Connect with us

Headline

Tiga RSUD di Jember Tak Bisa Gunakan APBD

Published

on

9 views

RADARINDO.co.id-Jember: Kegiatan operasional di tiga Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Jember, yakni RSD dr. Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat terdampak tidak adanya Peraturan Bupati atau Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021.

Direktur RSD dr. Soebandi Jember dr Hendro Soelistijono mengatakan rumah sakit ada keunikan fleksibilitas keuangan yang berbeda dengan peraturan presiden yang mengatur hal itu.

“Selama belum ada surat keputusan bupati untuk pengguna anggaran, kami tidak bisa menggunakan anggaran. Namun, ada hal-hal yang tidak bisa kami tunda yang nantinya bisa berdampak pada pelayanan, harus dibayar,” katanya sesuai dilansir dari Antara di Jember, Rabu, (20/01/2021).

Bupati Jember Faida sudah mengajukan Perbup APBD 2021 kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada awal Januari 2021. Tetapi ditolak karena anggarannya hampir sama dengan Perda.

Pemkab Jember kemudian diminta melakukan revisi dengan anggaran wajib, rutin dan mengikat, tetapi revisi itu belum dilakukan oleh Bupati Faida.

Menurut Hendro, beberapa hal yang tidak bisa ditunda dari operasional rumah sakit itu, antara lain pembayaran rekening listrik, telepon, air, dan kebutuhan obat.

Untuk itu, pihaknya menggunakan surat keputusan direktur RSD dr. Soebandi dalam penggunaan anggaran rumah sakit.

“Kami sudah telepon Badan Pemeriksa Keuangan terkait hal itu. Intinya tidak boleh menggunakan uang rumah sakit tanpa ada SK pengguna anggaran, tapi karena mendesak, ya dipersilakan,” tuturnya.

Lebihlanjut Hendro menjelaskan status tiga rumah sakit daerah di Jember adalah Badan Layanan Umum sehingga pendapatan rumah sakit hanya “mampir” di penganggaran APBD, sebelum digunakan lagi oleh rumah sakit tersebut.

Hendro memperkirakan kebutuhan operasional RSD dr. Soebandi aman hingga akhir Januari 2021 karena pihaknya punya formularium dengan memprioritaskan kebutuhan mendesak saja dalam menggunakan anggaran sebelum ditetapkan Perbup atau Perda APBD Jember Tahun 2021.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur RSD Kalisat drg. Kunin Nasihah yang mengatakan pihaknya masih menunggu SK pengguna anggaran dari Perbup atau Perda APBD Jember Tahun Anggaran 2021, tetapi untuk kebutuhan rutin dan mengikat terpaksa harus menggunakan SK Direktur.

“SK Direktur itu untuk mencairkan anggaran dalam membayar kebutuhan rutin, seperti tagihan air, listrik dan telepon sambil mennggu SK pengguna anggaran turun,” tuturnya.

Untuk hal-hal yang berkaitan dengan pihak ketiga, lanjut dia, manajemen RSD Kalisat akan mengatur penundaan pembayaran sehingga pekerjaan tersebut tetap bisa dilakukan.

“Kami mengeluarkan anggaran untuk hal-hal yang krusial yang akan berdampak pada pelayanan rumah sakit, namun diharapkan Perbup APBD 2021 bisa segera ditetapkan,” katanya.

Ketiadaan APBD 2021 di Jember tidak berdampak pada penghentian layanan kesehatan di rumah sakit daerah, namun biaya operasional untuk rumah sakit menjadi tersendat.

Sejumlah pihak juga berharap, kegiatan di tiga RSUD Jember agar tetap berjalan seperti biasa. Mengingat pelayanan kesehatan masyarakat hal yang urgent karena menyangkut kemanusiaan. (KRO/RD/Betris/Asni)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belawan

Polres dan Marinir Belawan Bagikan Masker Sambil Bersepeda

Published

on

Polres dan Marinir Belawan Bagikan Masker Sambil Bersepeda

RADARINDO.co.id-Belawan: Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan bersepeda bersama Prajurit Yon Marhanlan I Belawan dalam rangka Sinergitas TNI Polri dalam menjaga Harkamtibmas, Sabtu (6/3/2021) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Rombongan yang terdiri dari para PJU dan personil Polres Pelabuhan Belawan serta Prajurit Marinir Belawan, selain bersepeda juga membagikan masker.

Baca Juga : Pelantikan DPW KMDT Sumut Berlangsung Sukses

Kegiatan dimulai dengan pelepasan rombongan dari Mako Polres Pelabuhan Belawan Oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. Mhd R Dayan, SH, MH didampingi Wakapolres Kompol Herwansyah Putra, SH, MSi dan Kabag Ops Kompol M. Nasution SH.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju Polsek Belawan dengan mengambil rute jalan raya pelabuhan, simpang kampung salam, jalan stasiun, jalan serma hanafiah dan finish di Polsek Belawan.

Baca Juga : Lima Orang Warga Gunungsitoli Terkonfirmasi Covid-19 Kini Dinyatakan Sehat

Ditengah perjalanan, Kapolres beserta rombongan menyempatkan diri menyapa warga dan membagikan masker kepada warga yang melintas di Simpang Pompa Belawan.

Tak lupa Kapolres menghimbau warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran covid19. (KRO/RD/Ganden)

Continue Reading

Headline

Pelantikan DPW KMDT Sumut Berlangsung Sukses

Published

on

Pelantikan DPW KMDT Sumut Berlangsung Sukses

RADARINDO.co.id-Medan: Pelantikan DPW KMDT Sumatera Utara berlangsung sukses. Pelantikan susunan kepengurusan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) wilayah Sumatera Utara diadakan di hotel Danau Toba, Jln Imam Bonjol Medan, Kamis (04/03/2021).

Sementara itu, Ketua Komite Masyarakat (KMDT) Edison Manurung mengatakan pelantikan Pengurus DPW KMDT Provinsi Sumatera Utara periode 2021-2026 yang kita laksanakan ini diisi oleh orang orang yg berkopeten sesuai bidang masing-masing.

Baca Juga : Lima Orang Warga Gunungsitoli Terkonfirmasi Covid-19 Kini Dinyatakan Sehat

“Kombinasi pengurusan ada dari kalangan DPR, pejabat dan pegawai Pemda yg nanti nya dengan pengurusan yg baru dilantik ini dapat mendongkrak percepatan wisata danau Toba”, ungkapnya.

Usai pelantikan KMDT dilanjutkan dengan acara gelar Focus Group Discussion (FGD) dengan topic Percepatan Destinasi Pariwisata dan UMKM Ekonomi Kreatif, kata Edison Manurung,

Menurut Edison Manurung, yang menjadi narasumber pada FGD tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr Sandiga Salahuddin Uno, BBA MBA.

Ketua MPR-RI, H Bambang Susetyo SE, MBA, Menteri Koperasi dan UMKM, Drs Teten Masduki, Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi, Direktur Utama BPODT, dan Bupati Tapanuli Utara/Koordinator KMDT se-Kawasan Danau Toba, Nikson Nabababan.

Baca Juga : Atlet Nasional Tenis Meja Tak Divaksin, Sikap Kemenpora Patut Dipertanyakan

Edison menambakan, FGD menjadi salah satu bagian penting, dimana nantinya akan dibahas berbagai hal dan masukan guna mendorong percepatan pembangunan kawasan Danau Toba menjadi destinasi wisata yang mendunia di era Pemerintahan Presiden Jokowi, ungkapnya.

Seluruh Pengurus KMDT Sumut berharap muda mudahan percepatanya wisata danau Toba dapat berjalan dengan baik dan lancar dan hasilnya nantinya tentu akan bisa dirasakan masyarakat.

Hal tersebut juga di katakan salah satu anggota KMDT, Saputra Elisabet Tambunan mengatakan dengan adanya kami disana nantinya dapat mengatur keramba kerambah disana dengan indah dengan mengaturan pusat dan daerah dan program menciptakan SDM unggul dan UMKM untuk memajukan ekonomi daerah, ungkapnya.(KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading

Headline

Lima Orang Warga Gunungsitoli Terkonfirmasi Covid-19 Kini Dinyatakan Sehat

Published

on

Lima Orang Warga Gunungsitoli Terkonfirmasi Covid-19 Kini Dinyatakan Sehat

RADARINDO.co.id-Gunungsitoli: Lima orang warga kota Gunungsitoli yang terkonfirmasi covid-19 kini sudah sehat. Hal itu disampaikan Kadis Kominfo Kota Gunungsitoli Onahia Telaumbanua ST,MT selaku juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli, diruang kerjanya, Rabu (3/3/2021).

“Setelah menjalani masa isolasi selama beberapa waktu, 5 orang pasien terkonfimasi positif Covid-19 akhirnya dinyatakan sehat sehingga total yang sudah dinyatakan sehat sampai dengan saat ini sebanyak 676 orang,” ucap Onahia.

Baca Juga : Diduga Kasus Suap, Dua Pejabat DJP Dicekal Keluar Negeri

Sementara jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 sampai dengan saat ini tetap sebanyak 694 orang dan jumlah yang meninggal dunia tetap sebanyak 17 orang.

Sedangkan pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan/isolasi sebanyak 1 orang. Masyarakat kota Gunungsitoli khususnya dan Kabupaten Nias pada umumnya mengaku senang atas warga yang sembuh akibar terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga : Wali Kota Medan Temui Fasilitas Tidak Berfungsi Saat Sidak ke RS Pringadi

“Kita sama sama berdoa pada Tuhan, semoga virus corona di Indonesia lekas berakhir. Agar kita bisa beraktivitas seperti biasa”, ujarnya kepada Kepala Biro RADARINDO.CO.ID GROUP KORAN RADAR Harefa. (KRO/RD/TH)

Continue Reading

headline