Connect with us

Headline

Tak Tahan Nafsu Pria Ini Buntuti Tetangga dan Diperkosa

Published

on

6 views

RADARINDO.co.id-Lamongan:
Pria berinisial D (43) warga Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang, Lamongan, Jawa Timur, dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat atas dugaan pencabulan terhadap S (35), yang tak lain merupakan tetangganya sendiri. Kejadian tindak pemerkosaan itu dilakukan oleh D terhadap S di persil Perhutani yang masuk dalam kawasan desa setempat, pada 1 Juni 2020 kemarin. Kasus ini sedang ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lamongan. “Benar, (antara pelaku dengan korban) masih bertetangga,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Lamongan Ipda Tulus Harianto, saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2020).

Kejadian tersebut bermula saat S menuju persil miliknya di persil Perhutani yang masuk dalam wilayah Desa Ngimbang, guna memetik pucuk dahan jagung yang sudah mengering, pada tanggal 1 Juni 2020 pagi. Saat itu, pelaku yang mengetahui korban keluar rumah langsung membuntuti korban. Dengan serangkaian usaha akhirnya D berhasil memperdaya S, bahkan pelaku sempat mengancam korban yang kebetulan membawa sebuah sabit untuk keperluan memetik pucuk dahan jagung, bila korban berani berteriak dan sampai diketahui oleh orang lain. Tidak terima dengan perlakuan tersebut, korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya kepada perangkat desa setempat keesokan harinya yang diteruskan ke jajaran Polsek Ngimbang. Oleh Polsek Ngimbang, kasus ini kemudian dilimpahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Lamongan.

“Pelaku sudah kami amankan berikut barang bukti,” kata Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung, saat dikonfirmasi terpisah. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di antaranya, pakaian yang dikenakan oleh pelaku maupun korban pada saat kejadian dan juga satu buah sabit. Atas tindakan tersebut, pelaku dijerat pihak kepolisian Pasal 285 KUHP tentang perkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.
(KRO/RD/KPS)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *