Connect with us

Headline

Benarkah Minyak Kayu Putih Dapat Sembuhkan Virus Corona

Published

on

17 views

RADARINDO.co.id-Jakarta:
Masyarakat seisi dunia sempat geger akibat merebaknya virus corona atau covid 19. Isu yang beredar virus tersebut awalnya datang dari Huwan salah satu kota di China.

Hingga saat ini, virus corona dianggap sebagai virus menakutkan karena bisa mematikan. Pemerintah tidak hanya menghimbau setiap warganya harus mengenakan masker bila bepergian, serta dilarang berkerumunan atau atur jarak duduk.

Ada tulisan menarik dari salah seorang putri Prof Idrus, dr Idrianti Idrus. Tulisanya seakan tips paling manjur bagi kesehatan terkait virus corona atau covid 19. Hal ini sesuai dilansir dari tribun timur.com makasar, baru baru ini.

Putri Prof Idrus, dr. Idrianti Idrus bercerita tentang kesembuhan sang ayah dari virus Corona (Covid-19). Melalui media sosialnya, dr. Indrinti melalui menceritakan sang ayah sembuh dari virus Covid-19 menggunakan minyak kayu putih. Dalam tulisannya itu, dia menegaskan bahwa terapi tersebut masih dalam proses penelitian dan belum bisa dikatakan sebagai obat Covid-19.

Karena tulisannya viral di berbagai media, banyak orang orang yang mengubah tulisannya tersebut. Salah satunya adalah pesan berantai (broadcast) yang beredar di WhatsApp.

Sesuai yang dikonfirmasi tribun-timur.com, Selasa (9/6/2020), dr. Eche sapaan akrabnya mengatakan bahwa broadcast tersebut bukan tulisannya. Dia mengatakan bahwa tulisannya banyak diubah.

“Bukan, Ini tulisan ku sudah banyak diubah,” katanya. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa tulisan resminya terdapat peringatan atau disclaimer.

“Ada disclaimer. Tulisan ini saya posting 9 May,” katanya. Sementara itu, dr Indrianti juga mengatakan bahwa untuk penelitiannya itu, sekarang tidak lagi bersama dengan tim farmasi, namun dengan tim fakultas kedokteran dan tim laboratorium mikrobiologi.

Dirinya pun menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam proses penelitian sehingga belum bisa dikatakan sebagai obat Covid-19. Dalam proses sebenarnya, karena kami lagi betul-betul memperhatikan, jadi kami tidak bisa betul-betul bahwa ini adalah obat.

Berikut tulisan lengkap asli dari dr. Idrianti Idrus: Prof Idrus dan Minyak Kayu Putihnya
By dr. Idrianti Idrus SpKK. Disclaimer: (Terapi ini masih dalam penelitian jadi belum bisa dikatakan kalau ini adalah obat CoVid 19).

Setelah di vonis Positif COVID 19 , Bapak langsung masuk ke ruang isolasi ditemani dengan belahan hatinya ibu saya. Banyak orang orang baik memberikan suplemen, kurma, madu herbal dan jamu racikan seorang dokter, termasuk adik adik bapak yang langsung ke Makassar membawakan Suplemen.

Hari kedua atau hari Ketiga Bapak di ruang isolasi, saya ditelp oleh sahabat beliau dr. Murni SpB dan menyarankan agar bapak diberikan minyak kayu putih.

Ibu saya memang pecinta minyak kayu putih dan minyak tawon sedari dulu dan rajin menggosokan minyak minyak ini di tubuhnya.

Dan Bapakpun sangat suka dengan minyak kayu putih karena pengalamannya saat kecil selalu di balur minyak kayu putih sejak masih kecil

Jadi masuk di kamar isolasi pun persediaan minyak kayu putih sudah ada. Singkat cerita Bapak dan Mama memang sudah memakai minyak Kayu putih dan memang merasakan dada nya makin plong dan lega.

Singkat cerita Bapak dan Mama memang sudah memakai minyak Kayu putih dan memang merasakan dada nya makin plong dan lega . Alhamdulillah setelah swab ke tiga dan ke empat bapak negatif bisa keluar RS dan akhirnya banyak yang telp Bapak, termasuk salah satu pejabat pusat yg kenal sangat dekat dan ketika itu hasil rapid beliau Positif.

Karena teman, Bapak beritahukan ttg semua pengobatan dan suplemen yang bapak pakai, termasuk minyak kayu putih ini.

Saya sempat kesal karena semua suplemennya ini belum tentu bisa menyembuhkan covid 19 , tetapi banyak yang memanfaatkan situasi dan mengklaim kalau ini suplemen tsbt adalah obat covid 19.

Karena kami akademisi jadi tentunya harus melakukan beberapa penelitian tertentu untuk mendapatkan suatu terapi and its a long journey. Akhirnya Bapak membentuk tim di Awal bulan April 2020 ini untuk meneliti efek minyak kayu putih ini, karena bagi Bapak sangat masuk akal kalau minyak kayu putih bisa menghambat replikasi virus, Bapak pun melakukan sedikit literature review dan mendapat beberapa jurnal pendukung kalau minyak kayu putih ini, ternyata manfaatnya sangat banyak.

Selain mempunyai efek sebagai antibakteri, anti jamur, ternyata juga bisa menginaktivasi airborne virus. 1,8-cineol yang merupakan zat aktif minyak kayu putih bisa sebagai antiinflamasi dan kandungan eucalyptusnya berfungsi sebagai ekspektoran, mukolitik dan decongestan.

Karena tulisan banyak diungga di medsos, tidak jarang orang menggunakan minyak kayu putih seakan dijadikan tanggal virus corona.

Hal ini juga diamini salah seorang warga bernama Suprapto, tinggal di Amplas Medan. Menurutnya tulisan yang disampaikan anak Prof telah memberi manfaat bagi setiap warga yang mau mencobanya.

“Namun bagi saya minyak kayu putih itu bukan hal yang baru ditengah keluarga kami. Sejak anak saya pertama baru lahir kami selalu menyediakan minyak kayu putih”, ujar Suprapto.

Tapi barang kali, ujarnya, dengan ada tulisan putri Prof yang viral di medsos banyak yang mencoba dan menjadikan minyak kayu putih seolah penangkal virus segala virus. Yang dilakukan itu juga tidak salah, ujarnya lagi.

Hal yang sama juga dikatakan Dewiyanti, 37 tahun warga Menteng Indah, Medan. “Kayaknya manfaat kayu putih banyak deh. Setiap kulit kita gatal terus diolesi minyak kayu putih gatal gatal itu hilang sih. Terlepas mau virus apa kek yang jelas minyak kayu putih penting deh untuk disediakan di rumah tangga” ujar wanita yang berprofesi sebagai guru SMU di Medan. (KRO/RD/TRBN TMR).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *