Connect with us

Headline

Istri Pergoki Suami Selingkuhi “Corona” Beranak Satu

Published

on

8 views

RADARINDO.co.id – Jateng :
Ketahuan selingkuh pasti bakal menyakitkan. Entah setan apa yang menyebabkan seorang pria ini nekad berselingkuh dengan comunitas rondo mempesona (Corona). Selidik punya selidik ternyata ia ketagihan kena goyang seorang janda sebelum dipergoki istri.
Menurut keterangan sumber, kejadian tatkala seorang pria yang telah memiliki istri dan anak, nekat menjalin asmara terlarang dengan seorang janda atau rondo. Akibatnya, rumahtangga yang dijalin pria sebut saja namanya Dodong (nama samaran) dengan istrinya sebut saja namanya Desti (bukan nama sebenarnya), jadi berantakan, sesuai dikutip dari jpnn.com, Jum’at (13/3), hancurnya rumahtangga yang telah dibangun selama ini, lantaran Dodong diduga ketagihan kena “goyangan” sang janda sebut saja Susan (nama samaran).
Awal hubungan terlarang itu terjalin saat Dodong sering nongkrong di warung kopi di desanya daerah Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). Selanjutnya, Dodong mencoba menggoda Susan yang merupakan pemilik sekaligus pelayan di warung kopi miliknya.

[youtube v=”43I6EEZ6TWs”]

Janda berwajah cantik yang sudah beranak satu ini, akhirnya tak kuasa menahan godaan Dodon sehingga terpikat dan mendaratkan hatinya ke Dodong. Setelah resmi menjalin hubungan asmara, mereka pun kerap melakukan hubungan layaknya suami istri.
Konon “servis” sang comunitas rondo mempesona (Corona) itu penuh pesona dan gairah, membuat Dodong tega mengkhianati cinta istrinya. Dia benar-benar merasa ketagihan dengan “goyangan” Susan dan hati serta akal sehatnya tertutup.


”Mau bagaimana lagi?, sudah kadung cinta,” kata Dodong saat dikonfirmasi.
Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Sang istri, bersama wanita selingkuhanya itu mengendus hubungan terlarang antara suaminya dan Susan.
Dodong pun malu, karena hubungan terlarangnya dengan sang janda juga telah menyebar di desa mereka, khususnya para tetangga. Bahkan sang istri pernah pergoki suami sedang mesra ngobrol berdua.

Namun, cinta melupakan segalanya. Dodong dan Susan tetap melanjutkan hubungan gelap mereka dan pergi ke luar Jawa. Dodong anak istrinya, sedangkan Susan menyerahkan warung kopinya kepada saudaranya. Warga sempat hardik Dodong yang tegah menghianati cinta istrinya.
(KRO/RD/Jpnn)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Entertainment

Promosikan Dangdut dan Kopi Indonesia di New York

Published

on

Promosikan Dangdut dan Kopi Indonesia di New York

RADARINDO.co.id – Jakarta : Promosikan musik dangdut dan kopi Indonesia bertajuk Indonesian Dangdut Coffee House (IDCH) telah diresmikan di New York, Amerika Serikat.

Hal tersebut dibenarkan oleh sang penggagas IDHC, Konsul Jenderal RI di New York, DR Arifi Saiman, MA, melalui keterangan resminya, Sabtu (27/2/2021) .

“Ini semua adalah dalam rangka membumikan musik dangdut di Amerika Serikat. Dangdut adalah kekuatan kita, Dangdut adalah kebanggaan kita. Maju dangdut Indonesia,” kata Arifi Saiman dikutip dari Antara, Senin (1/3/2021).

Arifi Saiman optimis dangdut akan mendapatkan pengakuan resmi dari badan PBB UNESCO sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Baca juga : Ditetapkan Sebagai Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditahan KPK 

IDHC digagas oleh Arifi bersama pedangdut Fitri Carlina dan mendapat dukungan dari Rhoma Irama, Dangdut in America, dan WEPOC (We People of Culture), yang juga siap meluncurkan Café Dangdut pada bulan Mei mendatang.

Peresmian acara tersebut dihadiri seluruh kepala perwakilan RI di Amerika Serikat serta Wakil Duta Besar RI Iwan Freddy Hari Susanto dari Washington, D.C. secara virtual.

Mengingat masih pandemi, acara peresmian ini mengikuti protokol kesehatan dan diramaikan oleh penampilan dari Rhoma Irama, Eskoh ft. Fitri Karlina, Farees Kaleemah bersama Dangdut in America, dan Dangdut Cowboys asuhan Prof. Andrew Weinthraub.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan panas Pertanda Apa? 

Selain itu, ada juga nama musisi senior James F. Sundah, Ketua Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) di AS Rissa Asnan yang juga merupakan pendiri Dangdut in America, Romy Sembiring dari WEPOC, Nini Carlina, Thomas Djorghi, pianis Tasya Rifalia, dan jajaran pengurus PAMMI di Jakarta. (KRO/RD/IndoZone)

Continue Reading

Headline

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

Published

on

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

RADARINDO.co.id-Tanggamus : Paus sepanjang lima meter mati terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak, Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, Senin (1/3/21) pagi.

Atas informasi masyarakat adanya paus mati terdampar tersebut, Kapolsek Cukuh Balak Polres Tanggamus Ipda Eko Sujarwo SH, MSi melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti terdamparnya paus tersebut.

“Hasil pemeriksaan dan keterangan warga. Tidak ditemukan luka pada Paus dengan panjang 5,5 meter dan diperkirakan berat sekitar 750 KG tersebut. Ditemukannya tadi pagi oleh warga dalam kondisi telah mati,” kata Ipda Eko Sujarwo mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan nelayan di lokasi, diperkirakan paus terdampar pada malam hari saat air laut pasang sehingga saat air surut paus tersebut tidak dapat kembali ke perairan.

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

Baca juga : Produksi Miras Dilegalkan, MUI Papua Barat Angkat Bicara 

“Dugaan paus tidak dapat kembali ke perairan saat laut pasang. Untuk jenis paus sendiri kami kurang mengetahui namun menurut warga, paus tersebut paus bukan paus pemangsa,” ujarnya.

Menurut Ipda Eko Sujarwo, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Tagana, BKSDA dan Dinas Kelautan guna proses penanganan pasca ditemukannya paus mati terdampar.

“Kami telah berkoordinasi dengan Tagana, BKSDA dan Dinas Kelautan guna penanganan bangkai paus tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, tindak lanjut terhadap bangkai paus itu, akan dilakukan penguburan oleh warga masyarakat di sekitar lokasi penemuan, hal itu juga telah dikoordinasikan dengan BKSDA dan Dinas Kelautan.

“Hasil koordinasi pihak terkait, Rencana hari ini juga akan dikuburkan tidak jauh dari lokasi,” pungkasnya.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Sementara itu, berdasarkan keterangan Doni selaku nelayan setempat, paus tersebut merupakan anakan sebab biasanya paus jenis tersebut bisa ditemukan sebesar mobil bus.

“Menurut kami ini anakan, biasanya di perairan dalam ada sebesar mobil bus tapi mereka enggak ganggu,” kata Doni.

Sambungnya, habitat asli paus jenis tersebut memang sering ditemukan antara perairan Tengor hingga Kiluan.

“Sering ditemukan, soalnya paus. Diantara perairan sini hingga ke kiluan,” tandasnya.

Lima ekor ikan paus tergolong raksasa sepanjang 5 meter lebih itu sempat menjadi perhatian warga pengunjung pantai. Petugas segera mengamankan TKP. (KRO/RD/NIZAL)

Continue Reading

Headline

Bupati Taput Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Di Kecamatan Parmonangan

Published

on

Bupati Taput Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Di Kecamatan Parmonangan

RADARINDO.co.id – Taput : Bupati Tapu menghadiri Musrembang tahun 2021 di Kecamatan Parmonangan. Acara diadakab bertempat di halaman kantor Camat Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (01/03/2021).

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Musrenbang RKPD) Tahun 2021.

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 20014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Permendagri No. 86 Tahun 2017.

Serta berbagai regulasi terkait di bawahnya, Musrenbang di tingkat kecamatan merupakan salah satu tahapan penting untuk dapat memaduserasikan berbagai dimensi dan pendekatan dalam perencanaan pembangunan, dan tentunya partisipatoris.

Baca juga : Bus dan L-300 Tabrak Kawanan Kerbau, 7 Penumpang Luka-luka 

Hadir dalam Musrenbang Kecamatan Parmonangan, Kepala desa se-Kecamatan Parmonangan dan utusan lembaga desa di Kec. Parmonangan, UPT di Kecamatan Parmonangan.

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, dan Camat Parmonangan, Lammiduk Sinaga beserta jajaran selaku penyelenggara. Musrenbang juga dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Drs Nikson Nababan didampingi Kepala Bappeda Luhut Aritonang.

Kepala dinas PUPR Dalan Simanjuntak, Kadis Perkim Budiman Gultom, Kadis Pertanian Sey Pasaribu, Kadis PMD Doni Simamora, kadis Pendidikan Bontor Hutasoit, Kabag Ekon Fajar Gultom.

Kabag Pemerintahan Josua Situmeang dan anggota DPRD Tapanuli Utara dari dapil II, Lamhot Sipahutar, Jesayas Manalu, Bomper Sianturi dan ombun Simanjuntak.

Dalam paparan tentang prioritas dan permasalahan yang ada di Kecamatan Parmonangan, Camat Lammiduk Sinaga beserta 14 Kepala Desa menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung pencapaian visi Kabupaten Tapanuli Utara sebagai daerah tujuan wisata terkemuka.

Berbudaya, Kecamatan Parmonangan berencana dan memiliki prioritas untuk membangun desa terisolir, menata kota agar lebih indah dan menarik, membangun infrastruktur jalan antar desa.

“Meskipun demikian, masyarakat Parmonangan juga tetap akan berkreasi dan berinovasi untuk memanfaatkan potensi yang ada, baik di bidang pertanian maupun kerajinan dan industri kecil, serta tetap memperhatikan berbagai upaya pengatasan masalah kemiskinan dan sosial”, ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan peran serta masyarakat Kecamatan Parmonangan sehingga kabupaten Tapanuli Utara mampu berkembang di segala bidang.

Terutama pariwisata dan lumbung pangan, yang terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Segala keberhasilan dan penghargaan yang dicapai Kabupaten Tapanuli Utara selama ini adalah berkat peran serta warga, saya hanya sebagai pelayan saja.

Untuk itu saya mohon agar selalu menjaga kerukunan, kesatuan, dan guyub rukun sebagai modal warga Parmonangan.

“Sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada, pemerintah akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat tentu dengan menggunakan skala prioritas,” demikian arahan bupati. (KRO/RD/Reno H)

Continue Reading

headline