Connect with us

Headline

Calon Mempelai Wanita Jual Gaun Pengantin Akad Nikah Bubar Ini Penyebabnya

Published

on

22 views

RADARINDO.co.id-Jawa Tengah: Impian menjadi raja dan ratu sehari kandas. Kisah ini diluar dugaan calon suami dan istri. Pasalnya sederhana tapi sangat sensitif bagi calon mempelai wanita.  Calon suami, Hendy (30) bukan nama sebenarnya, akhirnya bertengkar berat dengan wanita bertubuh gempal yang juga calon istri, Diana (29) bukan nama sebenarnya.

Padahal kedua mempelai sudah menempah gaun pengantin tidak begitu mawah tapi terkesan mewah. Namanya gaun pengantin seharusnya digunakan dalam momen bahagia bersama pasangan. Namun tidak dengan wanita yang satu ini.

Wanita ini justru melakukan sesi foto dengan gaun pengantinya tanpa pasangan sebagai bentuk penyesalan.
Pernikahan yang selama ini ia nanti-nantikan malah berakhir tragis. Wanita mana pun tidak relah pria yang ia cintai berbuat curang, menghianati cintanya.

Sesuai dilansir dari Mstar, Diana setelah mengunggah foto-fotonya menggunakan gaun pengantin di Facebook pada 27 Mei 2020. Diana berfoto layaknya seorang pengantin, namun tanpa pasangan di sisinya. Usut punya usut ternyata penyebabnya adalah calon sang suami tunangan berulah, ia memergoki berbuat curang mengirim pesan mesra ke wanita lain.

Padahal Diana sudah sempat meminta kekasih untuk berubah karena sebentar lagi akan akad nikah. Namun jawaban dari calon suami malah menyakitkan hati. Bahkan tanpa ragu ragu lagi ia menyebut telah mencintai wanita lain.

Mendengar ucapan itu, calon pengantin wanita, marah besar dan bulat hati memutuskan hubungan. Saya putus hubungan kami awal tahun ini. Saya tak tahan lagi dengan perangainya. Dia kirim pesan mesra ke wanita lain. Saya tahan lagi dengan tingkahnya”, ujar calon mempelai wanita. Meskipun pahit, Diana berusaha bangkit dan move on dari peristiwa itu. Persiapan pernikahan yang sudah berjalan pun terpaksa harus dibatalkan, termasuk soal baju pengantin.

Gaun yang seharusnya dipakainya di hari pernikahan sebenarnya telah rampung dijahit. Lalu memutuskan menjual lagi gaun itu dengan harga murah. Ia membeli gaun cantik itu dengan harga Rp600 ribu. Kemudian ia jual lagi dengan harga murah Rp200 ribu. Sebelum gaun pernikahan itu berpindah tangan, ia membuat foto-foto sebagai kenangan terakhirnya, kemudian ia unggah di Facebook menjadi viral.

Pada saat dilakukan pemotretan terakhir dengan gaun pernikahannya, Diana mengaku hatinya remuk berkeping keping. “Ada satu gambar di mana saya menutupi separuh wajah. Sebenarnya saat saya sedang menangis”, katanya dengan ada sedih.

Gambar-gambar yang viral itu diambil oleh seorang teman temanya menggunakan kamera ponsel. Padahal ia telah lama merencanakan sesi pemotretan tersebut. Bahkan temanya pun memberi bonus dengan membuat sebuah video.
Ia mengaku sudah ikhlas dengan pengalaman pahitnya yang gagal menikah itu.

Ia menolak permintaan maaf dan mau kembali. Calon suami yang tegah curangi hati sang istri dianggap telah menghianati cinta sucinya. “Saya tidak sudih dengan pria seperti dia, meski ia minta maaf untuk minta kembali. Saya percaya masih banyak lelaki yang lebih baik di luar sana daripada dia”, ujarnya mengakhiri ucapanya. (KRO/RD/tim).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

Published

on

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

RADARINDO.co.id-Kampar : Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar. Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran 2021 untuk mencegah meningkatnya virus Covid-19 di masyarakat.
Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah terhitung tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Sebelumnya pemerintah juga menerbitkan Addendum yang mengatur aturan perjalanan yang dimulai 22 April lalu, sampai 24 Mei 2021.

Untuk merealisaikan itu Gubernur dan Forkopimda Riau melakukan peninjauan Posko Terpadu di Desa Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar, Kamis (06/05/2021).

Baca juga : Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

Dengan peniadaan mudik ini maka yang dibolehkan lewat hanya kendaraan yang telah di kecuakikan dan di izinkan lewat seperti mobil barang, mobil ambulans, mobil bahan pokok dan pertanian serta mobil yang telah ditetapkan lainnya.

Pembatasan ini tentunya bertujuan untuk menghindari adanya kekhawatiran akan makin meluasnya penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau, oleh sebab sesuai dengan himbuan pemerintah dimana untuk tahun ini dengan peniadaan mudik, serta pembatasan moda transportasi.

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

Kita berharap agar dengan posko terpadu ini benar-benar efektif dalam menyekat kesehatan sehingga tidak adanya penyebaran virus Covid-19 yang baru, karena dari data yang ada saat ini peningkatan kasus covid-19 terus meningkat,” kata Gubernur Riau.

Kita tentunya akan terus memantau pelaksanaan peniadaan mudik ini, kami minta juga kepada Bupati Kampar dan forkopinda untuk terus melakukan pemantauan dan pengecekan sehingga ini dapat berjalan dengan efektif,” pinta Syamsuar didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, MSi, mewakili Danrem 032 WB Kepala Staf Korem (Kasrem) 031/WB kepada Kolonel Inf Junaidi MS, Sos, MSi.

Sementara itu Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menyatakan sesuai dengan instruksi pemerintah Pusat dan Gubernur Riau kami di Kabupaten Kampar Telah melakukan langkah-langkah dalam pembatasan dan saat ini memasuki masa peniadaan mudik, semua ini bertujuan untuk kesehatan kita semua mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kampar, kata Catur Sugeng Susanto yang didampingi oleh Kapolres Kampar AKBP Muhammad Kholid, SIK, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus MS, S.Sos, MI Pol, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi, dan Kepala OPD terkait.

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

Terkait dengan ruang Isolasi, Pemerintah Kabupaten Kampar selain RSUD Bangkinang kita juga telah menyiapkan beberapa Puskesmas rawat inap dan penginapan di kawasan Taman rekreasi Stanum Bangkinang, kata Catur Sugeng.

Pada akhir kegiatan Gubernur Riau dan rombongan berkesempatan berbincang dengan supir baik yang menuju ke sumbar maupun yang menuju Riau, alhamdulilah mereka semua mematuhi himbauan Pemerintah, kata Syamsuar.

Selanjutnya Gubernur berkesempatan menyerahkan bantuan kepada petugas posko berupa masker, roti kaleng, minuman dan vitamin, begitu juga halnya dengan Kapolda Riau yang menyerahkan beberapa bantuan kepada petugas posko. (KRO/RD/Diskom/SM)

Continue Reading

Headline

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

Published

on

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

RADARINDO.co.id-Jakarta : Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para bhabinkamtibmas berperan menjadi problem solving saat bertugas di tengah-tengah masyarakat.

Salah satunya memberikan pendampingan hukum misalnya meluruskan berita-berita hoaks.

“Pada saat situasi pandemi ini, polisi yang paling pinter ya bhabinkamtibmas. Mereka bisa menjadi guru, bisa menjadi ustad, teman curhat dan sebagainya,” kata Sigit saat melaunching aplikasi Binmas Online System (BOS) di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).

Peluncuran aplikasi ini merupakan komitmen dan pemantapan program pemolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri.

Baca juga : PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

Aplikasi BOS itu sendiri berada di bawah jajaran Korps Bina Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri. Program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk internal Polri maupun eksternal atay masyarakat umum.

“Melalui aplikasi ini maka bhabinkamtibmas bisa membantu informasi awal kepada masyarakat dalam mendapatkan info dan sharing,” ungkap Sigit

Mantan Kabareskrim ini menjelaskan, pemanfaatan aplikasi BOS di internal diantaranya adalah untuk membuat laporan terkait dengan kegiatan-kegiatan Bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan kepolisian di lini masyarakat.

“Sehingga seluruh informasi yang ada ini bisa terlapor ke pusat dan kemudian disatukan dalam 1 sistem Big Data,” ujar Sigit.
Aplikasi BOS ini juga memperkuat pemolisian Presisi terkait dengan Prediktif. Pasalnya, hal itu bisa memanfaatkan Artificial Intelligence sehingga bisa mencegah atau mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

“Tentunya kami harapkan bisa semakin mendukung dalam upaya melaksanakan program pemolisian yang Prediktif,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Sigit menyebut, kedepan bakal melakukan integrasi dengan Kementerian/Lembaga Negara lainnya sehingga terciptanya pelayanan yang berintegrasi.

“Tentunya ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa perlu repot-repot hadir ke kantor polisi. Walaupun kami perintahkan ke seluruh anggota tetep turun ke masyarakat untukterus berikan pelayanan terbaik,” ujar Sigit. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading

BUMN

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

Published

on

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

RADARINDO.co.id-Medan : PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas. Kuasa hukum PTPN II melakukan somasi ke-3 kepada pensiunan dan keluarga pada tanggal 26 April 2021 yang lalu.

Bahwa dalam somasi tersebut berisikan telah menempati rumah dinas PTPN II tanpa izin agar mengosongkan rumah dengan sukarela agar tujuh hari setelah lebaran Idulfitri 1442 H atau paling lambat tanggal 21 Mei 2021, dengan beralasan penyelamatan, pemulihan dan pengoptimalisasian aset PTPN II dan mengancam akan pengosongan sepihak dengan bantuan dari aparat pemerintah daerah dan aparat Kepolisian.

Atas somasi tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Rabu (5/5/2021) menyurati Direktur Utama PTPN II untuk menanggapi surat somasi tersebut, bahwa kliennya diberikan izin dalam menempati rumah dinas tersebut sesuai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan tidak diberikannya Santunan Hari Tua (SHT) atau pensiun berhak mendapatkan fasilitas membeli rumah dinas dari perusahaan.

Baca juga : Momentum Ramadhan, DPC PKN Medan Santuni Anak Yatim

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

“Klien kami (LBH Medan-red) terdahulu adalah karyawan aktif PTPN II, maka diberikan izin untuk menempati rumah dinas perusahaan, sesuai dengan PKB pada PTPN II bahwa karyawan yang diberhentikan dengan hormat atau pensiun berhak mendapatkan fasilitas membeli rumah dinas dari perusahaan atau memperoleh Santunan Hari Tua (SHT) dalam bentuk uang tunai. Namun SHT tidak diberikan apabila pensiunan tidak meninggalkan rumah dinas, maka dengan demikian klien kami berhak menempati rumah dinas perusahaan,” jelas Kepala Divisi Sumber Daya Alam LBH Medan, M. Alinafiah Matondang, SH,M.Hum kepada wartawan.

Bukan hanya itu saja, jelas M. Alinafiah Matondang bahwa sesuai hasil kerja Panitia B Plus atas permohonan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II, terdapat areal HGU PTPN II yang tidak diperpanjang (eks HGU) seluas 5.873 hektar yang diperuntukannya terdiri dari salah satunya permohonan pensiunan seluas 558, 35 hektar, dan hal ini dapat dibuktikan salah satunya sesuai dengan informasi publik yang terdapat pada website interatif BPN: https://bhumi.atrbpn.go.id.

“Bahwa diketahui peta situasi sebagaimana berita acara peninjauan Lapangan dan pengambilan Titik Koordinat pada tanggal 31 Maret 2021 lalu, diterbitkan oleh BPN Deli Serdang adalah merupakan Bidang Tanah Kosong (bukan HGU) seluas 68809.85 meter persegi sehingga apa yang menjadi dasar Somasi terakhir PTPN II terhadap klien kami tidak beralasan hukum yang benar,” ungkap M. Alinafiah Matondang lagi.

Ali juga membeberkan kepada sejumlah wartawan bahwa terdapat klaim General Manger Citraland Helvetia yang bernama Taufik Hidayat bahwa sesuai pemberitan di beberapa media online pada tanggal 30 Maret 2021 dengan judul “Citraland Kota Deli Megapolitan Segera Hadir” yang mengatakan “… status tanah Citraland Helvetia Kota Deli Megapolitan HGU yang sudah menjadi HGB” atas kalimat ini, menimbulkan ketidakpastian subjek hukum yang berhak atas tanah dan rumah dinas yang hingga saat ini ditempati para pensiunan.

“Tentunya kalimat yang disampaikan oleh General Manger Citraland Helvetia yang bernama Taufik Hidayat menimbulkan ketidakpastian subjek hukum yang berhak atas tanah dan rumah dinas yang hingga saat ini ditempati klien kami. Maka untuk itu, sebagai kepastian hukum bagi klien, adalah patut dan wajar apabila pihak PTPN II memberikan fotocopy salinan dokumen sertifikat HGU No.111 serta Peta Pendaftaran No.59/1997 kepada klien kami,” sebut Ali dengan menunjukkan bukti berita dan peta dari website interatif BPN: https://bhumi.atrbpn.go.id.

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

Atas hal tersebut, Ali mengungkapkan lagi bahwa atas patut dan wajar dan berdasarkan hukum yang benar, sebagai itikad baik PTPN II dan kepastian hukum terhadap nasib para pensiunan, maka Ali menyampaikan tanggapan surat somasi yang dilayangkan tidak memenuhi peringatan terakhir yang disampaikan PTPN II.

“Jelas Somasi ini bahwa patut dan wajar berdasarkan hukum yang benar, sebagai itikad baik PTPN II dan kepastian hukum terhadap nasib klien kami. bahwa kami menyampaikan tanggapan surat somasi yang dilayangkan tidak memenuhi peringatan terakhir yang disampaikan PTPN II melalui kuasa hukumnya,” beber Ali kepada Wartawan.

Dalam kesempatan ini, LBH Medan mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Karmi (82) istri pensiunan dan orang tua dari Masidi, Kamis (6/5/2021) yang ikut perjuang untuk mendapatkan hal-hal mereka.

“Innalilahi wa inna ilahi rojiun, kami LBH Medan mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya nenek Karmi, walau kondisinya yang sakit nenek Karmi tetap ikut berjuang untuk mencari keadilan bersama kursi rodanya. Namun Allah SWT memanggilnya, semoga Nenek Karmi khusul khotimah dan menempatkan surganya Allah SWT,” sebut Ali yang menghadiri rumah kediamannya di Jalan Karya Dusun I Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang.

Terkait tanggapan tersebut diatas, hingga saat ini Direktur Utama Holding PTPN III Moch Abdul Ghani maupun Direktur PTPN II Irwan Peranginangin belum mau memberikan tanggapan atas pernyataan Kepala Divisi Sumber Daya Alam LBH Medan. (KRO/RD/Wal)

Continue Reading

headline