Connect with us

Aceh Tamiang

Kadisparpora Aceh Tamiang Tutup Lokasi Wisata Sementara

Published

on

22 views

RADARINDO.co.id – Kuala Simpang : Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Tamiang, Muslizar, Kamis (29/10) membenarkan menutup tempat wisata sementara.

Hal ini berkaitan dengan dikeluarkannya Instruksi Bupati Aceh Tamiang Nomor 5245 tentang pelaksanaan kegiatan selama pandemi Covid -19 dengan status zona merah.

“Dalam intruksi ini diatur tentang penerapan protokol kesehatan baik tempat keagamaan, cafe, warung kopi dan pusat perbelanjaan, sedangkan untuk objek wisata ditutup sementara dan meniadakan pesta,”, ujarnya.

Selain itu instruksi ini juga mengatur sanksi baik sanksi adminstrasi hingga denda bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

“Selain status zona merah Covid -19, penutupan tempat wisata di Kabupaten Aceh Tamiang dikarenakan kondisi cuaca akhir – akhir ini sangat ekstrim,” ujar Kadis.

Untuk masyarakat yang ingin melakukan kunungan wisata diharapkan agar bersabar karena kondisi saat ini belum bisa dibuka akses tempat wisata.

Pembukaan tempat wisata ini juga belum bisa di pastikan waktunya, tambah Muslizar.

Ketua Bidang Data dan Informasi satuan tugas penanganan Covid -19 Kabupaten Aceh Tamiang, Agusliyana Devita mengatakan tidak menampik bahwa terjadi lonjakan kasus baru Covid-19.

Agusliayana Deviita meminta peran aktif masyarakat dalam menaati protokol kesehatan antara lain memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, cuci tangan dan menjaga jarak, sehingga upaya menekan angka Covid -19.

(KRO/RD/wsp)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aceh Tamiang

Menuju MTQ XXXV Tingkat Provinsi, Aceh Tamiang Maksimalkan Persiapan

Published

on

Menuju MTQ XXXV Tingkat Provinsi, Aceh Tamiang Maksimalkan Persiapan

RADARINDO.co.id – Kualasimpang : Menuju MTQ XXXV Tingkat Provinsi, Aceh Tamiang Maksimalkan Persiapan.

Menuju MTQ XXXV Tingkat Provinsi, Kabupaten Aceh Tamiang tetap mempersiapkan kafillah yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV se Provinsi Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada November 2021 di Kabupaten Bener Meriah.

Hal itu ditegaskan oleh Kadis Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang, Syamsul Rizal, S.Ag menjawab pertanyaan Media di ruang kerjanya, Jumat (19/2/2021) sore.

Menurut Syamsul Rizal, terkait hal itu pihaknya sudah menggelar rapat Lembaga Tilatil Quran (LPTQ) untuk membahas persiapan seleksi Tilawatil Quran (STQ) yang akan mengikuti MTQ se Provinsi Aceh di Kabupaten Bener Meriah.

Baca juga : Bendahara Puskesmas Glugur Darat Medan Tersangka Korupsi JKN TA2019 

Kadis Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang juga menjelaskan, memang pada saat ini masih dalam suasana Pandemi Covid-19, namun persiapan untuk mengikuti MTQ se-Aceh tetap harus dipersiapkan terus bagi peserta yang akan mewakili Kabupaten Aceh Tamiang pada kegiatan tersebut.

Syamsul menegaskan, “Jika nanti pelaksanaan MTQ se Aceh sudah tidak lagi pada masa Pandemi Covid-19 maka pelaksanaannya tidak Prokes Covid-19, namun jika nanti pelaksanaan MTQ se Aceh Tamiang masih terjadi suasana Pandemi Covid-19 maka tentu saja tetap Prokes Covid-19.

Menurutnya, daftar nama-nama peserta Seleksi Tilawatil Quran dari Kecamatan se Aceh Tamiang harus sudah diterima Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang atau LPTQ Kabupaten Aceh Tamiang paling lambat 17 Maret 2021.
Syamsul menjelaskan, pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran di Aceh Tamiang sudah dijadwalkan akan berlangsung 23-24 Maret 2021.

Baca juga : Koran Radar Group

Kadis Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang menjelaskan, peserta seleksi terdiri juara I MTQ atau hasil seleksi dari masing-masing Kecamatan atau yang dipilih melalui musyawarah LPTQ Kecamatan, penunggu atau peserta MTQ Aceh XXXIV di Sigli dan peserta potensi dari masing-masing kecamatan.

Selanjutnya, akan dilaksanakan TC-TQ tingkat Kabupaten Aceh Tamiang setelah bulan suci Ramadhan yang pesertanya dari hasil STQ tingkat Kabupaten Aceh Tamiang untuk dikirim sebagai peserta MTQ Tingkat Provinsi Aceh .
“Pelaksanaan TC-TQ dan STQ tidak diberikan hadiah, hanya disediakan snack dan makan siang pada saat acara,” tegas Syamsul.

Syamsul menyatakan Kabupaten Aceh Tamiang akan mengikuti semua cabang yang diperlombakan pada MTQ XXXV di Bener Meriah dan jumlah kafillah Kabupaten Aceh Tamiang diperkirakan mencapai 75 orang. (KRO/RD/wsp)

Continue Reading

Aceh

Aceh Tamiang Layak Promosikan Wisata Air Terjun Gunung Pandan

Published

on

RADARINDO.co.id – Kualasimpang : Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) mempromosikan wisata air terjun guna menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah itu.

“Aceh Tamiang memiliki beberapa wisata air terjun di antaranya Air Terjun Gunung Pandan di wilayah hulu Aceh Tamiang,” kata Kepala Disparpora Aceh Tamiang Muslizar di Kuala Simpang, Jumat.

Menurut Muslizar, Air Terjun Gunung Pandan adalah pilihan tepat untuk wisatawan berkunjung ke Aceh Tamiang. Pemandian air terjun Gunung Pandan yang berada di Kecamatan Tenggulun.

Destinasi wisata Air Terjun Gunung Pandan sudah begitu familier di daerah tetangga seperti Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, dan Kota Langsa, kata Muslizar.

“Biasanya setiap akhir pekan, lokasi wisata Air Terjun Gunung Pandan dipadati pengunjung. Karena itu, kami terus mempromosikan destinasi wisata ini kepada masyarakat, baik di Aceh maupun provinsi lainnya,” sebut Muslizar.

Selain Air Terjun Gunung Pandan, Aceh Tamiang memiliki destinasi air terjun lainnya seperti Air Terjun Seribu di Rongoh Pintu Kuari, Kecamatan Tamiang Hulu.

Kemudian, Air Terjun Sangka Pane di Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Air Terjun Bampo di Pantai Jempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Air Terjun Tujuh Tingkat di Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, serta beberapa tempat lainnya.

“Selain air terjun, Kabupaten Aceh Tamiang juga memiliki potensi wisata alam lainnya yang jauh berbeda dengan daerah lain di Provinsi Aceh. Ini terus kami kembangkan guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Aceh Tamiang,” kata Muslizar. (KRO/RD/ans)

Continue Reading

Aceh Tamiang

Pengungsi Korban Aceh Tamiang Butuh Bantuan

Published

on

RADARINDO.co.id – Kuala Simpang : Ribuan jiwa warga terpaksa mengungsi akibat terjadi banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, belum lama ini masih menyisahkan keprihatinan.

Mereka tidak hanya butuh tempat tinggal yang layak, tapi makanan dan obat obatan samgat dibutuhkan.

Sebelumnya, banjir di sejumlah kampung dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (21/1), air sungai Tamiang yang meluap sudah merendam ribuan rumah warga dan areal perkebunan atau pertanian milik masyarakat di Aceh Tamiang.

Air meluap di Kecamatan Rantau, air menggenangi rumah warga di Kampung Landuh, Benua Raja, Alur Manis, Kampung Durian. Ratusan rumah warga yang terendam banjir di Kampung Landuh.

Diantaranya di Dusun Garuda ada 175 rumah, Dusun Merpati Putih 18 rumah, Dusun Rajawali 25 rumah dan Dusun Merak Jingga 39 rumah yang terendam banjir.

Hal itu diakui Datok Penghulu Kampung Landuh, Kecamatan Rantau,Wan Aulia ketika dikonfirmasi Waspada, Kamis (21/1) siang di lokasi banjir.

Datok Penghulu Kampung Landuh itu juga merincikan di Dusun Garuda ada 185 KK atau 350 jiwa, Dusun Merapati Putih 18 KK atau 76 jiwa, Dusun Rajawali 25 KK atau 60 jiwa dan Dusun Merak Jingga 42 KK atau 156 jiwa.

Banjir juga sangat parah merendam Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, juga di Kecamatan Kejuruan Muda, Karang Baru, Bendahara dan sejumlah kecamatan lainnya.
Tercatat 10 kecamatan yang terendam banjir, sedangkan Kecamatan Banda Mulia dan Manyak Payed belum ada informasi.

Seperti disebutkan Ka. Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Syahri, SP, Kamis (21/1).

“Adapun sejumlah kampung (desa) yang terendam banjir terjadi di Kecamatan Bandar Pusaka, Sekerak, Tamiang Hulu, Tenggulun, Kejuruan Muda, Kota Kualasimpang, Rantau, Karang Baru, Bendahara, dan Seruway. Untuk Kecamatan Manyak Payed dan Banda Mulia, belum ada informasi dan datanya,” ungkap Syahri.

Syahri menyebutkan, di Kecamatan Bandar Pusaka banjir merendam Kampung Babo, Pengidam, Pantai Cempa, Serbadan Bengklang.
Di Kecamatan Sekerak banjir menggenangi Kampung Baling Karang, Juar.

Di Kecamatan Tamiang Hulu juga terjadi banjir di Kampung Kaloy, sedangkan di Kecamatan Tenggulun terjadi banjir di Simpang Kiri, di Kecamatan Kejuruan Muda banjir menggenangi Kampung Bukit Rata dan Suka Makmur.

Selain itu, di Kecamatan Kota Kualasimpang terjadi banjir di Kampung Kota Lintang bagian bawah, untuk Kecamatan Rantau terjadi banjir di kampung Landuh, Benua Raja, Durian, Alur Manis, di Kecamatan Karang Baru terjadi banjir di Kampung Suka Jadi, Tanjung Karang, Menanggini, Dalam, Medang Ara, Air Tenang, Tanjung Seumantok, Simpang Empat, Bundar.

Syahri juga merincikan di Kecamatan Bendahara terjadi banjir di Kampung Rantau Pakam, Teluk Halban, Teluk Kepayang. Sedangkan di Kecamatan Seruway banjir melanda Kampung Padang Langgis, Muka Sei Kuruk, Tangsi Lama dan Gelung.
Menurut Syahri, jumlah warga yang terkena banjir tetapi tidak mengungsi di Aceh Tamiang sebanyak 2.495 KK atau 9.191 jiwa.Sedangkan warga yang mengungsi sebanyak 1.106 KK atau 4.003 jiwa.

Bantuan sembako untuk warga korban banjir sedang kami distribusikan bersama Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang, ujar Syahri.

Amrizal salah seorang warga Aceh Tamiang mengaku prihatin korban banjir. Untuk itu, ia menghimbau agar pemerintah maupun dermawan agar terketuk hatinya memberikan bantuan kemanusiaan sesama untuk korban banjir di Aceh Tamiang. (KRO/RD/wsp)

Continue Reading

headline