Connect with us

Headline

Bokong Kapolsek Ditusuk Emak-emak Saat Amankan Tambang Emas Ilegal

Published

on

8 views

RADARINDO.co.id – Jambi : Kapolsek Pelepat Jambi, AKP Suhendri, menjadi korban penusukan dibagian bokong kirinya saat terjun lamngsung melakukan penertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Jambi, dengan menggunakan alat berat, Minggu (10/5) lalu.

Akibat kejadian itu, Suhendri mengalami luka-luka dan mendapat empat jahitan. Selain itu, sejumlah personel polisi juga disandera massa. Dilansir dari jpnn.com, Rabu (13/5), peristiwa itu berawal ketika tim gabungan Polres Bungo dan TNI dipimpin Kapolres Bungo AKBP Trisaksono ke lapangan menyelidiki pelaku PETI di Desa Batu Kerbau Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo, Jambi.

Karena jalan menuju lokasi PETI tidak bisa dilalui kendaraan, Kapolres, kemudian membagi personel menjadi dua tim. Tim 1 bersama Kapolres sampai di Mess PT PML, sedangkan Tim 2 dipimpin Kapolsek Pelepat AKP Suhendri dan Kanit Tipiter Ipda Kurniadi melanjutkan perjalanan menuju lokasi PETI.

Selanjutnya, Tim 2 akhirnya berhasil mengamankan satu pelaku PETI dan monitor alat berat eksavator, selanjutnya akan dibawa ke Mapolres Bungo. Namun dalam perjalanan, Tim 2 dihadang masyarakat Desa Batu Kerbau (Simpang Belukar Panjang) yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu menenteng senjata tajam.

Pada saat itu, Kapolsek Pelepat langsung memberikan pemahaman untuk meredam massa. Namun, massa langsung menyerang Kapolsek Pelepat. Akibat kejadian itu, Kapolsek mengalami luka-luka kena tusuk di bagian bokongnya dan langsung dievakuasi menuju klinik PT PML.

Sementara, Kanit tipiter beserta anggota masih berada di lokasi tersebut. Sedangkan Ranmor yang digunakan para personel Polres Bungo rusak diamuk massa.

Dikarenakan kondisi tidak memungkinkan, orang yang diamankan dilepaskan kembali. Sekira pukul 24.00 Wib, personel Polres Bungo dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP Trisaksono beserta Personel Kodim 0416/Bute dipimpin Dandim Letkol Inf Widi Rahman menuju lokasi untuk evakuasi personel yang disandera dalam keadaan sehat dan selamat. (KRO/RD/Jpnn)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

Published

on

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

RADARINDO.co.id-Tanggamus : Paus sepanjang lima meter mati terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak, Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, Senin (1/3/21) pagi.

Atas informasi masyarakat adanya paus mati terdampar tersebut, Kapolsek Cukuh Balak Polres Tanggamus Ipda Eko Sujarwo SH, MSi melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti terdamparnya paus tersebut.

“Hasil pemeriksaan dan keterangan warga. Tidak ditemukan luka pada Paus dengan panjang 5,5 meter dan diperkirakan berat sekitar 750 KG tersebut. Ditemukannya tadi pagi oleh warga dalam kondisi telah mati,” kata Ipda Eko Sujarwo mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan nelayan di lokasi, diperkirakan paus terdampar pada malam hari saat air laut pasang sehingga saat air surut paus tersebut tidak dapat kembali ke perairan.

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak

Baca juga : Produksi Miras Dilegalkan, MUI Papua Barat Angkat Bicara 

“Dugaan paus tidak dapat kembali ke perairan saat laut pasang. Untuk jenis paus sendiri kami kurang mengetahui namun menurut warga, paus tersebut paus bukan paus pemangsa,” ujarnya.

Menurut Ipda Eko Sujarwo, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Tagana, BKSDA dan Dinas Kelautan guna proses penanganan pasca ditemukannya paus mati terdampar.

“Kami telah berkoordinasi dengan Tagana, BKSDA dan Dinas Kelautan guna penanganan bangkai paus tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, tindak lanjut terhadap bangkai paus itu, akan dilakukan penguburan oleh warga masyarakat di sekitar lokasi penemuan, hal itu juga telah dikoordinasikan dengan BKSDA dan Dinas Kelautan.

“Hasil koordinasi pihak terkait, Rencana hari ini juga akan dikuburkan tidak jauh dari lokasi,” pungkasnya.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Sementara itu, berdasarkan keterangan Doni selaku nelayan setempat, paus tersebut merupakan anakan sebab biasanya paus jenis tersebut bisa ditemukan sebesar mobil bus.

“Menurut kami ini anakan, biasanya di perairan dalam ada sebesar mobil bus tapi mereka enggak ganggu,” kata Doni.

Sambungnya, habitat asli paus jenis tersebut memang sering ditemukan antara perairan Tengor hingga Kiluan.

“Sering ditemukan, soalnya paus. Diantara perairan sini hingga ke kiluan,” tandasnya.

Lima ekor ikan paus tergolong raksasa sepanjang 5 meter lebih itu sempat menjadi perhatian warga pengunjung pantai. Petugas segera mengamankan TKP. (KRO/RD/NIZAL)

Continue Reading

Headline

Bupati Taput Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Di Kecamatan Parmonangan

Published

on

Bupati Taput Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Di Kecamatan Parmonangan

RADARINDO.co.id – Taput : Bupati Tapu menghadiri Musrembang tahun 2021 di Kecamatan Parmonangan. Acara diadakab bertempat di halaman kantor Camat Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (01/03/2021).

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Musrenbang RKPD) Tahun 2021.

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 20014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Permendagri No. 86 Tahun 2017.

Serta berbagai regulasi terkait di bawahnya, Musrenbang di tingkat kecamatan merupakan salah satu tahapan penting untuk dapat memaduserasikan berbagai dimensi dan pendekatan dalam perencanaan pembangunan, dan tentunya partisipatoris.

Baca juga : Bus dan L-300 Tabrak Kawanan Kerbau, 7 Penumpang Luka-luka 

Hadir dalam Musrenbang Kecamatan Parmonangan, Kepala desa se-Kecamatan Parmonangan dan utusan lembaga desa di Kec. Parmonangan, UPT di Kecamatan Parmonangan.

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, dan Camat Parmonangan, Lammiduk Sinaga beserta jajaran selaku penyelenggara. Musrenbang juga dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Drs Nikson Nababan didampingi Kepala Bappeda Luhut Aritonang.

Kepala dinas PUPR Dalan Simanjuntak, Kadis Perkim Budiman Gultom, Kadis Pertanian Sey Pasaribu, Kadis PMD Doni Simamora, kadis Pendidikan Bontor Hutasoit, Kabag Ekon Fajar Gultom.

Kabag Pemerintahan Josua Situmeang dan anggota DPRD Tapanuli Utara dari dapil II, Lamhot Sipahutar, Jesayas Manalu, Bomper Sianturi dan ombun Simanjuntak.

Dalam paparan tentang prioritas dan permasalahan yang ada di Kecamatan Parmonangan, Camat Lammiduk Sinaga beserta 14 Kepala Desa menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung pencapaian visi Kabupaten Tapanuli Utara sebagai daerah tujuan wisata terkemuka.

Berbudaya, Kecamatan Parmonangan berencana dan memiliki prioritas untuk membangun desa terisolir, menata kota agar lebih indah dan menarik, membangun infrastruktur jalan antar desa.

“Meskipun demikian, masyarakat Parmonangan juga tetap akan berkreasi dan berinovasi untuk memanfaatkan potensi yang ada, baik di bidang pertanian maupun kerajinan dan industri kecil, serta tetap memperhatikan berbagai upaya pengatasan masalah kemiskinan dan sosial”, ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan peran serta masyarakat Kecamatan Parmonangan sehingga kabupaten Tapanuli Utara mampu berkembang di segala bidang.

Terutama pariwisata dan lumbung pangan, yang terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Segala keberhasilan dan penghargaan yang dicapai Kabupaten Tapanuli Utara selama ini adalah berkat peran serta warga, saya hanya sebagai pelayan saja.

Untuk itu saya mohon agar selalu menjaga kerukunan, kesatuan, dan guyub rukun sebagai modal warga Parmonangan.

“Sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada, pemerintah akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat tentu dengan menggunakan skala prioritas,” demikian arahan bupati. (KRO/RD/Reno H)

Continue Reading

Headline

Demi Mengantisipasi Aksi Premanisme Polsek Padang Hilir Kembali Lakukan Patroli Rutin

Published

on

Demi Mengantisipasi Aksi Premanisme Polsek Padang Hilir Kembali Lakukan Patroli Rutin

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Demi mengantisipasi aksi premanisme dan curanmor, Kapolsek Padang Hilir Resor Tebing Tinggi AKP P. Manurung SH kembali memimpin apel 3 Pilar untuk melakukan Patroli Rutin dan Patroli Dialogis, Minggu (28/2/2021) malam.

Kali ini patroli dilaksanakan dengan menggunakan satu unit kendaraan mobil dinas. Adapun personil yang melakukan patroli berjumlah 5 orang, diantaranya Aiptu M. R. Naipospos, Aiptu Syawaluddin, Aipda Andri A. S, Bripka Iskandar dan Briptu R. P. Sinaga.

Baca juga : Produksi Miras Dilegalkan, MUI Papua Barat Angkat Bicara 

Patroli dimulau dari rute Jalan Syeh Beringin hingga ke Jalan Cemara, dilanjutkan ke Jalan Soetoyo sampai ke Jalan Sutomo, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi dan sekitarnya yang ada tempat keramaian maupun tempat tempat hiburan.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Tujuan patroli selain untuk memberi rasa aman bagi masyarakat juga mengantisipasi terjadinya aksi curanmor dan aksi premanisme serta menghimbau masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan pemerintah dengan istilah 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Hal ini demi untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona ( Covid -19 ). (KRO/RD/TT/IY)

Continue Reading

headline