Connect with us

Headline

Mabok Lagi Ah, Pria Teler Miras Oplosan Terpaksa Diikat Mirip Pasien di Puskesmas

Published

on

10 views

RADARINDO.co.id-Jember: Hati hati minum minuman keras (Miras) oplosan, karena bisa mengancam jiwa anda terbang selama lamanya.

Andai pun tidak pergi ke alam lain, tapi yang jelas Miras oplosan bisa bikin akal sehat anda bergeser alias uedan.

Seperti yang dilakukan tiga remaja ini, tidak boleh ditiruh. Pasalnya, gara gara teler akibat minum Miras oplosan pria ini terpaksa di evakuasi ke Puskesmas.

Pihak Puskesmas terpaksa melakukan antisipasi secara dini mengingat para remaja yang sudah mabuk oplosan itu sudah mulai ngelantor dengan suara keras. Akhirnya diingat mirip pasien agar tidak membahayakan orang lain lain.

Berdasarkan keterangan saksi, tiga remaja dievakuasi Polsek Kecamatan Tanggul ke Puskesmas Tanggul setelah menenggak miras oplosan.

Dua orang remaja tersebut sedang teler dan satu remaja tidak. Mereka terpaksa di evakuasi ke Puskesmas Tanggul karena dalam keadaan teler dan mengamuk, Jum’at (29/01/2021).

Diketahui dua remaja tersebut atas nama (HA) dan (IL) yang beralamat Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

Menurut pengakuan salah satu temannya mereka warga desa Ajung Kecamatan Kalisat kabupaten Jember, mereka akan melakukan perjalanan ke kota Bangil.

Sementara itu, ketika RADARINDO.co.id mencoba menemui salah satu remaja yang sedang teler, ternyata benar, mereka menjawab dengan berbelit-belit.

Hingga berita ini dilansir, remaja teler Miras oplosan masih diamankan di Puskesmas, sembari menunggu pihak keluarganya. Mabok lagi ah, mabok lagi, ujar salah dari mereka yang sempat jadi tontonan warga.(KRO/RD/Betris/Asmani)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Tanpa Dukungan Pemerintah, PP PTMSI Utus Atlet Tenis Meja Ikuti Ajang Kejuaraan Dunia 

Published

on

Tanpa Dukungan Pemerintah, PP PTMSI Utus Atlet Tenis Meja Ikuti Ajang Kejuaraan Dunia

RADARINDO.co.id-Jakarta : Tanpa dukungan pemerintah, PP PTMSI utus atlit tenis meja ikuti ajang kejuaraan dunia. Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno SH melepas keberangkatan 2 atlet Putra dan 1 atlet Putri untuk mengikuti ajang kejuaraan tenis meja tingkat dunia yang digelar di Doha, Qatar.

Keberangkatan atlet tenis meja berprestasi yang dipimpin oleh Manager Tim PP PTMSI, Ersan Sutanto oleh mantan Wakapolri Oegroseno ini, yang mewakili Indonesia ini dalam rangka mengikuti kejuaraan Word Table Tennis (WTT) 2021 Doha.

“Atlet tenis meja kita yang paling berprestasi ini juga akan mengikuti Traning Camp di Doha, dan akan mengikuti ajang kualifikasi Olimpiade, yang akan digelar 28 Februari hingga 21 Maret 2021 mendatang,” ujar Oegroseno, Kamis (25/2/2021).

Baca juga : Terungkap, Stafsus Edhy Prabowo Beberkan Penyerahan Suap 

Atlet yang dikirim mewakili Indonesia dalam ajang kejuaran dunia tenis meja itu adalah Rafanael Nikola Niman, Deepash Anil Baghwani, Syahrizal Nauval Akbar Mamonto dan Siti Aminah. Deepash Anil Baghwani terbang langsung dari India menuju Doha.

“Untuk atlet tenis meja Rafanael Nikola Niman, Syahrizal Nauval Akbar Mamonto dan Siti Aminah, sudah kita berangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno – Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten,” jelas Oegroseno.

Menurut mantan Kapolda Sumut ini, para atlet tenis meja berprestasi ini, nantinya akan mengikuti kualifikasi Olimpiade di Doha.

Kompetisi tenis meja dunia ini akan mempertandingkan nomor tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran.

“Dalam ajang kualifikasi Olimpiade di Doha ini, PP PTMSI mempunyai target agar dapat lolos dan mendapatkan tiket untuk mengikuti Olimpiade 2021 di Tokyo, Japan. Kita optimistis, atlet – atlet kita ini dapat lolos dalam ajang tersebut,” kata Oegroseno.

Baca juga : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik 

Menurut mantan Kabaharkam dan Kalemdik Polri ini, seluruh atlet yang diutus tersebut, sudah menjalani pelatihan keras jauh hari sebelum dipilih mewakili Indonesia.

Untuk atlet Rafanael Nikola Niman, Syahrizal Nauval Akbar Mamonto dan Siti Aminah, sudah mengikuti pelatikan di PTM Sukun Kudus.

Untuk atlet Deepash Anil Baghwani melaksanakan training camp di India. Seluruh atlet yang didampingi manager, akan tiba di Bandara Al Hamad Internasional di Doha, Qatar.

Dari sebelum diberangkatkan, seluruh atlet utusan ini juga melalui swab tes PCR sebagai prosedur yang diterapkan dalam penerbangan, termasuk standar Pemerintah Qatar, imbuhnya.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar Saadah Adakan program Hafizh Qur’an 

Oegroseno mengungkapkan, dari sejak pemusatan pelatihan di PTM Sukun Kudus, training camp di India, dan untuk mengikuti kualifikasi di Doha, termasuk biaya transportasi darat maupun penerbangan untuk seluruh atlet maupun manager, anggarannya dikeluarkan oleh PP PTMSI.

“PP PTMSI mengeluarkan anggaran secara swadaya sekitar Rp750 juta. Seluruh dana yang dikeluarkan ini termasuk biaya tes swab PCR. Kita tanggung semua biaya operasional seluruh atlet untuk mengikuti ajang kejuaraan dunia, termasuk pemberian uang saku para atlet demi mengharumkan bangsa Indonesia,” sebutnya.

Sejumlah masyarakat memberi apresiasi dan dukungan kepada pengurus PP PTMSI yang telah memberangkatkan 2 atlet putra dan 1 atlet putri dalam kejuaraan tenis meja tingkat dunia di Doha, Qatar. (KRO/RD/AS)

Continue Reading

Headline

Kecamatan Pangururan Menyelenggarakan Musrembang

Published

on

Kecamatan Pangururan Menyelenggarakan Musembang

RADARINDO.co.id-Samosir : Kecamatan Pangururan, Kabupten Samosir menyelenggarakan musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Pangururan di Aula Hotel Grend Dainang, Senin (22/02).

Camat Pangururan Dalam laporannya Bresman Simbolon, SPd menyampaikan bahwa Kecamatan Pangururan terdiri dari 25 Desa dan 3 Kelurahan dengan segala usulanyang sudah dibahas dalam musrembang desa/kelurahan untuk diserahkan kepada Kabupaten.

Anggota DPRD Kabupaten Samosir Komisi I Polten Simbolon dalam sambutanya menyampaikan bahwa musrembang ini merupakan diskusi bersama dalam menentukan skala prioritas pembangunan yang telah diusulkan untuk di tuangkan dalam RKPD tahun 2022.

Baca juga : Seorang Wanita Punya Suami 5 Orang Jatah Ranjang Gantian Tapi Tetap Kebagian

Anggota DPRD Samosir sudah melakukan rapat reses di dua kecamatan,dari rapat reses tersebut nanti akan dibahas pada rapat paripurna agar dapat segera di realisasikan secapatnya.

Diakhir sambutanya Anggota DPRD menyampaikan bahwa dalam musyawarah ini diharapkan agar batul-betul menyampaikan segala usul usulan yang lebih prioritas mengingat dimasa pandemi covid-19 banyak anggaran yang terserap untuk penanganan covid-19.

Plh. Bupati Samosir yang diwakili oleh Asisten II Saul Situmorang dalam sambutannya menympaikan segala usulan yang telah disampaikan akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022.

Namun secara umum usulan tersebut tidak seluruhnya akan terlaksana mengingat dengan keterbatasan anggaran Kabupaten Samosir.

Pemerintah daerah akan memilih skala super prioritas dari setiap usulan dengan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejaterahan masyarakat.

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, Pemeritah Kabupaten Samosir akan terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mengambil dana pembangunan dari pusat.

Rapat musyawarah ini merupakan wadah segala usulan dengan skala prioritas dimana usulan tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,oleh karena itu diperlukan peran bersama dalam membangun samosir sejahtera di masa pandemi Covid-19.

Baca juga : Sabu Senilai 4 Milyar Berhasil Diamankan Sat Narkoba Polresta DS 

Kepala Bappeda Kabupaten Samosir Rudi Siahaan dalam paparannya menyampaikan ada enam skala prioritas menurut isu strategis antara lain Peningkatan kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Penurunan Angka Kemiskinan, Pencegahan, Penanganan.

Penanggulangan Wabah Penyakit dan Bencana, Pelaksanaan Reformasi, Birokrat dan Tata kelola Pemerintah Berbasis Elektronik, Pemulihan Ekomomi Kerakyatan melalui Kearipan lokal dan Inopasi Daerah, Pengelolaan Industri Pariwisata yang bekelanjutan, Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Sarana dan Prasarana Publik untuk mendukung Perekonomian Masyarakata serta KSPN Danau Toba.

Selanjudnya disampaikan bahwa segala usulan rencana pembangunan sudah di masukan ke aplikasi SIPD dan setiap perangkat daerah dalam memyusun anggaran tahun 2022 akan menyesuaikan dengan usulan musrembang.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar Saadah Adakan Program Tahfizh Qur’an 

Acara dilanjudkan dengan penandatanganan berita acara hasil keseoakatan musrembang Kecamatan Pangururan yang kemudian diserahkan kepada Bupati Samosir melalui Kepala Bappeda.

Turut hadir Pimpinan OPD, Uspida Kevamatan Pangururan, Kepala Desa sa-Kecamatan Pangururan, BPD se-Kecamatan Pangururan, tokoh masyarakat. (KRO/RD/P.Simbolon)

Continue Reading

Headline

Sekda Lampura Hadiri Pelantikan DPC Askonas

Published

on

Sekda Lampura Hadiri Pelantikan DPC Askonas

RADARINDO.co.id – Lampura : Sekda Lampung Utara (Lampura) Drs H Lekok, MM hadiri pelantikan dan pengukuhan DPC Asosiasi Kotraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Lampung Utara di Gedung Olah Raga (GOR) Sukung Kotabumi, Kamis (25/02/2021).

Hadir juga dalam acara tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara, Wakil Ketua DPRD Lampura, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta para tamu undangan.

Baca juga : Geger, Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kantong Plastik 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) mengucapkan rasa syukurnya karena pada hari ini telah dilaksanakan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Askonas Kabupaten Lampung Utara.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara saya mengucapkan selamat, semoga Askonas dapat memberikan peran aktif terhadap berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Lampung Utara,” kata Sekda mewakili Bupati Lampura.

Selain itu, Sekda berharap Askonas dapat menjadi organisasi yang mandiri dalam mewujudkan pengusaha konstruksi yang profesional dan tangguh, serta dapat menjadi wadah bagi kontraktor dalam meningkatkan kualitas pembangunan di era digital,” ujarnya.

Sebab, sambung Sekda, membangun sebuah daerah tentu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan proses panjang dan berkelanjutan, bahkan harus diuji dengan berbagai dinamika kehidupan.

“Dan perlu diketahui bersama, bahwasanya Pemerintah pusat bersama dengan Pemerintah Daerah terus bahu membahu melaksanakan percepatan pembangunan,” tambahnya.

Namun dengan adanya pandemi Covid-19 ini. maka fokus perhatian kita Iebih banyak terkonsentrasi untuk penanganan Covid-19, sehingga beberapa program pembangunan juga mengalami penundaan atau pergeseran, akibat dari keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Baca juga : Yayasan Rumah Tahfizh Anwar saadah Adakan Program Hafizh Qur’an 

“Saya berharap, melalui momentum yang baik ini, kiranya ASKONAS Kabupaten Lampung Utara dapat mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Kehadiran DPC ASKONAS juga memberikan ide serta masukan, dan bersinergi dalam mensukseskan pelaksanaan berbagai program Pemerintah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di bumi ragem tunas lampung,” tandasnya. (RKD/RO/Yudi )

Continue Reading

headline