Connect with us

Aceh Barat

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Aceh Barat

Published

on

16 views

RADARINDO.co.id-Aceh Barat:
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat menggerebek sebuah aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan aliran Sungai Krueng Cahop Angkup Mesjid, Desa Antong, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Dalam penggrebekan itu, seorang pekerja berinisial IM (23) asal Pidie berhasil ditangkap, sementara lima orang lainnya melarikan diri.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Aceh Barat, AKP Ikmal, mengatakan penangkapan penambang emas ilegal itu dilakukan pada Jumat (11/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi bergerak setelah menerima laporan dari warga mengenai kegiatan penambangan ilegal di kawasan tersebut.
“Kita dapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 15.00 WIB tentang adanya aktivitas penambangan liar, kemudian langsung turun dan menangkap satu orang penambang emas yang sedang bekerja,” kata AKP Ikmal kepada jurnalis, Rabu (16/9).
Dalam aksi penggerebakan itu, lima orang lainnya berhasil kabur lari ke hutan. Sehingga personel polisi hanya bisa menangkap satu orang saja dan mengamankan sejumlah alat bukti. Di antaranya satu unit alat ekskavator, satu kotak plastik yang berisikan emas masih bercampur pasir, tiga lembar karpet penyaring yang ditempatkan di asbuk, dan satu alat indang emas tradisional.
“Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Aceh Barat dan yang kita tangkap ini pekerja, sementara untuk pemodal hingga saat ini masih dalam penyelidikan,” ujar Ikmal.
Menurut Ikmal, pihaknya terus melakukan upaya-upaya preventif dalam pencegahan penambangan emas ilegal agar tidak terjadi lagi di wilayah hukum Kabupaten Aceh Barat. Namun, kendala yang dihadapi selama ini adalah jarak tempuh dan lokasi penambangan yang berada di pedalaman.
“Upaya terus dilakukan, mudah-mudahan ke depan penambangan emas ilegal ini bisa berhenti dan tidak ada lagi penambang ilegal di wilayah hukum Aceh Barat,” tuturnya.
Atas perbuatannya, lanjut Ikmal, tersangka IM dijerat pasat 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 miliar. (KRO/RD/Kumparan)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aceh Barat

Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik

Published

on

Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik

RADARINDO.co.id – Blangpidie : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik.

Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam kantong plastik di warung milik salah satu warga Desa Babahlung, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu (24/2/2021) subuh sekira pukul 05.00 WIB membuat heboh warga setempat.

Bayi malang itu ditemukan oleh M Arif (60) selaku pemilik warung dalam kondisi masih terbungkus plastik.

Baca juga : Senangnya Dalam Hati Seorang Wanita Bersuami 5 Orang Satu Atap Satu Ranjang 

Saat akan membuka warung tersebut, dia merasa curiga dengan bungkusan kantong pelastik berwarna kuning dan terletak di atas kursi. Lantaran penasaran, dia kemudian membuka bungkusan tersebut. Dia sempat kaget dengan isi bungkusan yang merupakan bayi masih memiliki tali pusar serta terlihat bercak darah di bagian tubuhnya.

Baca juga : Kapolri Instruksikan Jajaranya Tersangka UU ITE Minta Maaf Tak Perlu Ditahan 

“Pemilik warung merasa curiga dengan isi bungkusan pelastik itu. Kemudian dia memberanikan diri untuk membukanya dan sempat kaget bahwasanya dalam bungkusan itu merupakan bayi mungil yang masih bertali pusar,” ujar Heri salah satu warga.

Pasca penemuan bayi tersebut, pemilik warung langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian setempat. Informasi yang diperoleh wartawan, bayi dengan berat 2,2 kilogram itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

“Kondisi bayi itu sehat, namun tetap juga harus dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya,” kata Bribka Supria anggota kepolisian Polres setempat. (KRO/RD/ans)

Continue Reading

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Sambut Dandim Baru

Published

on

RADARINDO.co.id-Aceh Barat:
Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS menyambut Dandim baru 0105/Abar yang baru, Letkol Inf. Dimar Bahtera S.Sos M.A.P dengan menepung tawari yang dilaksankan Minggu (18/10) malam di pendopo Bupati setempat. Tradisi peusijuk atau tepung tawar merupakan suatu tanda penghormatan serta kemuliaan. Peusijuk atau tepung tawari dilakukan bila menyambut tamu istimewa atau adanya unsur Forkopimda baru dalam wilayah Aceh Barat.

Dalam kesempatan itu turut hadir Kapolres Aceh Barat, Kajari Aceh Barat, Sekda Aceh Barat, para asisten, para Staf Ahli, para kepala SKPK, Ketua MAA Aceh Barat, Ketua MPU Aceh Barat. Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS menyampaikan silaturahmi dan tepung tawari ini adalah rahmat dari Allah SWT, dimana Dandim 0105/Abar nantinya bertugas di Aceh Barat bisa bersama- sama membantu menjalankan Roda Pemerintahan dalam hal pembangunan yang lebih maju.

Bupati Ramli menjelaskan, hal tersebut tidak terlepas peran aktif semua pihak yang didukung oleh kerjasama sangat baik dari seluruh masyarakat, Kodim 0105/Abar dan Polres Aceh Barat. “Tak lupa bahwa masyarakat beserta Pemerintah Aceh Barat mengucapkan terima kasih kepada Anggota TNI atas program-program yang dilaksanakan terutama dalam Karya Bhakti TNI serta Operasi Teritorial Terpadu seperti TMMD,” ucap Bupati H. Ramli MS.

Bupati H. Ramli. MS juga mengucapkan penghargaan kepada Keluarga Besar TNI, Kepolisian, rekan Forkopimda lainnya dan seluruh komponen masyarakat atas peran dan kerjasamanya dalam terus membina perdamaian dan mengisi pembangunan di Bumi Teuku Umar yang kita cintai ini.

Sementara Dandim 0105/Abar baru, Letkol Inf. Dimar Bahtera S.Sos M.A.P mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS beserta seluruh Forkopimda Aceh Barat untuk kegiatan pelaksanaan Peusijuk atau tepung tawar di Pendopo Bupati Aceh Barat.“Kami beserta keluarga mengucapkan Assalamualaikum untuk bergabung di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, titipkan diri kami pribadi dan keluarga, di keluarga besar Kabupaten Aceh Barat,”tutur Dimar Bahtera. (KRO/RD/Waspada)

Continue Reading

Aceh Barat

Begini Giat Kodim Aceh Barat Peringati HUT Ke -75 TNI

Published

on

RADARINDO.co.id-Aceh Barat:
KBRN Meulaboh: Kodim 0105 / Aceh Barat, melaksanakan kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon di kawasan garis pantai Desa / Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke -75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2020.

Komandan Kodim (Dandim) 0105 / Aceh Barat Letkol lnf Dimar Bahtera S.Sos MAP, menyampaikan, kegiatan pembinaan lingkungan hidup yang bertajuk “Bersama Lestarikan Bumi Indonesia Demi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa” itu sebagai upaya upaya bersama melestarikan lingkungan.

“Penghijauan di Gampong Pasir ini sudah melalui koordinasi dan dilaksanakan secara konseptual dalam krisis lingkungan, sekaligus menangkal serangan exstrimnya gelombang Samudera Hindia,” katanya dalam pers, Rabu, (30/9/2020).

Letkol lnf Dimar Bahtera, mengungkapkan bahwa penghijauan dalam arti luas merupakan segala daya upaya untuk memperbaiki, meningkatkan dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat menghasilkan dan berfungsi secara optimal sehingga dengan adanya penanaman pohon ini dapat bermanfaat bagi warga. 

“Bila memungkinkan, wilayah ini bisa menjadi destinasi wisata. Mari kita sama kita rawat pohon ini dan saya akan perkembangannya dengan mengecek tiap bulannya,” tambah Dandim.

Pasiter Kodim 0105 / Abar Kapten lnf Hendra Saputra, menyampaikan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Kodim 0105 / Aceh Barat terhadap kelestarian alam dan lingkungan selain sebagai pelindung, juga sebagai upaya meningkatkan argowisata.

“Penghijauan ini sangat perlu kita lakukan, sehingga pohon ini nantinya bisa berkolaborasi dan memback up kekuatan tanggul yang sudah ada dalam menghadang gelombang. Selain itu juga bertujuan untuk mengantisipasi dan meminimalisir tindakan abrasi,” sebut Kapten Hendra.

Kawasan pesisir sangat rentan dilanda banjir gelombang pasang (rob) dan abrasi, sehingga perlu dilakukan penanaman pohon keras. Ada beberapa jenis pohon yang ditanam di antaranya batang cemara laut, keutapang, beringin kencana, kelapa, dan semuanya itu proses pembibitannya dilakukan oleh Prajurit Kodim 0105 / Aceh Barat.

“Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi gerakan peduli lingkungan yang digalakkan oleh Kodim Aceh Barat dimana sebatang pohon seribu manfaat. Mari kita jaga pohon ini agar berkembang untuk masa depan anak cucu,” tambah Pjs Keuchik Gampong Pasir lndra Gunawan SE.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Aceh Barat AKBP Ardianto Agramuda SIK Kepala DLH Mulyadi S.Hut, Pasi Bhakti TNI Rem 012 / TU Walikota lnf Abdul Munif, Pasi Komsos Rem 012 / TU Walikota lnf Abdul Rohim, Kasat Sabhara AKP Samsyaidi SH, Waka Polsek Iptu Z. Saragih, Camat Johan Pahlawan Said Azmi SE, Ketua Hipakad T. Fuadi Gadong, Ketua FKPPI Dahlan PA dan Organisasi Gerakan Peduli Lingkungan (GPL). (KRO/RD/rri)

Continue Reading

headline