Connect with us

Headline

Pria Paling Brutal Sudah Penggal 48 Tahanan Begini Nasibnya di Penjara

Published

on

7 views

RADARINDO.co.id – Sao Paulo: Seorang pria paling jahat dan brutal, ia juga merupakan Napi, bernama Marcos Paulo da Silva. Meski sudah memenggal 48 tahanan dan selama 25 tahun di penjara.

Ia seolah merasa tidak menyesal telah membunuh dengan keji 48 sesama narapidana selama 25 tahun hidupnya di dalam penjara.
Pria 42 tahun ini telah menjadi penghuni tetap penjara sejak 1995.

Ketika dia masih remaja, setelah terbukti bersalah atas kasus pencurian. Namun, ia justru lebih terkenal karena memenggal dan memutilasi sesama tahanan di penjara.
Dikutip dari laman The Sun, Kamis (29/10/2020).

Berbagai dakwaan yang menjerat Da Silva saja sudah membuatnya dipenjara selama 217 tahun.

“Saya sama sekali tidak menyesal sudah membunuh orang-orang ini,” ujarnya santai kepada hakim.

“Saya benar-benar menyukai ini. Mereka masih terlalu sedikit. Saya ingin membunuh lebih banyak lagi,” teriak Da Silva sembari melakukan aksinya.

Da Silva, yang dipenjara ketika masih berumur 18 tahun, kini bergabung dengan geng bernama Primeiro Comando da Capital atau PCC.

PCC disebut organisasi kejahatan terbesar yang ada di Brasil, di mana mereka mempunyai 20.000 anggota, dengan 6.000 di antaranya dipenjara.

Salah satu sipir kepada UOL mengatakan, hanya tinggal masalah waktu, sebelum Da Silva membunuh narapidana lainnya. Hal itu jelas membuat makin sedikit penjara yang mau menerimanya.

Psikolog menyatakan Da Silva tak punya penyakit jiwa. Tapi, dia disebut punya kelainan pribadi yang membuatnya harus segera mendapat perawatan.

Atas pernyataan napi yang mengaku tidak menyesal membunuh itu, membuat sejumlah pembaca medsos mengaku heran. (KRO/RD/wsp)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *