Connect with us

Batu Bara

Diduga Korupsi Dana Desa, Polres Batubara Tangkap Mantan Kades

Published

on

1 views

RADARINDO.co.id-Batubara:
Polres Batubara menangkap mantan Kepala Desa karena tersandung kasus dugaan korupsi dana desa, Selasa (3/11/2020). Sebelum ditangkap di tempat persembunyiannya yang berada RT VII, Desa Buntu, Kecamatan Bajubang, Provinsi Jambi, pelaku yang diketahui berinisial HS (34) sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) sejak April 2019.

“Pelaku merupakan buronan Unit Tipikor Satreskrim Polres Batubara karena tersandung kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) pada tahun anggaran 2018 dan 2019 yang merugikan negara sebesar Rp.431 Juta,” ujar Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis SH M melalui Kasat Reskrim, AKP Bambang Gunanti Hutabarat SH MH dalam konferensi persnya.

Bambang menjelaskan, pelaku yang tersandung kasus dugaan korupsi atas penggunaan desa ini ketika menjabat sebagai Kepala Desa Gunung Rante, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.

“Pelaku (HS) menyelewengkan dana penggunaan desa di antaranya belanja barang untuk diberikan kepada masyarakat, belanja jasa kursus pelatihan sosialisasi dan bimbingan teknis. Kemudian belanja alat tulis kantor, belanja makanan dan minuman rapat. Lalu belanja sewa peralatan, biaya transportasi dan akomodasi. Terakhir belanja modal bahan perpustakaan serta penyertaan modal bumdes,” jelas mantan Kanit Ranmor
Satreskrim Polrestabes Medan ini.

Imbas perbuatan pelaku, kata Bambang dijerat Pasal 2 ayat 1 subs Pasal 3 dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Jo UU RI No. 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (KRO/RD/Wpd)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batu Bara

Bupati Batu Bara Tutup In Service Traning 2 Calon Kepala Sekolah

Published

on

Bupati Batu Bara Tutup In Service Traning 2 Calon Kepala Sekolah

RADARINDO.co.id -Batu Bara : Bupati Batu Bara Tutup In Service Traning 2 Calon Kepala Sekolah. Pendidikan dan pelatihan In Cervise Training 2 ini bermaksud memberikan kesempatan kepada guru profesional atau guru potensial untuk memiliki kompetensi di bidang kepala sekolahan.

Sehingga siap untuk memangku jabatan kepala sekolah secara profesional. Karena Kepala Sekolah bukan lagi hanya sekedar tugas tambahan melainkan  jabatan penting dalam sebuah institusi pendidikan, dimana peran kepemimpinan sekaligus keteladanan harus melekat pada dirinya.

Karena Kepala Sekolah adalah manager di sekolah yang dipimpinnya. Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, MAP saat menutup In Service Traning 2 yang di wakili Kadis Pendidikan  Ilyas Sitorus  bertempat di Griya Hotel Jalan T. Amir Hamzah Medan, Sabtu ( 01/05/2021) siang.

Baca juga : Lima Pegawai Kimia Farma Ditetapkan Jadi Tersangka Daur Ulang Alat Swab Bandara KNIA

Oleh karenanya rangkaian persiapan menuju kepala sekolah yang sudah di ikuti selama diklat ini mulai dari Kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial berdasarkan Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) teruslah perdalam dan implementasikan dalam tugas keseharian, harap Kadisdik Batu Bara Ilyas.

Bupati Batu Bara Tutup In Service Traning 2 Calon Kepala Sekolah

Bupati Batu Bara Tutup In Service Traning 2 Calon Kepala Sekolah

Masih menurut mantan Kepala Biro Humas Protokol Pemprovsu ini, bahwa setiap kepala sekolah dituntut untuk bisa membuat UPTD yang dipimpinnya baik tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa menjadi betah dan menyenangi aktivitasnya di lingkungan sekolahnya.

Karenanya, dibutuhkan kemampuan seorang Kepala sekolah dalam menyiapkan suasana belajar yang baik dan efektif serta menyenangkan.

Untuk itu menurut Ilyas Kepala sekolah harus punya inisiatip dalam mengelola sekolah. Karena Kepala Sekolah mempunyai fungsi Manajerial. Fungsi managerial merupakan fungsi  pertama yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah selain  fungsi Perencanaan, Fungsi Pengawasan dan fungsi Sosial.

Diakhir sambutannya Ilyas Sitorus mengajak calon kepala sekolah  harus punya inisiatif, ada rasa memiliki serta harus ada rasa bangga terhadap sekolah yang dipimpinnya begitu juga mampun menghidupkan Swakontrol di lingkungan sekolahnya terhadap warga sekolah.

Disamping itu juga kepala sekolah memiliki visioner dalam menghadapi tantangan zaman. Sedangkan ketua panitia Diklat, Ruslan yang juga Kabid  GTK mengatakan bahwa Diklat yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian dari tahapan program penyiapan calon kepala sekolah yakni seleksi administrasi.

Seleksi substansi dan diklat calon kepala sekolah yang telah diselenggarakan pada anggaran 2020 yang lalu dengan menghasilkan 34 org lulusan seleksi substansi dari 51 org yang mengikuti In Service Training 1 dilaksanakan Februari 2021 dan In Service Traning 2 berakhir hari ini Minggu 30 April 2021, tambah Ruslan.

Program diklat calon kepala sekolah dilaksanakan dengan pola luring melalui konsep on-in-on-in dengan rincian 70 JP in service learning 1, 200 JP on the job learning dan 30 JP in service learning 2.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Sehingga total 300 JP yang diikuti oleh 34 orang calon kepala sekolah terdiri dari jenjang SD 22 orang dan SMP 12 orang dengan pelaksana adalah UPT LPMP Sumatera Utara bekerjasama dengan LPPKS Solo dan Dinas Pendidikan Batu Bara yang dibantu dengan Pengajar Diklat.

Turut hadir pada penutupan In Service Traning 2 selain Kadisdik batu Bara Ilyas Sitorus,  Kabid GTK Ruslan,  Kasi GTK Dikdas Rahmad Zein, Kasi GTK Rotua Pulungan.

Doli serta Supervisor Diklat Cakep Nurulwati yang juga dosen Unsiah Banda Aceh, Frida Marta Argareta Dosen Unika Santo Thomas, Jufri Sinaga P4TK/Balai Besar Vokasi Medan dan dari LPMP Sumut  Misnutyanti  serta Narasumber/Pemateri lainnya juga hadir perwakilan media cetak dan elektonik. (KRO/RD/DHASAM)

Continue Reading

Batu Bara

Dinas Perkim Kabupaten Batu Bara Bantu 207 RTLH

Published

on

Dinas Perkim Kabupaten Batu Bara Bantu 207 RTLH

RADARINDO.co.id – Batu Bara : Dinas Perkim Kabupaten Batu Bara Bantu 207 RTLH. Melalui APBD Tahun 2021, Pemkab Batu Bata melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) akan salurkan bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) kepada 207 penerima bantuan.

Hal itu disampaikan Kadis Perumahan dan Pemukiman (Perkim) kabupaten Batu Bara Norma Deli Siregar melalui Kabid Perumahan Daniel S, Kamis, (29/04/2021).

Dikatakannya bahwa bantuan tersebut seperti tahun sebelumnya dengan besaran Rp15 juta.

Baca juga : Judi Jackpot di Gang T4ik Belawan Bikin Resah Langgar Prokes

Dengan rincihan Rp12.500.000 untuk bahan bangunan (matrial), dan sisanya Rp2.500.000 dibayarkan untuk upah tukang.

“Saat ini Dinas Perkim melalui Bidang Perumahan, sudah mensosialisasikan bantuan RTLH di sejumlah Desa, terkait rincian penyaluran bantuan RTLH dan pembukaan buku Rekening Bank Sumut untuk penyaluran bantuan,” ungkap Daniel S.

Sedangkan untuk dilapangan Dinas Perkim telah merekrut Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), yang saat ini sedang melakukan pendampingan pembuatan draft bersama penerima bantuan.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Diharapkan kepada keluarga penerima bantuan selain bantuan tersebut
diharapkan ada swadaya untuk memperindah rumah yang akan dibangun, baik itu dari segi material maupun tenaga tukang bangunan.

Selain bersumber dari APBD Batu Bara, bantuan RTLH juga bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebanyak 50 RTLH, dan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 124 RTLH yang ditujukan bagi masyarakat di Kecamatan Sei Suka (KRO/RD/DHASAM)

Continue Reading

Batu Bara

Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses

Published

on

Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses

RADARINDO.co.id – Batu Bara : Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses. Fungsi manusia dalam hal ini fungsi guru tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan teknologi.

Tatap muka harus dilakukan agar terjalin hubungan emosional antara peserta didik dan guru dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan disesuaikan dengan SKB 4 Menteri.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Batu Bara, Ir H Zahir, MAP dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara Sakti Alam Siregar, SH saat membuka Workshop Manajemen Sekolah dalam Respon Kesiapsiagaan Sekolah menghadapi Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan kerjasama Kemendikbud- GIZ German dan Disdik Batu Bara bertempat di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Batu Bara Komplek Perumahan PT. Inalum Tanjung Gading – Sei Suka, Kamis (15/04/2021).

Baca juga : Pelti Siregar Sang Penjelajah Kelilingi 125 Pulau Nusantara Dengan Sepeda Motor

Masih menurut Zahir bahwa keselamatan dan Kesehatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat tetap merupakan prioritas dan menjadi perhatian pemerintah dalam menetapkan kebijakan pembelajaran di masa pandemik ini.

Karenanya kita terus awasi dan ikuti perkembangan pembelajaran tatap muka yang sebagian sekolah telah melakukannya, terang Zahir.

Bupati yang disampaikan Sekda, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara, menyampaikan terimakasih telah mempercayakan Kabupaten Batu Bara sebagai salah satu pilot project diluar Pulau Jawa guna mendapatkan stimulant sekaligus dukungan dari Kemendikbud dalam hal ini Direktorat Sekolah Dasar dan GIZ (Deutsche Gesellschaf für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH).

“Dalam menerapkan pedoman pembukaan kembali dan pengoperasian sekolah yang aman selama pandemi COVID-19,” sebut Sakti.

Ditempat yang sama Direktur Sekolah Dasar, Sry Wahyunigsih mengingatkan Protokol Kesehatan harus dipantau, menjadi budaya hidup bersih sehat untuk peserta didik kita.

Budayakan anak-anak mempunyai perilaku yang baik, bertanggung jawab dan berintegritas sejalan dengan program sekolah penggerak.

Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi literasi numerasi dan karakter.

Batu Bara termasuk dari 111 kabupaten terpilih yang akan melaksanakan program sekolah penggerak, tutur Direktur Sekolah Dasar.

Masih menurt Mbakning, Kabupaten Batubara merupakan salah satu dari 2 (dua) kabupaten terpilih dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dalam pelaksanaan program Dukungan Kebersihan dan Perubahan Perilaku (Hygiene Behaviour Change) di Indonesia untuk Kesiapsiagaan Sekolah dalam Menghadapi Pandemi.

Bupati Kabupaten Batu Bara :  Program GIZ Harus Sukses

Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses

Hanya ada dua kabupaten di Indonesia yang terpilih yakni Kabupaten Batubara di Provinsi Sumatera Utara sebagai perwakilan dari wilayah Indonesia bagian Barat. Sedangkan Kabupaten Timor Tengah Selatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan perwakilan dari Indonesia bagian Timur, tutur Direktur SD.

Deputy Regional Manager HBCC-GIZ Program, Dr. Johann Leonardia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan Direktorat Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Dan Pemerintah Kabupaten Batubara atas dukungan terhadap inisiatif ini serta kesediaan sekolah terpilih menjadi model di Batubara untuk mencontoh penerapan pedoman dan intervensi ini.

Leonardia juga menekankan bahwa melalui komitmen sekolah dalam melakukan upaya bersama ini, semua pihak dapat belajar bersama dengan lebih baik tentang bagaimana langkah-langkah ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya oleh komunitas sekolah dan para pemangku kepentingannya.

Dengan melakukan hal ini, pelajaran berharga dan praktik baik terkait pedoman nasional untuk membuka kembali sekolah dapat kita wujudkan dan bagikan kepada seluruh Indonesia, seluruh Asia, dan seluruh dunia, sebut Leonardia melalui Zoom dari Fhilipina.(KRO/RD/Dhasam).

Continue Reading

headline