Connect with us

Asahan

Camat Pulau Rakyat dan Kepala Puskesmas Saksikan Pelaksanaan Vaksinasi Sinovac

Published

on

4 views

RADARINDO.co.id-Asahan: Camat Pulau Rakyat, Aspihan didampingi Kepala Puskesmas Pulau Rakyat dr Rahmad Abdi Sinaga menyaksikan Pelaksanaan Vaksinasi Sinovac di Puskesmas Pulau Rakyat Asahan, Senin (8 /2).

Kepala Puskesmas Pulau Rakyat Rahmad Abdi Sinaga mengatakan kepada Radar Pelaksanakan vaksinasi Sinovac untuk 56 tenaga kesehatan dilingkungan Puskesmas Pulau Rakyat di Asahan hari ini dilaksanakan secara serentak dilingkungan Dinas Kesehatan Asahan.

Pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan dilingkungan Puskesmas Pulau Rakyat dimulai dari tanggal 8 sampai dengan 10, vaksinasi kedua dilakukan setelah 14 hari setelah vaksinasi pertama.

Namun tidak semua orang dapat diberikan Vaksin, karena ada 15 persyaratan skrining kesehatan yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang akan mendapatkan vaksinasi sinovac.

Apabila ada salah satu skrining persyaratan kesehatan tak dapat dipenuhi sesuai petunjuk maka vaksinasi sinovac dapat dilakukan penundaan atau tidak mendapatkan vaksinasi, sedangkan untuk petugas social public dan masyarakat seluruhnya akan dilakukan vaksinasi sinovac setelah terlebih dahulu tenaga kesehatan.

“Setiap Masyarakat yang telah mendapatkan Vaksinasi Sinovac harus tetap menjaga kesehatan dan tetap mengikuti peraturan Protokol Kesehatan Covid 19, supaya apa yang kita harapkan untuk bebas dari Covid segera cepat terlaksana,” ujar Sinaga.

Sementara itu, Tumpal Malau salah seorang Petugas tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Pulau Rakyat yang pertama mendapatkan Vaksinasi Sinovac mengatakan vaksinasi sinovac Covid 19 ini harus kita lakukan adalah demi kesehatan kita bersama.

“Tak perlu takut karena vaksinasi sinovac dilakukan tidak sakit hanya pegal dikit.” (KRO/RD/FT)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Asahan

Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru Di Asahan Ditangkap Polisi

Published

on

RADARINDO.co.id – KISARAN : Memalukan dan mencoreng dunia Pendidikan. Seorang oknum guru di salah satu Sekolah di Kabupaten Asahan, Diduga menggarap (setubuhi-red) anak di bawah umur yang akhirnya berurusan dengan Polisi.

Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalui Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani SH,MH mengatakan, Kepolisian telah mendapatkan Laporan Polisi Nomor : LP / 115 / Il / 2021 / SU / Res ash, tgl 10 Pebruari 2021 tentang tindak pidana Persetubuhan dan Pencabulan.

“Kami menerima laporan dari orang tua korban SSK (15) bahwa anaknya telah menerima tindakan asusila dari AS (18) warga Dusun II Desa Bangun Sari Kecamatan Silaut Laut, Kabupaten Asahan. Saat ini Pelaku Sudah Diamanakan Satreskrim Polres Asahan,” kata Rahmadani saat dikonfirmasi, Jumat (12/2/2021).

Menurut Kasat reskrim, jika kejadian ini terjadi, Sabtu (23/1/2021) lalu sekira pukul 22.00 wib di dalam kamar korban. Sehingga Atas kejadian tersebut Orang tua Korban SSK merasa keberatan dan melaporkannya ke Polres Asahan untuk menuntut pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Pada Kamis (11/2/2021) kemarin sekira pukul 11.00 Wib keluarga korban menyerahkan pelaku ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Asahan dan setelah diintrogasi, pelaku mengakui benar telah melakukan persetubuhan terhadap korban SSK,” tandas Rahmadani. (KRO/RD/wsp)

Continue Reading

Asahan

Bupati Asahan Pimpin Rakor Satgas Covid-19 Asahan

Published

on

RADARINDO.co.id-Asahan : Bertempat di Posko Satuan tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, Bupati Asahan, H Surya BSc, Ketua DPRD Kab Asahan, Kapolres Asahan, Ketua PN, Dandim 0208/AS (Mewakili), Kajari Kisaran (mewakili),  Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs Jhon Hardi Nasution MSi, para Asisten,.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr.Elfina br.Tarigan, MKT, Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan H.Rahmat Hidayat Siregar S.Sos, MSi, Beberapa OPD, dan Tim Satgas Covid-19, Kamis (21/01/2021).

Bupati Asahan menyampaikan bahwa dalam Surat Edaran Nomor 360/0122 tanggal 7 Januari 2021 tentang optimalisasi kembali posko satuan tugas penanganan Covid-19  Kabupaten Asahan, agar semua pihak dapat mengoptimalkan kembali penerapan protokol kesehatan, mengingat sampai saat ini jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Asahan terus meningkat.

Perlu adanya evaluasi dan tindakan nyata dalam penanganan serta antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Asahan.

