Connect with us

Headline

Warga Terharu, FPI Datang Bantu Korban Bencana Alam di Kalbar

Published

on

63 views

RADARINDO.co.id-Kalbar: Sejumlah pihak terharu melihat dan merasakan langsung yang diperbuat Ormas Front Persaudaraan Islam (FPI) terhadap warga yang terkena dampak bencana alam.

FPI sejak dulu berbuat untuk umat dan untuk bangsa tanpa membedakan warna kulit, suku dan agama. FPI selalu aktif membantu korban bencana alam, termasuk yang tengah terjadi saat ini yang di Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat beberapa hari lalu banjir besar telah meluluh lantakkan 400 unit rumah.

Salah satu kawasan yang mengalami musibah itu adalah Dusun Karya Bakti Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B. Penduduk yang mayoritas berkebun mengalami dampak yang cukup serius.

Ditambah lagi, selama banjir kali ini belum ada bantuan selain dari FPI (Front Persaudaraan Islam) Kalbar.

Kedatangan tim Relawan FPI Kalbar sendiri ke lokasi banjir kerap disambut isak tangis beberapa orang, sampai mereka tak sanggup menahan tangis, Kamis (4/2/2021).

Salah seorang yang tak mampu menahan tangis itu adalah istri dari Samheji. Ibu ini tak sanggup berkata-kata normal, hanya tangisnya terdengar sesekali. Hanya nama Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Shihab yang terucap dari bibirnya.

Setelah ditenangkan para laskar yang turun beberapa saat kemudian Ibu itu berkata, semoga Allah SWT selalu menjaga Habib Muhammad Rizieq.

“Kami tak bisa menolong Imam besar itu, oleh karenanya kami hanya bisa mendo’akan agar Allah SWT selalu menjaga beliau, segera terlepas dari persoalan-persoalan yang menjeratnya,” katanya sambil terisak tangis.

Sementara warga lain yang juga terharu, mengucapkan terima kasih kepada FPI yang telah hadir di tempat mereka memberikan bantuan.

Bantuan sembilan bahan pokok dari FPI cukup menolong kondisi masyarakat saat ini.

Kegiatan berkebun dan bersawah sebagai mata pencaharian utama tak dapat mereka lakukan dalam musibah yang sudah menimpa beberapa pekan ini.

Yumna janda yang memiliki anak dua ini mengatakan bahwa bantuan ini adalah bantuan pertama yang diterimanya, karena belum ada bantuan selain bantuan dari FPI.

Pekerjaannya yang hanya mengandalkan dengan cara menyadap karet tak bisa dilakukannya karena terhalang banjir dan hujan.

Rombongan FPI yang dipimpin Jamaludin, SH dalam kunjungan kali ini membawa ratusan paket sembako.

Progam seribu paket sembako buat korban bencana menjadi agenda rutin FPI.

Dalam satu kepala keluarga FPI membagikan beras sebanyak lima kilogram, satu kota indomie, minyak goreng dan telur satu ikat dengan jumlah tiga puluh butir.

“Meski beberapa kendala untuk mengumpulkan dan membagikan paket 1.000 paket sembako bagi korban bencana ini, FPI tetap konsisten menjalankan amanah itu,” ungkap Jamaludin, SH.

Pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Panca Bakti Pontianak ini menambahkan bahwa pihaknya tetap konsisten ditengah badai yang menimpa FPI beberapa waktu ini.

“Kami lakukan ini berharap ridho Allah SWT, agar hidup kami   berarti bagi orang lain terutama bagi orang yang sedang tertimpa musibah. Sebaik-baiknya orang adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Tidak sedikit masyarakat Indonesia bahkan dunia menaruh simpatisan yang mendalam. Mengagumi perjuangan FPI membantu rakyat tanpa minta bayaran. Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan FPI, ujar warga Kalbar. (KRO/RD/Angga)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *