Connect with us

Asahan

Bupati Asahan Pimpin Rakor Satgas Covid-19 Asahan

Published

on

34 views

RADARINDO.co.id-Asahan : Bertempat di Posko Satuan tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, Bupati Asahan, H Surya BSc, Ketua DPRD Kab Asahan, Kapolres Asahan, Ketua PN, Dandim 0208/AS (Mewakili), Kajari Kisaran (mewakili),  Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs Jhon Hardi Nasution MSi, para Asisten,.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr.Elfina br.Tarigan, MKT, Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan H.Rahmat Hidayat Siregar S.Sos, MSi, Beberapa OPD, dan Tim Satgas Covid-19, Kamis (21/01/2021).

Bupati Asahan menyampaikan bahwa dalam Surat Edaran Nomor 360/0122 tanggal 7 Januari 2021 tentang optimalisasi kembali posko satuan tugas penanganan Covid-19  Kabupaten Asahan, agar semua pihak dapat mengoptimalkan kembali penerapan protokol kesehatan, mengingat sampai saat ini jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Asahan terus meningkat.

Perlu adanya evaluasi dan tindakan nyata dalam penanganan serta antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Asahan.

Kebijakan yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 sesuai dengan Peraturan Bupati Asahan no. 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Kabupaten Asahan, antara lain:

1. Penerapan protokol kesehatan bagi perorangan berupa: menggunakan masker jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya, mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Sementara itu penerapan protokol kesehatan bagi Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, penanggung jawab tempat dan fasilitas umum, berupa: sosialisasi, edukasi dan penggunaan berbagai media informasi terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19, penyediaan sarana Cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, upaya identifikasi dan pemantauan kesehatan bagi setiap orang yang akan beraktivitas di lingkungan kerja, upaya pengaturan jaga jarak, pembersihan dan disinfeksi lingkungan secara berkala, penegakan kedisiplinan pada masyarakat yang beresiko dalam penularan Covid-19, fasilitas deteksi dini dalam penanganan kasus untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

2. Pelaksanaan operasi Yustisi dilakukan secara rutin oleh pemerintah Kabupaten Asahan bersama dengan TNI/POLRI.

3. Pemberian cairan disinfektan terhadap Rumah Ibadah dan Pelayanan masyarakat (Kantor Pemerintahan).

4. Penyemprotan cairan disinfektan terhadap fasilitas umum secara berkala.

5. Pemberian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat.

6. Pembelajaran Masih dilakukan secara daring.

7. Penundaan kegiatan Car Free Day (CFD) sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Untuk memperketat kebijakan tersebut, maka akan diberlakukan sanksi baik lisan maupun tertulis, apabila terjadi pelanggaran dalam penerapan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Asahan.

Sementara terkait kesiapan Kabupaten Asahan dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, di Bupati Asahan menginstruksikan agar dalam pelaksanaan vaksinasi tetap memperhatikan SOP dan protokol kesehatan.

Bupati juga menyampaikan untuk Kick Off pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Asahan direncanakan awal Pebruari 2021 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan yang diawali 10 orang pejabat Publik dan Pengurus Asosiasi profesi Tenaga Kesehatan.

Setelah Pelaksanaan Kick Off Vaksinasi Covid 19 akan dilanjutkan pelaksanaan Vaksinasi terhadap Tenaga Kesehatan yang ada di Kabupaten dan sesuai laporan dari Kadis Kesehatan sejumlah 2155 orang.

Sesuai Surat Keputusan Dirjend Pencegahan dan Pengendalian penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk teknis Pelaksanaan Vaksinasi menyebutkan  ada beberapa kondisi yang membuat Vaksin Covid 19 tidak dapat diberikan antara lain tekanan darah 140/90, Pernah terkonfirmasi Covid 19, sedang hamil, mempunyai gejala ISPA, sedang menjalani perawatan terhadap kelainan darah, menderita penyakit jantung, menderita penyakit autoimun sistemik, penyakit ginjal, penderita penyakit saluran pencernaan kronis, penderita kanker.

Sementara itu di tempat yang sama Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK secara tegas menyampaikan agar penerapan Protokol pencegahan Covid 19 di Kabupaten Asahan benar benar dilaksanakan.

“Saya berharap kepada Satuan Tugas Percepatan Covid 19 agar benar benar melaksanakan tugas dan Fungsinya sesuai dengan aturan yang ada dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Asahan”, tegas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Asahan juga menghimbau Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Asahan untuk melaksanakan Instruksi Gubsu Nomor 188.54/1/INST/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam rangka pengendalian penyebaran Civid 19 antara lain :

1. Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home sebesar 50% dan Work From Office 50% dengan tetap melakukan Protokol kesehatan secara  lebih ketat.

2. Kegiatan restoran (makan/minum) sebesar 50 %, dan untuk layanan antar tetap diijinkan.

3. Pembatasan Jam Operasional tempat Hiburan  sampai dengan pukul 22.00 Wib.

4. Penggunaan tempat Ibadah dengan penerapan Protokol kesehatan secara lebih ketat.

5. Kegiatan sosial Kemasyarakatan dan keagamaan lainnya dengan pembatasan Maksimal 50 %.

Mengakhiri rapat koordinasi tersebut, Bupati Asahan berharap adanya peningkatan motivasi dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Covid-19 di Kabupaten Asahan dengan senantiasa menerapkan 3M+1, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. (KRO/RD/AS)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Asahan

Forkopincam Pulau Rakyat Himbau Pemilik Warung Tuak dan Karaoke Sepanjang Jalinsum di Tutup 

Published

on

Forkopincam Pulau Rakyat Himbau Pemilik Warung Tuak dan Karaoke Sepanjang Jalinsum di Tutup 

RADARINDO.co.id-Asahan : Forkopincam Pulau Rakyat Himbau Pemilik Warung Tuak dan Karaoke Sepanjang Jalinsum di Tutup. Forkompincam Kecamatan Pulau Rakyat meminta tempat karaoke dan warung yang menjual minuman keras/tuak dikawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Pulau Rakyat ditutup selama bulan Ramadhan.

Hal itu disampaikan oleh Camat Pulau Rakyat, Aspihan SH, MM didampingi Kapolsek Pulau Raja AKP Maralidang Harahap dan Danramil 16 Pulau Rakyat yang diwakili Serda H. Marpaung kepada 6 orang pemilik warung/cafe dan hiburan karaoke, bertempat di aula kantor Kepala Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (08/04).

Dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Orika, Rusli M mengatakan, Pemerintah Desa Orika telah mendapat laporan dari Masyarakat bahwa ada beberapa warung di pinggir Jalinsum membuka warung tuak dan karaoke hingga tengah malam. Padahal, Kepala Desa Orika pada 25 Januari 2021 telah mengintruksikan kepada pemilik warung di kawasan tersebut sudah memberikan himbauan, yakni :

Baca juga : Upaya Kudeta Gagal di Yordania

1. Menjaga Keamanan, Ketertiban dan Kebersihan.

2. Tidak dibenarkan menjual Miras.

3. Tidak menyediakan Tempat Maksisat, dan Perjudian.

4. Dilarang keras menjual Narkoba, 5. Agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yaitu Memakai Masker, Menyediakan Tempat Cuci Tangan, Jaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

“Itu sudah Kami intruksikan serta memberikan himbauan ada 6 poin itu pak Kapolsek, bahkan kami telah memberikan batas toleransi buka sampai pukul  22 Wib, tetapi  kenyataannya himbauan itu mereka langgar, buka hingga tengah malam,“ ujar Kades Orika Rusli M.

Sementara itu Camat Pulau Rakyat, Aspihan, SH, MM mengatakan, seminggu yang lalu pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Forkopincam Kecamatan Pulau Rakyat tentang keresahan Masyarakat.

