Connect with us

Headline

Yosafati Halawa : Hilarius Duha Sosok Orangtua Peduli Sama Masyarakat

Published

on

4 views

Radarindo.co.id- Nias Selatan: Bupati Nias Selatan (Nisel) Hilarius Duha yang juga sebagai Calon Bupati Nisel benar – benar pimpinan dan penuh dengan jiwa orang tua.

Hal ini disampaikan oleh Yosafati Halawa dalam sambutannya mewakili tokoh masyarakat se Kecamatan Hilisalawa’ahe Dapil 3 saat pengukuhan tim pemenangan pasangan calon (Paslon) urut 1 HD – Firman di Desa Maluo, Selasa (27/10/2020).

“Hilarius Duha ini benar – benar pimpinan dan penuh dengan jiwa orang tua, dimana HD tahu kebutuhan rakyatnya, dan ini fakta, nakanya mari kita sayangi orang tua kita ini, yaitu HD-Firman”, tuturnya.

Kenapa, kalau orang tua itu harus sederhana dan tahu kebutuhan masyarakatnya, kata dia.

Lebih lanjut, Yosafati Halawa mengungkapkan selama 5 tahun Kepemimpinan Pemda Nisel sebelumnya, sebelum menjabat Hilarius Duha, pembangunan di Kecamatan Hilisalawa’ahe ini, yaitu hanya los pekan yang bersumber dari Dana Pitacom

Dan 4 Ruang Kelas Baru (RKB) SMA Negeri 1 Hilisalawa’ahe.
Sementara pada jaman kepemimpinan Hilarius Duha para PNS nyaman dalam kerja, tidak di gonta – ganti.

“Lain dulu 1 bulan, 2 bulan sampai 6 bulan bisa di copot, ini fakta dan bukan hoaks dan ini saya bisa saya pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain itu kata dia, pemerataan pembangunan di seluruh Kecamatan se – Kabupaten Nisel, dan ini saya tidak bercerita di Kecamatan yang lain, tapi di Kecamatan Hilisalawa’ahe sendiri, yaitu : Pembangunan Rumah Sakit Plus dananya kurang lebih Rp5 Miliar.

Pembangunan pekan kurang lebih Rp3 Miliar, Rumdis dokter, Kantor Penyuluhan KB, dan Kantor Kacabdis, pengaspalan jalan Talio, Pembangunan RKB dan Rehab SMP Negeri 1 Hilisalawa’ahe, dan beberapa RKB dan Rehab SMP dan SD se Kecamatan Hilisalawa’ahe.

“Disinilah perbedaan kepemimpinan Pemda sebelumnya dengan pak HD, untuk itu, jangan kita sia – siakan mari kita satukan tekad, kita berikan dia sekali lagi untuk memimpin Nisel ini”, tukasnya.

Selain itu, jaman Bupati Hilarius Duha belum kita dengar pihak keluarganya menjadi Bupati kedua, tapi semua masyarakat sama tidak ada bedanya.

Terkait program dibidang pertanian, yaitu Jagung, ini benar-benar telah dinikmati masyarakat hasilnya, dibanding sawit membusuk ditanah tanpa ada hasil, dan ini kenyataan, pungkasnya.

Mari kita satukan pikiran kita agar Nisel ini kedepan tidak lagi rusak dari defisit, dan kita ucapkan terimakasih kepada Hilarius Duha yang telah melunasi hutang kita di Nisel, ajaknya.

Melalui kata penutupnya, mantan Kepala Desa Maluo menyampaikan bahwa apabila Sozanolo Ndruru sebagai putra Dapil 3, khususnya putra daerah Kecamatan Hilisalawa’ahe menjadi Calon Bupati Nisel, maka masyarakat Hilisalawa’ahe akan bulat memilihnya, namun karena hanya sebagai wakil, makanya lebih baik kami satukan pilihan kami nemilih urut 1 HD-Firman, ucapnya.

Juga dalam kesempatan itu, mantan Kades Maluo itu mengungkapkan rasa kekecewaannya kepada Pemda sebelumnya, dimana 2 tahun pada saat itu Dana DPD/K tidak cair, bahkan Dana Desa (DD) tidak cair 100%, sehingga saat itu terjadi pinalti setiap tahunnya, pungkasnya. (KR/RD/RISWAN GOWASA)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

BI Akan Terbitkan Rupiah Digital

Published

on

BI Akan Terbitkan Rupiah Digital

RADARINDO.co.id – Jakarta : Bank Indonesia (BI) akan segera terbitkan rupiah digital. Pihak BI sedang merumuskan Central Bank Digital Currency yang merupakan mata uang digital bank sentral.

Sementara itu, Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan mata uang digital akan diterbitkan dan diedarkan dengan industri jasa keuangan lain secara wholesales dan retail.

“Kami dalam proses merumuskan yang kami sebut Central Bank Digital Currency itu kami sedang rumuskan yang nanti kemudian BI akan terbitkan,” kata Perry, Kamis (25/2), sesuai dilansir dari republika.co.id.

Baca juga : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik 

Mata uang digital diedarkan melalui bank juga fintech. Dalam konteks ini, BI juga melakukan kerja sama yang erat dengan bank-bank sentral lain. Menurut Perry, antara bank sentral saling belajar dan membahas terkait digital currency tersebut.

Perry menyampaikan hal tersebut terkait dengan stance BI terhadap mata uang digital seperti Bitcoin.

Ia menegaskan bahwa BI melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat tukar mata uang. Merujuk pada Undang-Undang yang menyebut alat pembayaran yang sah di Indonesia adalah rupiah.

“Di Indonesia hanya ada mata uang yang disebut rupiah, jadi seluruh alat pembayaran baik menggunakan koin, uang kertas, uang digital itu harus menggunakan rupiah dan wewenangnya ada di BI,” katanya.

Baca juga : Terungkap, Stafsus Edhy Prabowo Beberkan Penyerahan Suap 

BI juga melakukannya di ranah sistem pembayaran. BI berkomunikasi erat dengan industri, termasuk bank dan fintech terkait hal ini.

“Kami dorong digitalisasi sistem pembayaran, ini dengan QRIS, sekarang semua bank pakai QRIS supaya bisa masuk kepada yang sangat ritel,” katanya.

BI juga mengatur interkoneksi digitalisasi bank yang dihubungkan dengan fintech. BI melakukan standarisasi, terkait uang elektronik, juga open API. Termasuk keberadaan bank digital yang dapat tersambung sistem BI-Fast Payment.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar Saadah Adakan Program Tahfizh Qur’an 

Sejumlah pihak berharap penerbitan rupaig digital dapat menjalin kerja sama dengan bank bank lain sebagai alat pembayaran resmi.  (KRO/RD/Togatorop)

Continue Reading

BUMN

BRI Sosialisasikan Nasabah Segera Ganti ATM Strip Magnetik Dengan Berbasis Chip

Published

on

BRI Sosialisasikan Nasabah Segera Ganti ATM Strip Magnetik Dengan Berbasis Chip

RADARINDO.co.id – Jakarta : Bank Rakyat Indonesia (BRI) melakukan sosialisasikan kepada nasabah yang masih memiliki kartu debit atau ATM yang masih menggunakan strip magnetik untuk segera diganti dengan kartu berbasis chip.

 

Semua kartu ATM sudah wajib menggunakan chip mulai akhir 2021. Pergantian kartu berbasis strip magnit menjadi cip sesuai ketentuan BI berdasarkan surat edaran Bank Indonesia No. 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015.

Total kartu ATM BRI yang sudah migrasi ke chip mencapai 81,06% dari total jumlah kartu ATM perseroan, saat ini. Masih terdapat sekitar 18% lagi dari jumlah ATM bank ini yang masih menggunakan strip magnetik.

Baca juga : Oknum PPK PTJT Dituding “Dalang” Manipulasi Jabatan PNS di Sumut

Demikian dikatakan Aestika Oryza Gunarto, Sekretaris Perusahaan BRI. Ia yakin migrasi kartu tersebut bisa tercapai sesuai waktunya sejalan dengan langkah yang dilakukan perseroan.

“Kami optimistis dapat memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

BRI juga mengedukasi nasabah untuk melakukan transaksi tunai tanpa kartu dengan menggunakan Aplikasi BRImo, yang dapat dilakukan di 92% ATM dan CRM BRI.

Baca juga : Yayasan Rumah tahfizh Anwar Saadah Adakan Program Hafizh Qur’an 

Adapun total jumlah ATM dan CRM bank ini mencapai 20.600 dan tersebar di seluruh Indonesia. Penggantian kartu debit berbasis strip magnetik menjadi cip sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia No. 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015 tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number pada Kartu ATM dan / atau Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia.

Sejumlah pihak dan nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyambut baik sosialisasi tersebut.
(KRO/RD/TOGATOROP)

Continue Reading

Headline

Kecamatan Kampar Kiri Hulu Laksanakan Musrembang

Published

on

Kecamatan Kampar Kiri Hulu Laksana Musrembang

RADARINDO.co.id-Kampar : Kecamatan Kampar Kiri Hulu laksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Bupati Kampar yang diwakili Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, beserta Staf Ahli Henry Dunan, Camat Kampar Kiri Hulu Dasril, Danramil, Kapolsek, Kades, Tokoh Masyarakat, serta Unsur Perangkat Desa lainnya yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kampar Kiri Hulu, Kamis (25/02/2021).

Dalam Musrenbang tersebut, Azwan  menyampaikan bahwa Penjaringan aspirasi yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menghasilkan usulan rencana program dan kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),  dan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran sementara serta Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022.

Baca juga : Sabu Senilai 4 Milyar Berhasil Diamankan Sat Narkoba Polresta DS 

Azwan memaparkan Musrenbang ini bertujuan Melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah Kabupaten Kampar.

Bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022, tertuang bahwa Visi pembangunan Kabupaten Kampar terwujudnya Kabupaten Kampar sebagai Wilayah Industri dan Pertanian yang Maju dengan Masyarakat yang Religius.

“Beradat, Berbudaya dan Sejahtera, dimana apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini telah disesuaikan dengan Prioritas Nasional dan Provinsi Riau dimasa pandemi Covid-19”, ucap Azwan.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa, Tema Pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2022 diarahkan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan  penguatan jaringan sosial masyarakat.

Baca juga : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik 

Dalam menjalankan kehidupan normal yang baru dengan fokus pada peningkatan efisiensi pembangunan dan produktivitas masyarakat yang berbasis pada pengembangan Pertanian, Industri, Pariwisata, dan Investasi, derta memperkuat sistim kesehatan Daerah.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbudaya, bertakwa dan berdaya saing, serta pengembangan wilayah dan Infrastruktur yang terintegrasi dalam Pengelolaan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan.

Tujuan dari tema Pembangunan tersebut memiliki tujuan yang akan dicapai dengan prioritas yakni Pemulihan dampak pandemi Covid-19 secara berkelanjutan sesuai dengan tatanan kehidupan normal baru.

Peningkatan kualitas hidup dan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan. Membangkitkan ekonomi kreatif berbasis potensi unggulan daerah, jelas Azwan.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar Saadah Adakan program Tahfizh Qur’an 

Peningkatan infrastruktur dan daya dukung lingkungan hidup; Peningkatan pelayanan publik dan kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya.

Musyawarah Perencanaan  Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat Kecamatan ini akan dilaksanakan selama sepekan, dimulai pada hari ini Senin-Jumat (22 s/d 26 Februari 2021) untuk 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar.

Sedangkan untuk pelaksanaannya nantinya akan dibagi dalam lima tim yang setiap tim akan membawahi 4-5 kecamatan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19. (KRO/RD/Diskom/SM)

Continue Reading

headline