Connect with us

Headline

Pemkab Nisel Paparkan Dokumen Studi Rencana Induk Pembangunan Bandara Silambo

Published

on

4 views

RADARINDO.co.id-Nias Selatan: Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Pemkab Nisel) paparkan Dokumen Rencana Induk dan Rancangan Teknik Terinci pembangunan Bandara Silambo.

Paparan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Nisel, Jalan Arah Sorake Km. 5 Teluk Dalam, Rabu (11/11/2020).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Nisel, Fa’atulo Gulo menyampaikan bahwa pada bulan yang lalu, Pemkab.

“Nisel telah membahas masalah Amdal yang dihadiri oleh asisten II dan hari ini kita akan membahas studi rencana induk dan rencangan teknik terinci pembangunan Bandara Silambo,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2019 pihaknya akan telah menganggarkan pembangunan fisik Bandara Silambo itu. Namun karena ada kendala masalah Covid -19 sehingga terkendala, ungkapnya.

“Untuk penganggaran fisik selanjutnya karena perubahan aturan, maka penganggaran fisik bandara ini akan dianggarkan oleh Dinas PUPR Nisel”, tegasnya.

Ia menambahkan, dimana perencanaan consultan ini telah dimulai sejak bulan April 2020 yang lalu dan sehubungan dengan Covid-19 yang seyogyanya sudah siap pada bulan Juli 2020 yang lalu, dan kami perpanjang karena ada 3 bulan tidak bisa mengadakan tugas, sehingga baru saat ini diadakan kedua studi ini, ucapnya.

Fa’atulo Gulo menjelaskan bahwa rencangan teknik terinci ini adalah gambar desain dan RAB, itulah istilahnya dalam bandara.

Ia menyebutkan dimana pihaknya telah menyampaikan dokumen yang telah kita sampaikan dan dokumen tersebut ada dua tahap, sebab agar dalam perencanaan ini tidak berulang- ulang dan rencana kita ada 1.400 meter, walaupun nanti kita hanya bergerak untuk 1.000 meter dulu seperti perencanaan untuk memenuhi sebagai bandara perintis, sebutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada saat melakukan pematokan, masyarakat disekitar Bandara Silambo itu telah menunjukkan dukungan dari masyarakat Silambo, sehingga sampai saat ini tidak ada riak – riak dan permasalahan dari warga.

Dalam pertemuan ini, kami harap supaya para stakeholder untuk memberikan masukan demi kelancaran pembangunan Bandara Silambo ini.

Dalam arahannya, Bupati Nisel yang disampaikan oleh Sekda, Ikhtiar Duha menyampaikan bahwa warga Nisel sangat menggantungkan harapan terhadap kedua studi hari ini terkait pembangunan Bandara Silambo, ucapnya.

Pembangunan Bandara Silambo itu tidak segampang seperti apa yang kita harapkan, karena pembangunan Silambo ada 15 tahapan hingga kita bisa mendapatkan SK Kementerian Perhubungan untuk bisa melakukan pendaratan untuk dijadikan sebagai landasan.

Harapan masyarakat Nisel secara umum agar Bandara itu cepat kita menikmatinya, karena bandara tersebut satu kerinduan masyarakat, dan pintu gerbang kemajuan pariwisata kita.

“Kita harapkan 2021 Bandara Silambo itu, sudah bisa mendarat disana, dan ini bukan main – main, buktinya hari ini bisa kita laksanakan pertemuan ini untuk memperkuat rencana induknya dan rancangan teknik terinci, dan renacan timingnya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, dihadiri oleh Sekda Nisel, Ikhtiar Duha, Mewakili Kepala Bandara Binaka, Kasi Intel Satria P. Zebua, mewakili Kapolres Nisel, Kadishub, Kadis Pendidikan, dan sejumlah tokoh masyarakat di 4 Desa Wilayah Silambo. (KR/RD/Riswan Gowasa)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

BI Akan Terbitkan Rupiah Digital

Published

on

BI Akan Terbitkan Rupiah Digital

RADARINDO.co.id – Jakarta : Bank Indonesia (BI) akan segera terbitkan rupiah digital. Pihak BI sedang merumuskan Central Bank Digital Currency yang merupakan mata uang digital bank sentral.

Sementara itu, Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan mata uang digital akan diterbitkan dan diedarkan dengan industri jasa keuangan lain secara wholesales dan retail.

“Kami dalam proses merumuskan yang kami sebut Central Bank Digital Currency itu kami sedang rumuskan yang nanti kemudian BI akan terbitkan,” kata Perry, Kamis (25/2), sesuai dilansir dari republika.co.id.

Baca juga : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik 

Mata uang digital diedarkan melalui bank juga fintech. Dalam konteks ini, BI juga melakukan kerja sama yang erat dengan bank-bank sentral lain. Menurut Perry, antara bank sentral saling belajar dan membahas terkait digital currency tersebut.

Perry menyampaikan hal tersebut terkait dengan stance BI terhadap mata uang digital seperti Bitcoin.

Ia menegaskan bahwa BI melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat tukar mata uang. Merujuk pada Undang-Undang yang menyebut alat pembayaran yang sah di Indonesia adalah rupiah.

“Di Indonesia hanya ada mata uang yang disebut rupiah, jadi seluruh alat pembayaran baik menggunakan koin, uang kertas, uang digital itu harus menggunakan rupiah dan wewenangnya ada di BI,” katanya.

Baca juga : Terungkap, Stafsus Edhy Prabowo Beberkan Penyerahan Suap 

BI juga melakukannya di ranah sistem pembayaran. BI berkomunikasi erat dengan industri, termasuk bank dan fintech terkait hal ini.

“Kami dorong digitalisasi sistem pembayaran, ini dengan QRIS, sekarang semua bank pakai QRIS supaya bisa masuk kepada yang sangat ritel,” katanya.

BI juga mengatur interkoneksi digitalisasi bank yang dihubungkan dengan fintech. BI melakukan standarisasi, terkait uang elektronik, juga open API. Termasuk keberadaan bank digital yang dapat tersambung sistem BI-Fast Payment.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar Saadah Adakan Program Tahfizh Qur’an 

Sejumlah pihak berharap penerbitan rupaig digital dapat menjalin kerja sama dengan bank bank lain sebagai alat pembayaran resmi.  (KRO/RD/Togatorop)

Continue Reading

BUMN

BRI Sosialisasikan Nasabah Segera Ganti ATM Strip Magnetik Dengan Berbasis Chip

Published

on

BRI Sosialisasikan Nasabah Segera Ganti ATM Strip Magnetik Dengan Berbasis Chip

RADARINDO.co.id – Jakarta : Bank Rakyat Indonesia (BRI) melakukan sosialisasikan kepada nasabah yang masih memiliki kartu debit atau ATM yang masih menggunakan strip magnetik untuk segera diganti dengan kartu berbasis chip.

 

Semua kartu ATM sudah wajib menggunakan chip mulai akhir 2021. Pergantian kartu berbasis strip magnit menjadi cip sesuai ketentuan BI berdasarkan surat edaran Bank Indonesia No. 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015.

Total kartu ATM BRI yang sudah migrasi ke chip mencapai 81,06% dari total jumlah kartu ATM perseroan, saat ini. Masih terdapat sekitar 18% lagi dari jumlah ATM bank ini yang masih menggunakan strip magnetik.

Baca juga : Oknum PPK PTJT Dituding “Dalang” Manipulasi Jabatan PNS di Sumut

Demikian dikatakan Aestika Oryza Gunarto, Sekretaris Perusahaan BRI. Ia yakin migrasi kartu tersebut bisa tercapai sesuai waktunya sejalan dengan langkah yang dilakukan perseroan.

“Kami optimistis dapat memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

BRI juga mengedukasi nasabah untuk melakukan transaksi tunai tanpa kartu dengan menggunakan Aplikasi BRImo, yang dapat dilakukan di 92% ATM dan CRM BRI.

Baca juga : Yayasan Rumah tahfizh Anwar Saadah Adakan Program Hafizh Qur’an 

Adapun total jumlah ATM dan CRM bank ini mencapai 20.600 dan tersebar di seluruh Indonesia. Penggantian kartu debit berbasis strip magnetik menjadi cip sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia No. 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015 tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number pada Kartu ATM dan / atau Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia.

Sejumlah pihak dan nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyambut baik sosialisasi tersebut.
(KRO/RD/TOGATOROP)

Continue Reading

Headline

Kecamatan Kampar Kiri Hulu Laksanakan Musrembang

Published

on

Kecamatan Kampar Kiri Hulu Laksana Musrembang

RADARINDO.co.id-Kampar : Kecamatan Kampar Kiri Hulu laksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Bupati Kampar yang diwakili Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, beserta Staf Ahli Henry Dunan, Camat Kampar Kiri Hulu Dasril, Danramil, Kapolsek, Kades, Tokoh Masyarakat, serta Unsur Perangkat Desa lainnya yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kampar Kiri Hulu, Kamis (25/02/2021).

Dalam Musrenbang tersebut, Azwan  menyampaikan bahwa Penjaringan aspirasi yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menghasilkan usulan rencana program dan kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),  dan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran sementara serta Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022.

Baca juga : Sabu Senilai 4 Milyar Berhasil Diamankan Sat Narkoba Polresta DS 

Azwan memaparkan Musrenbang ini bertujuan Melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah Kabupaten Kampar.

Bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022, tertuang bahwa Visi pembangunan Kabupaten Kampar terwujudnya Kabupaten Kampar sebagai Wilayah Industri dan Pertanian yang Maju dengan Masyarakat yang Religius.

“Beradat, Berbudaya dan Sejahtera, dimana apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini telah disesuaikan dengan Prioritas Nasional dan Provinsi Riau dimasa pandemi Covid-19”, ucap Azwan.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa, Tema Pembangunan Kabupaten Kampar Tahun 2022 diarahkan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan  penguatan jaringan sosial masyarakat.

Baca juga : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik 

Dalam menjalankan kehidupan normal yang baru dengan fokus pada peningkatan efisiensi pembangunan dan produktivitas masyarakat yang berbasis pada pengembangan Pertanian, Industri, Pariwisata, dan Investasi, derta memperkuat sistim kesehatan Daerah.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbudaya, bertakwa dan berdaya saing, serta pengembangan wilayah dan Infrastruktur yang terintegrasi dalam Pengelolaan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan.

Tujuan dari tema Pembangunan tersebut memiliki tujuan yang akan dicapai dengan prioritas yakni Pemulihan dampak pandemi Covid-19 secara berkelanjutan sesuai dengan tatanan kehidupan normal baru.

Peningkatan kualitas hidup dan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan. Membangkitkan ekonomi kreatif berbasis potensi unggulan daerah, jelas Azwan.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar Saadah Adakan program Tahfizh Qur’an 

Peningkatan infrastruktur dan daya dukung lingkungan hidup; Peningkatan pelayanan publik dan kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya.

Musyawarah Perencanaan  Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat Kecamatan ini akan dilaksanakan selama sepekan, dimulai pada hari ini Senin-Jumat (22 s/d 26 Februari 2021) untuk 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar.

Sedangkan untuk pelaksanaannya nantinya akan dibagi dalam lima tim yang setiap tim akan membawahi 4-5 kecamatan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19. (KRO/RD/Diskom/SM)

Continue Reading

headline