Connect with us

Belawan

PNM Mekar Medan Labuhan Kecewakan Nasabah

Published

on

14 views

RADARINDO.co.id-Belawan: Sejumlah Nasabah Kelompok Salam Bahagia Lingkungan XII di Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, sangat kecewa kepada pihak PNM Mekar Medan Labuhan yang kesannya hanya obral janji tentang bantuan UMKM dari Pemerintah.

Pasalnya bantuan UMKM sebesar Rp2.400.000 hingga kini tak kunjung keluar dari pihak PNM Mekar sudah tiga bulan lamanya.

Menurut keterangan beberapa Nasabah PNM Mekar kelompok Salam Bahagia yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (8/12/2020) kepada wartawan mengatakan, “Kami sangat kecewa kali bang kepada pihak PNM Mekar, mereka hanya obral janji kepada kami akan diberikan bantuan sebesar Rp2.400.000,

“Jika cicilan pinjaman sebelumnya dapat dibayar setengah,” ucapnya.

“Tetapi setelah kami bayar cicilan pinjaman tersebut bahkan sampai ada yang sudah lunas cicilannya,”kalau kita tanya Bang kepada petugas Mekar tentang bantuan tersebut, “Sabar ya Bu, kalau sudah keluar kami antar ke rumah”, ujar nasabah menirukan ucapan petugas PNM Mekar.

“Ironisnya lagi Bang, bantuan tak kunjung keluar namun kutipan cicilan dikutip terus oleh pihak Petugas Mekar, yach otomatis kami sangat kecewa apa lagi kami sangat membutuhkan bantuan tersebut,” jesalnya.

“Untuk itu kami meminta kepada pihak PNM Mekar agar bantuan UMKM yang diberikan oleh Pemerintah supaya dikeluarkan secepatnya. “Kami sangat membutuhkan bantuan tersebut apa lagi di suasana Pandemi Covid-19 ini,” harap Nasabah

Ketika hal ini dikonfirmasikan wartawan kepada pihak PNM Mekar yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, memang kita ada mengatakan agar cicilan pinjaman yang lalu harus dibayar setengah kepada nasabah,agar bantuan tersebut dapat dikeluarkan.

Mengenai bantuan UMKM untuk Nasabah PNM Mekar sudah kita ajukan sebelumnya ke BNI pusat, dan kita tinggal menunggu kapan keluarnya,”Tandasnya. (KRO/RD/Ganden)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *