kerbau, 7 Penumpang Luka-luka 

Operasi Yustisi dilaksanakan secara mobile di seputaran wilayah Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Sergai dalam kegiatan yang sesuai dengan PERGUB NO.34 TAHUN 2020, Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Provinsi Sumut, selanjutnya secara stasioner memantau masyarakat yang berada atau pun berkumpul diwarung kopi.

Dalam operasi tersebut ditemukan pelanggar sebanyak 5 (lima) orang dan diberi hukuman secara lisan.
Dan penggalangan komunitas yang berhasil digalang berjumlah 30 orang, sekaligus memberikan masker sebanyak 30 buah.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Selama kegiatan operasi berlangsung, tidak ditemukan tindak pidana dan situasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. (KRO/RD/TT/IY)

Continue Reading

headline