Untuk itu Pemerintah Kecamatan Pulau Rakyat melalui suratnya Nomor : Nomor : 005/143 Tanggal 05 April 2021 menyurati Kepala Desa Orika perihal penertiban warung pinggir jalan Lintas Sumatera tersebut.untuk mengundang pemilik warung/Pakter tuak dan yang menyediakan karaoke untuk mencari jalan solusi agar tidak menjadi keresahan masyarakat dan mengganggu Kamtibmas menjelang bulan suci Ramdhan maupun Hari Raya Idul Fitri.

Forkopincam Pulau Rakyat Himbau Pemilik Warung Tuak dan Karaoke Sepanjang Jalinsum  di Tutup 

Forkopincam Pulau Rakyat Himbau Pemilik Warung Tuak dan Karaoke Sepanjang Jalinsum di Tutup

Menanggapi hal itu, Kapolsek Pulau Raja AKP Maralidang Harahap menyatakan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Desa Orika tersebut ada benarnya, bahwa dari beberapa warung/cafe di pinggir Jalinsum itu ada yang menjual tuak dan menyediakan karaoke. Bahkan penjualannya merupakan pendatang dari luar daerah yang selama ini juga tidak pernah melapor ke Pemerintah setempat, dan tidak jelas asal usulnya tinggal mereka.

Menurut Kapolsek karena dirinya telah masuk ke salah satu warung tersebut membuktikan ada menjual minuman tuak dan terdapat seorang wanita mengaku janda berjoget ria dengan laki-laki peminum tuak.

“Hal itu benar adanya pada saat  kami masuk ada tuak di atas meja, mungkin karena sudah ada tampak datang patroli polisi mau masuk minuman botol (miras, red) disembunyikan, saya tidak tau itu. Lagi pula dikaitkan dengan situasi pandemi Covid-19 mereka tidak mengindahkan Prokes,“ terang Kapolsek.

Diakhir penyambutannya Kapolsek mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Orika yang telah mengundang pemilik warung/cafe guna mengambil solusi yang terbaik sebelum permasalahannya menjadi besar.

“Intinya tidak mengganggu ketertiban umum khususnya di bulan suci Ramadhan, apagi tepat itu jalan umum yang sering melintas para pejabat,” kata Kapolsek.

Dalam kesempatan tanya jawab Esward Sugianto (45) warga Desa Tunggul 45, Kecamatan Pulau Rakyat yang merupakan salah seorang pemilik warung pinggir Jalinsum mengatakan warungnya hanya menjual minuman teh manis, kopi dan makanan Indomie yang memiliki ruang hiburan karaoke memakai peredam sehingga tidak kedengaran keluar

“Sejak tahun 2015 saya sudah berjualan disini, tidak pernah sekalipun ada masalah keributan karena saya tidak jual tuak. Saya mohon warung saya dan tempat karaoke bisa tetap buka dengan mematuhi ketentuan yang ada,“ pinta Edward.

Hal senada disampaikan Candra Siregar, warga Blok Songo, Labusel, ia juga berharap warung tuaknya bisa buka di bulan Ramadhan dan mentiadakan karaoke serta akan mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Desa maupun Kecamatan.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Alasannya, karena istrinya baru operasi melahirkan dan sedang membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Tolonglah pak kalau bisa warung tuak saya tetap buka, karaoke tidak karena itu yang selalu menjadi masalah “ harapnya.

Kesimpulan akhir diperoleh kesepakatan pemilik warung diwajibkan membuat surat penyataan di atas materai Rp 6.000 yang intinya antara lain :

1. Menjaga Keamanan, Ketertiban dan Kebersihan.

2. Tidak menjual miras/tuak.

3. Tidak menyediakan Tempat Maksiat, Perjudian dan Karaoke.

4. Tidak menjual/transaksi Narkoba.

5. Mematuhi Prokes.

6. Bersedia menutup usaha warung/kios tepat pukul 20.00 WIB. (KRO/RD/FT)

Continue Reading

Asahan

Tim Pemenangan Surya – Taufik Kecamatan Pulau Rakyat Upah-upah Bupati dan Wakil Bupati Asahan

Published

on

Tim Pemenangan Surya - Taufik Kecamatan Pulau Rakyat Upah-upah Bupati dan Wakil Bupati Asahan

RADARINDO.co.id-Asahan : Tim Pemenangan Surya – Taufik Kecamatan Pulau Rakyat Upah-upah Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Tim Kemenangan Surya-Taufik (ST) 20 dan Tim Pemenangan Surya Taufik dari Persaudaraan Masyarakat Kristen Asahan Atas (PERMAKAS) menggelar syukuran dan upah-upah, mengulosi H. Surya, Bsc atas dilantiknya menjadi Bupati Asahan dan Taufik Zainal Abidin, S.Sis, MSi sebagai Wakil Bupati Asahan.

Acara syukuran ini digelar di rumah kediaman Ketua Tim Kemenangan ST 20, Ngadio di Dusun I Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupeten Asahan, Jum’at (26/3).

Baca juga : Kapolda Sumut Perintahkan Perketat Pengamanan Antisipasi Aksi Teror

Bupati Asahan, H. Surya Bsc dalam sambutannya menyampaikan dirinya tidak dapat hadir bersama Wakil Bupati Asahan Taufik ZA karena beliau memenuhi undangan di kantor Gubernur Sumatera Utara tentang pengawasan keuangan negara.

im Pemenangan Surya - Taufik Kecamatan Pulau Rakyat Upah-upah Bupati dan Wakil Bupati Asahan.  Tim Kemenangan Surya-Taufik (ST) 20 dan Tim Pemenangan Surya Taufik dari Persaudaraan Masyarakat Kristen Asahan Atas (PERMAKAS) menggelar syukuran dan upah-upah, mengulosi H. Surya, Bsc atas dilantiknya menjadi Bupati Asahan dan Taufik Zainal Abidin, S.Sis, MSi sebagai

Tim Pemenangan Surya – Taufik Kecamatan Pulau Rakyat Upah-upah Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Selanjutnya Bupati Surya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kecamatan Pulau Rakyat yang telah memberikan hak suaranya untuk memilih pasangan Surya-Taufik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Dalam kesempatan ini, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Pulau Rakyat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Asahan demi kesejahteraan masyarakat sesuai harapan yang terkandung dalam Visi Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk melupakan perbedaan pada masa Pilkada yang lalu, karena Pilkada sudah selesai.

“Kini saatnya kita bergandeng tangan dalam membangun Kabupaten Asahan demi Kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan,” tandas Bupati.

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah 

Dalam pelaksanaan upah-upah tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Titik Sugiharto Surya dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Yusnila Indriati Taufik.

Acara tersebut dihadiri sejumlah kepala dinas, kepala badan Pemkab Asahan, Camat Pulau Rakyat, Aspihan, SH, MM, Forkompincam, PERMAKAS Asahan, Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kec Pulau Rakyat, AMPI Pulau Rakyat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh Tim Pemenangan ST 20.(KRO/RD/FT)

Continue Reading

Asahan

Penerbitan Sertifikat Tanah di Desa Manis di Diduga Cacat Hukum

Published

on

Penerbitan Sertifikat Tanah di Desa Manis di Diduga Cacat Hukum

RADARINDO.co.id-Asahan : Penerbitan Sertifikat Tanah di Desa Manis di Diduga Cacat Hukum.

Penerbitan sertifikat tanah atas nama Alm SA diduga cacat hukum. Penerbitan Sertifkat tanah Nomor 02.07.03.05.10XXXX seluas 1.504 meter atas nama SA di Dusun VI Desa Manis, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan diduga cacat hukum administrasi.

Karena surat keterangan ganti rugi antara Abdul Khoir (AK) dengan SA tidak benar dan terkesan rekayasa.

Hal itu terungkap pada musyawarah penyelesaian masalah tanah milik ahli waris Almarhum Salam ES yang dihadiri istri almarhum SA, yaitu Endang Purwaningsih didampingi anaknya Budi Ramanda Amwar.

Kemudian Wahyudin Aswad, Dewi Repelita, Golkariyati Zannah, dan Ababul Khoir selaku pihak ahli waris Almarhum Salam ES yang dimediasi oleh Kepala Desa Manis, Syupian di ruang kantor desa tersebut, Senin (22/2/2021).

Menurut Wahyudin Aswad selaku ahli waris tertua Alm. Salam ES, kejanggalan-kejanggalan lain dalam Surat Ganti Rugi tersebut tidak ada tanda tangan jiran batas, juga tidak diketahui Kepala Desa dan tanda tangan ahli waris bukan yang sebenarnya.

Baca juga : Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru di Asahan Ditangkap Polisi

Selain itu dalam surat hibah yang dibuat dan surat keterangan menguasai sebidang tanah seluruh tanda tangan AK tidak sesuai.

Begitu juga Alas Hak dasar tanah dibuat Surat Pernyataan mengusahai sebidang tanah dengan alasan bahwa tanah tersebut belum pernah disuratkan.

Sesuai keterangan almarhum SA semasa hidupnya kepada Kepala Desa Manis Syupian. Sedangkan seharusnya hal ini tidak bisa dilakukan karena tanah tersebut sudah memiliki surat resmi namun telah hilang sesuai laporan kehilangan yang diterbitkan Polres Asahan No. LKB/1544/VII/2009 sesuai laporan almarhum SA,“ terang Aswad.

Ia menerangkan dalam surat ukuran tanah tersebut ada terdapat tanah milik ahli waris lainnya yakni AK yang bukan milik almarhum Syaiful Anwar.

Diduga menyerobot milik Ababul Khoir Bahkan Kepala Desa juga merasa sangat dibohongi oleh Almarhum SA karena adanya Surat Tanah yang ganda sengaja dibuat Alm. SA dengan alasan sama, bahwa surat tanah tersebut belum pernah dibuat sehingga surat tanah tersebut diterbitkan.

Penerbitan Sertifikat Tanah di Desa Manis di Diduga Cacat Hukum

Penerbitan Sertifikat Tanah di Desa Manis di Diduga Cacat Hukum

“Karena surat tersebut ganda (ada dua – red) maka salah satu surat tersebut telah ditarik dan dimusnakan, sedangkan satunya lagi masih berada di salah satu bank dijadikan sebagai agunan. Saya selaku anak tertua dari almarhun Salam ES meminta kepada Kepala Desa Manis untuk menarik surat yang berada di bank tersebut dan segera diperbaiki karena tanda tangan semua ahli waris dipalsukan,“ tegasnya.

Masih kata Aswad, dalam musyawarah juga dihadiri istri almarhum SA dan semua ahli waris, ia minta kepada agar surat tersebut dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya agar tidak ada kebohongan yang berkepanjangan dan juga mengajukan pembatalan ke BPN guna untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Hal ini harus dilakukan karena sudah memenuhi unsur untuk dilakukannya suatu pembatalan Sesuai Permen Agraria BPN No. 9 Tahun 1999 Pasal 106 JO 107 cacat hukum administrasi dan kesalahan dalam perhitungan luas tanah dan adanya dugaan pemalsuan surat,“ tandas Aswad.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa ? 

Secara terpisah Kepala Desa Manis Syupian yang   dikonfrmasi wartawan   melalui  handphone, Minggu (28/2/2021) membenarkan adanya penerbitan Sertifikat Tanah atas nama SA yang diduga bermasalah.

Juga membenarkan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan melalui musyawarah antar kedua belah pihak di kantor Pemerintahan Desa Manis.

Kedua   belah pihak telah membuat pernyataan  sepakat  bahwa surat   tanah   tersebut ditarik dan dibatalkan.

“Kalau surat tanah sudah ditarik dan sudah sampai ke tangan saya ya kita batalkan sesuai keinginan Wahyudin Aswad dan pihak yang bersangkutan sesuai musyawarah,“ Ujar Kades Syupian. (KRO/RD/FT)

Continue Reading

headline