Connect with us

Headline

DPRD Medan Pertanyakan Anggaran Penanganan Covid-19 Sebesar Rp160 M Untuk Apa Saja

Published

on

9 views

RADARINDO.co.id-Medan:

Sejak masuk Covid-19 di Kota Medan, Pemko telah melakukan berbagai penanganan dan pencegahan guna menekan penyebaran Covid-19. Dari anggaran yang disediakan sebesar Rp500 miliar, berdasarkan data bulan Juli 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama dinas terkait, telah menghabiskan dana sekitar kurang lebih Rp160 miliar.

Hal tersebut diungkapkan secara transparan oleh anggota Pansus Covid-19 DPRD Medan, Renville Pandapotan Napitupulu, Kamis (13/8/2020). Ia mengatakan dari anggaran yang disediakan Pemko sebesar Rp500 miliar, ternyata masih banyak sisa anggaran yang belum dimaksimalkan oleh Gugus Tugas maupun dinas terkait dalam penanganan Covid-19.

“Apakah Gugus Tugas Covid-19 tidak mampu menangani anggaran sebesar Rp500 miliar dalam menyelesaikan pandemi Covid-19? Mengingat sisa anggaran sekitar Rp340 miliar belum diserap dalam penanganan pandemi ini. Itu data bulan Juli yang masuk ke kami (pansus Covid-19 DPRD Medan),” katanya.

Padahal, kata Renville, Pemko Medan telah mengeluarkan Perwal Nomor 27 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sehingga seharusnya gugus tugas dan dinas terkait dapat lebih maksimal dalam melakukan penyerapan anggaran.

Apalagi, jika melihat angka Covid-19 di Medan yang terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sangat disayangkan, padahal angka Covid-19 Rabu semalam sudah mencapai 3.075 orang, dan selama beberapa pekan ini terus mengalami kenaikan.

Belum lagi pemko Medan sudah mengeluarkan Perwal Kota Medan Nomor 27 tahun 2020, dalam hal adaptasi kebiasaan baru.

Di bidang kesehatan kata Renville, gugus tugas melalui dinas terkait telah menganggarkan dana sebesar Rp150 miliar, di mana dana yang terealisasi sebesar Rp75.072.000.000, dan masih sisa Rp74.927.000.000. Kemana anggaran itu dan digunakan untuk apa saja. (KRO/RD/ptr)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *