Connect with us

Headline

Dampak Longsor Medan-Berastagi Lumpuhkan Parawisata

Published

on

20 views

RADARINDO.co.id – Tanah Karo : Dampak peristiwa longsor yang melumpuhkan arus Lalulintas ruas Jln. Jamin Ginting, Kamis (4/12) dan Jumat (5/12) kemarin, menyebabkan pihak di hotel di Berastagi mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat tamu-tamu hotel menunda untuk menginap.

Selain pihak hotel, perkoper sayur-mayur juga mengalami kerugian besar, sebab sayur yang telah dibeli sebelumnya mengalami kerusakan karena bermalam di tengah jalan. Sinulingga salah satu perkoper sayur mayur ke Medan mengaku rugi akibat longsor karena barangnya dagangannya terpaksa menginap di jalan dan keesokan harinya dibawa ke Medan terpaksa menjual murah, singkatnya.

Direksi Hotel Grand Orri Berastagi, Drs. Sipken Ginting, Minggu (6/12) mengatakan, pihaknya mengalami kerugian puluhan juta saat itu, karena rombongan tamu hotelnya dari Binjai terpaksa menunda mengunakan fasilitas kamar hotel akibat peristiwa longsor kemarin, melansir dari waspada.

Kendatipun demikian, pihak hotel Grand Orri tetap optimis, karena wisatawan dari luar daerah akan tetap ramai datang ke Berastagi sebab ruas jalan Nasional ini telah normal kembali. GM Hotel Sinabung Hills, F. Pasaribu mengatakan, dampak terganggunya arus Lalulintas Medan-Berastagi kemarin menyebabkan hotelnya juga mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Terutama di saat weekend kata Pasaribu. Kamar hotelnya yang seharusnya terisi 90 persen, tetapi yang terisi hanya 40 persen saja. Berarti 50 persen kamar tidak terisi, jelasnya.

GM Hotel Internasional Sibayak Berastagi Achmad Zulham menambahkan, paska terjadi bencana alam longsor di ruas jalan Medan-Berastagi, tamu-tamu ataupun grup yang sebelumnya telah memesan kamar hotel, kemudian menundanya untuk menginap, karena perjalanan mereka terganggu ke Berastagi.

Hal yang sama juga terjadi di Taman Simalem Resort kata Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Sumut itu. “Banyak tamu yang seharusnya menginap di sana hari Jumat (4/12), tapi mereka mengkensel akibat longsor itu”, ujarnya.

Namun saat ini ruas jalan sudah kembali normal, sehingga tamu atau wisatawan yang hendak berdarmawisata ke pegunungan Berastagi tidak perlu khawatir lagi, karena jalan telah dibersihkan dari material longsor. Demikian Achmad Zulham. (KRO/RD/wspda)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *