Connect with us

Headline

Viral, Wajah Wanita Ini Mendadak Berubah saat Hamil

Published

on

24 views

RADARINDO.co.id-Jakarta:
Momen kehamilan biasanya membawa kebahagiaan bagi pasangan suami istri beserta keluarganya. Menikmati proses merawat dan menjaga kandungan sembari menunggu kelahiran sang bayi menjadi momen yang berharga. Meski terkadang wanita yang tengah mengandung mengalami beberapa masalah.

Seperti emosi yang tidak stabil, lebih sensitif, beberapa masalah kesehatan hingga perubahan fisik yang drastis. Namun semua itu tidak menjadi halangan demi hadirnya buah hati tercinta. Seperti dialami oleh seorang ibu muda asal Malaysia yang akrab dipanggil Amma Malik ini.

Wanita berusia 25 tahun tersebut mengalami perubahan fisik yang sangat drastis ketika hamil dan melahirkan. Melalui akun Facebook pribadinya, ibu dua anak ini membagikan kisah perubahan fisiknya saat hamil anak pertama dan kedua. Pada unggahannya tersebut, ia memperlihatkan perbandingan fisiknya saat baru melahirkan dan beberapa bulan setelah melahirkan.

Foto pertama menampilkan Amma yang baru saja melahirkan. Di foto tersebut kulitnya tampak lebih gelap dan lebih gemuk karena berat badannya naik hingga 20 kilogram. Sementara di foto berikutnya penampilan fisik Amma tampak sangat berbeda. Kulitnya terlihat putih bersih dan berat badannya juga turun kembali seperti semula.

“Orang yang sama kerudung yang sama. Bukan rusak karena merkuri, bukan kembali ke wajah yang asli, bukan karena makeup, ini adalah masalah ketika hamil,” kata Amma seperti dikutip oleh Liputan6.com dari Facebook Amma Malik, Senin (29/6/2020).

Amma sempat menerima komentar tidak menyenangkan dari warganet karena penampilannya ketika hamil hingga melahirkan itu. Ia bahkan pernah merasa terpuruk karena hal tersebut hingga menutup diri dari media sosial seperti Facebook dan Instagram. Beruntung, setelah melahirkan anak pertamanya, penampilan Amma bisa kembali seperti semula meskipun belum sepenuhnya.

“Tapi Alhamdulillah, hidung sudah kembali ke bentuk semula, kulit juga tidak seberapa tapi sudah bagus, dan berat badan masih 49 kg dan dengan bantuan makeup juga supaya diri ini sedikit percaya diri untuk selfie di FB,” tutur Amma.

Amma mengatakan, masalah yang dialaminya bermula ketika hamil anak pertama. Waktu itu alerginya sangat parah karena di awal lima bulan pertama sudah muncul, sehingga harus mendapat penanganan medis.

“Masuk kandungan lima bulan masih baik tapi kulit berubah jadi gelap di wajah dan tengkuk hingga saat persalinan,” kata Amma.

Ketika mengandung anak kedua, Amma tidak mengalami alergi yang parah seperti yang pertama. Hanya saja saat memasuki usia kandungan 38 minggu, kulitnya berubah menjadi gelap hingga nampak seperti bukan dirinya yang sebenarnya.

Setelah kelahiran anak keduanya, Amma memerlukan waktu 6 bulan untuk mengembalikan warna kulitnya menyerupai sedia kala. Sementara, berat badannya belum turun mendekati semula. Ketika mengandung anak kedua, berat badan Amma mencapai 65 kilogram dan kini sudah turun menjadi 45 kilogram.

Beruntung, sang suami mau mengerti dan selalu mendukung Amma. Ia bahkan selalu memuji Amma cantik dan menyemangati agar tidak memperdulikan kata-kata orang yang menghinanya. Kini Amma masih berjuang menurunkan berat badannya agar mencapai ideal, karena tingginya 149 cm. Amma berkomitmen kelak bisa menjadi model busana muslimah.

Headline

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

Published

on

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

RADARINDO.co.id-Kampar : Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar. Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran 2021 untuk mencegah meningkatnya virus Covid-19 di masyarakat.
Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah terhitung tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Sebelumnya pemerintah juga menerbitkan Addendum yang mengatur aturan perjalanan yang dimulai 22 April lalu, sampai 24 Mei 2021.

Untuk merealisaikan itu Gubernur dan Forkopimda Riau melakukan peninjauan Posko Terpadu di Desa Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar, Kamis (06/05/2021).

Baca juga : Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

Dengan peniadaan mudik ini maka yang dibolehkan lewat hanya kendaraan yang telah di kecuakikan dan di izinkan lewat seperti mobil barang, mobil ambulans, mobil bahan pokok dan pertanian serta mobil yang telah ditetapkan lainnya.

Pembatasan ini tentunya bertujuan untuk menghindari adanya kekhawatiran akan makin meluasnya penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau, oleh sebab sesuai dengan himbuan pemerintah dimana untuk tahun ini dengan peniadaan mudik, serta pembatasan moda transportasi.

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Dikecamatan XIII Koto Kampar

Kita berharap agar dengan posko terpadu ini benar-benar efektif dalam menyekat kesehatan sehingga tidak adanya penyebaran virus Covid-19 yang baru, karena dari data yang ada saat ini peningkatan kasus covid-19 terus meningkat,” kata Gubernur Riau.

Kita tentunya akan terus memantau pelaksanaan peniadaan mudik ini, kami minta juga kepada Bupati Kampar dan forkopinda untuk terus melakukan pemantauan dan pengecekan sehingga ini dapat berjalan dengan efektif,” pinta Syamsuar didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, MSi, mewakili Danrem 032 WB Kepala Staf Korem (Kasrem) 031/WB kepada Kolonel Inf Junaidi MS, Sos, MSi.

Sementara itu Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menyatakan sesuai dengan instruksi pemerintah Pusat dan Gubernur Riau kami di Kabupaten Kampar Telah melakukan langkah-langkah dalam pembatasan dan saat ini memasuki masa peniadaan mudik, semua ini bertujuan untuk kesehatan kita semua mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kampar, kata Catur Sugeng Susanto yang didampingi oleh Kapolres Kampar AKBP Muhammad Kholid, SIK, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus MS, S.Sos, MI Pol, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi, dan Kepala OPD terkait.

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

Terkait dengan ruang Isolasi, Pemerintah Kabupaten Kampar selain RSUD Bangkinang kita juga telah menyiapkan beberapa Puskesmas rawat inap dan penginapan di kawasan Taman rekreasi Stanum Bangkinang, kata Catur Sugeng.

Pada akhir kegiatan Gubernur Riau dan rombongan berkesempatan berbincang dengan supir baik yang menuju ke sumbar maupun yang menuju Riau, alhamdulilah mereka semua mematuhi himbauan Pemerintah, kata Syamsuar.

Selanjutnya Gubernur berkesempatan menyerahkan bantuan kepada petugas posko berupa masker, roti kaleng, minuman dan vitamin, begitu juga halnya dengan Kapolda Riau yang menyerahkan beberapa bantuan kepada petugas posko. (KRO/RD/Diskom/SM)

Continue Reading

Headline

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

Published

on

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat

RADARINDO.co.id-Jakarta : Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para bhabinkamtibmas berperan menjadi problem solving saat bertugas di tengah-tengah masyarakat.

Salah satunya memberikan pendampingan hukum misalnya meluruskan berita-berita hoaks.

“Pada saat situasi pandemi ini, polisi yang paling pinter ya bhabinkamtibmas. Mereka bisa menjadi guru, bisa menjadi ustad, teman curhat dan sebagainya,” kata Sigit saat melaunching aplikasi Binmas Online System (BOS) di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).

Peluncuran aplikasi ini merupakan komitmen dan pemantapan program pemolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri.

Baca juga : PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

Aplikasi BOS itu sendiri berada di bawah jajaran Korps Bina Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri. Program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk internal Polri maupun eksternal atay masyarakat umum.

“Melalui aplikasi ini maka bhabinkamtibmas bisa membantu informasi awal kepada masyarakat dalam mendapatkan info dan sharing,” ungkap Sigit

Mantan Kabareskrim ini menjelaskan, pemanfaatan aplikasi BOS di internal diantaranya adalah untuk membuat laporan terkait dengan kegiatan-kegiatan Bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan kepolisian di lini masyarakat.

“Sehingga seluruh informasi yang ada ini bisa terlapor ke pusat dan kemudian disatukan dalam 1 sistem Big Data,” ujar Sigit.
Aplikasi BOS ini juga memperkuat pemolisian Presisi terkait dengan Prediktif. Pasalnya, hal itu bisa memanfaatkan Artificial Intelligence sehingga bisa mencegah atau mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

“Tentunya kami harapkan bisa semakin mendukung dalam upaya melaksanakan program pemolisian yang Prediktif,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Sigit menyebut, kedepan bakal melakukan integrasi dengan Kementerian/Lembaga Negara lainnya sehingga terciptanya pelayanan yang berintegrasi.

“Tentunya ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa perlu repot-repot hadir ke kantor polisi. Walaupun kami perintahkan ke seluruh anggota tetep turun ke masyarakat untukterus berikan pelayanan terbaik,” ujar Sigit. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading

BUMN

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

Published

on

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

RADARINDO.co.id-Medan : PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas. Kuasa hukum PTPN II melakukan somasi ke-3 kepada pensiunan dan keluarga pada tanggal 26 April 2021 yang lalu.

Bahwa dalam somasi tersebut berisikan telah menempati rumah dinas PTPN II tanpa izin agar mengosongkan rumah dengan sukarela agar tujuh hari setelah lebaran Idulfitri 1442 H atau paling lambat tanggal 21 Mei 2021, dengan beralasan penyelamatan, pemulihan dan pengoptimalisasian aset PTPN II dan mengancam akan pengosongan sepihak dengan bantuan dari aparat pemerintah daerah dan aparat Kepolisian.

Atas somasi tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Rabu (5/5/2021) menyurati Direktur Utama PTPN II untuk menanggapi surat somasi tersebut, bahwa kliennya diberikan izin dalam menempati rumah dinas tersebut sesuai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan tidak diberikannya Santunan Hari Tua (SHT) atau pensiun berhak mendapatkan fasilitas membeli rumah dinas dari perusahaan.

Baca juga : Momentum Ramadhan, DPC PKN Medan Santuni Anak Yatim

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

PTPN II Tak Bayar SHT Pensiunan Berhak Mendapat Fasilitas Rumah Dinas

“Klien kami (LBH Medan-red) terdahulu adalah karyawan aktif PTPN II, maka diberikan izin untuk menempati rumah dinas perusahaan, sesuai dengan PKB pada PTPN II bahwa karyawan yang diberhentikan dengan hormat atau pensiun berhak mendapatkan fasilitas membeli rumah dinas dari perusahaan atau memperoleh Santunan Hari Tua (SHT) dalam bentuk uang tunai. Namun SHT tidak diberikan apabila pensiunan tidak meninggalkan rumah dinas, maka dengan demikian klien kami berhak menempati rumah dinas perusahaan,” jelas Kepala Divisi Sumber Daya Alam LBH Medan, M. Alinafiah Matondang, SH,M.Hum kepada wartawan.

Bukan hanya itu saja, jelas M. Alinafiah Matondang bahwa sesuai hasil kerja Panitia B Plus atas permohonan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II, terdapat areal HGU PTPN II yang tidak diperpanjang (eks HGU) seluas 5.873 hektar yang diperuntukannya terdiri dari salah satunya permohonan pensiunan seluas 558, 35 hektar, dan hal ini dapat dibuktikan salah satunya sesuai dengan informasi publik yang terdapat pada website interatif BPN: https://bhumi.atrbpn.go.id.

“Bahwa diketahui peta situasi sebagaimana berita acara peninjauan Lapangan dan pengambilan Titik Koordinat pada tanggal 31 Maret 2021 lalu, diterbitkan oleh BPN Deli Serdang adalah merupakan Bidang Tanah Kosong (bukan HGU) seluas 68809.85 meter persegi sehingga apa yang menjadi dasar Somasi terakhir PTPN II terhadap klien kami tidak beralasan hukum yang benar,” ungkap M. Alinafiah Matondang lagi.

Ali juga membeberkan kepada sejumlah wartawan bahwa terdapat klaim General Manger Citraland Helvetia yang bernama Taufik Hidayat bahwa sesuai pemberitan di beberapa media online pada tanggal 30 Maret 2021 dengan judul “Citraland Kota Deli Megapolitan Segera Hadir” yang mengatakan “… status tanah Citraland Helvetia Kota Deli Megapolitan HGU yang sudah menjadi HGB” atas kalimat ini, menimbulkan ketidakpastian subjek hukum yang berhak atas tanah dan rumah dinas yang hingga saat ini ditempati para pensiunan.

“Tentunya kalimat yang disampaikan oleh General Manger Citraland Helvetia yang bernama Taufik Hidayat menimbulkan ketidakpastian subjek hukum yang berhak atas tanah dan rumah dinas yang hingga saat ini ditempati klien kami. Maka untuk itu, sebagai kepastian hukum bagi klien, adalah patut dan wajar apabila pihak PTPN II memberikan fotocopy salinan dokumen sertifikat HGU No.111 serta Peta Pendaftaran No.59/1997 kepada klien kami,” sebut Ali dengan menunjukkan bukti berita dan peta dari website interatif BPN: https://bhumi.atrbpn.go.id.

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

Atas hal tersebut, Ali mengungkapkan lagi bahwa atas patut dan wajar dan berdasarkan hukum yang benar, sebagai itikad baik PTPN II dan kepastian hukum terhadap nasib para pensiunan, maka Ali menyampaikan tanggapan surat somasi yang dilayangkan tidak memenuhi peringatan terakhir yang disampaikan PTPN II.

“Jelas Somasi ini bahwa patut dan wajar berdasarkan hukum yang benar, sebagai itikad baik PTPN II dan kepastian hukum terhadap nasib klien kami. bahwa kami menyampaikan tanggapan surat somasi yang dilayangkan tidak memenuhi peringatan terakhir yang disampaikan PTPN II melalui kuasa hukumnya,” beber Ali kepada Wartawan.

Dalam kesempatan ini, LBH Medan mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Karmi (82) istri pensiunan dan orang tua dari Masidi, Kamis (6/5/2021) yang ikut perjuang untuk mendapatkan hal-hal mereka.

“Innalilahi wa inna ilahi rojiun, kami LBH Medan mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya nenek Karmi, walau kondisinya yang sakit nenek Karmi tetap ikut berjuang untuk mencari keadilan bersama kursi rodanya. Namun Allah SWT memanggilnya, semoga Nenek Karmi khusul khotimah dan menempatkan surganya Allah SWT,” sebut Ali yang menghadiri rumah kediamannya di Jalan Karya Dusun I Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang.

Terkait tanggapan tersebut diatas, hingga saat ini Direktur Utama Holding PTPN III Moch Abdul Ghani maupun Direktur PTPN II Irwan Peranginangin belum mau memberikan tanggapan atas pernyataan Kepala Divisi Sumber Daya Alam LBH Medan. (KRO/RD/Wal)

Continue Reading

headline