Kebijakan yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 sesuai dengan Peraturan Bupati Asahan no. 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Kabupaten Asahan, antara lain:

1. Penerapan protokol kesehatan bagi perorangan berupa: menggunakan masker jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya, mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Sementara itu penerapan protokol kesehatan bagi Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, penanggung jawab tempat dan fasilitas umum, berupa: sosialisasi, edukasi dan penggunaan berbagai media informasi terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19, penyediaan sarana Cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, upaya identifikasi dan pemantauan kesehatan bagi setiap orang yang akan beraktivitas di lingkungan kerja, upaya pengaturan jaga jarak, pembersihan dan disinfeksi lingkungan secara berkala, penegakan kedisiplinan pada masyarakat yang beresiko dalam penularan Covid-19, fasilitas deteksi dini dalam penanganan kasus untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

2. Pelaksanaan operasi Yustisi dilakukan secara rutin oleh pemerintah Kabupaten Asahan bersama dengan TNI/POLRI.

3. Pemberian cairan disinfektan terhadap Rumah Ibadah dan Pelayanan masyarakat (Kantor Pemerintahan).

4. Penyemprotan cairan disinfektan terhadap fasilitas umum secara berkala.

5. Pemberian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat.

6. Pembelajaran Masih dilakukan secara daring.

7. Penundaan kegiatan Car Free Day (CFD) sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Untuk memperketat kebijakan tersebut, maka akan diberlakukan sanksi baik lisan maupun tertulis, apabila terjadi pelanggaran dalam penerapan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Asahan.

Sementara terkait kesiapan Kabupaten Asahan dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, di Bupati Asahan menginstruksikan agar dalam pelaksanaan vaksinasi tetap memperhatikan SOP dan protokol kesehatan.

Bupati juga menyampaikan untuk Kick Off pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Asahan direncanakan awal Pebruari 2021 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan yang diawali 10 orang pejabat Publik dan Pengurus Asosiasi profesi Tenaga Kesehatan.

Setelah Pelaksanaan Kick Off Vaksinasi Covid 19 akan dilanjutkan pelaksanaan Vaksinasi terhadap Tenaga Kesehatan yang ada di Kabupaten dan sesuai laporan dari Kadis Kesehatan sejumlah 2155 orang.

Sesuai Surat Keputusan Dirjend Pencegahan dan Pengendalian penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk teknis Pelaksanaan Vaksinasi menyebutkan  ada beberapa kondisi yang membuat Vaksin Covid 19 tidak dapat diberikan antara lain tekanan darah 140/90, Pernah terkonfirmasi Covid 19, sedang hamil, mempunyai gejala ISPA, sedang menjalani perawatan terhadap kelainan darah, menderita penyakit jantung, menderita penyakit autoimun sistemik, penyakit ginjal, penderita penyakit saluran pencernaan kronis, penderita kanker.

Sementara itu di tempat yang sama Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK secara tegas menyampaikan agar penerapan Protokol pencegahan Covid 19 di Kabupaten Asahan benar benar dilaksanakan.

“Saya berharap kepada Satuan Tugas Percepatan Covid 19 agar benar benar melaksanakan tugas dan Fungsinya sesuai dengan aturan yang ada dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Asahan”, tegas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Asahan juga menghimbau Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Asahan untuk melaksanakan Instruksi Gubsu Nomor 188.54/1/INST/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam rangka pengendalian penyebaran Civid 19 antara lain :

1. Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home sebesar 50% dan Work From Office 50% dengan tetap melakukan Protokol kesehatan secara  lebih ketat.

2. Kegiatan restoran (makan/minum) sebesar 50 %, dan untuk layanan antar tetap diijinkan.

3. Pembatasan Jam Operasional tempat Hiburan  sampai dengan pukul 22.00 Wib.

4. Penggunaan tempat Ibadah dengan penerapan Protokol kesehatan secara lebih ketat.

5. Kegiatan sosial Kemasyarakatan dan keagamaan lainnya dengan pembatasan Maksimal 50 %.

Mengakhiri rapat koordinasi tersebut, Bupati Asahan berharap adanya peningkatan motivasi dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Covid-19 di Kabupaten Asahan dengan senantiasa menerapkan 3M+1, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. (KRO/RD/AS)

Continue Reading

Asahan

Ketua UPP Asahan Gelar Silaturahmi dan Rencana Kegiatan Tahun 2021

Published

on

RADARINDO.co.id-Asahan: Dalam rangka mempersiapkan Kabupaten Asahan sebagai salahsatu wilayah bebas dari pungutan liar yang diajukan oleh Ketua pelaksana Unit Pemberantasan Pungutan liar (UPP) Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Pelaksana Pungutan Liar (UPP) Kabupaten Asahan yang juga menjabat Wakapolres Asahan, Kompol Sri Juliani Siregar, membuka acara silaturahmi dan penyusunan rencana kegiatan unit pemberantasan pungutan liar, Rabu 20 Januari 2021, di Aula Inspektorat Kabupaten Asahan.

Acara itu juga diihadiri para Wakil Ketua UPP Kabupaten Asahan, para Ketua Pokja beserta anggota, yakni Ketua Pokja Unit Intelijen oleh Kepala Posda BIN Asahan, Ketua Pokja Unit Pencegahan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Ketua Pokja Unit Penindakan oleh Kasat Reskrim Polres Asahan, Ketua Pokja Unit Yustisi oleh Kasi Pidum Kejari Asahan, dan seluruh personil Satgas Saber Pungli.

Agenda pertemuan tersebut membahas segala rencana kegiatan yang akan dilakukan, baik rencana kegiatan jangka pendek maupun rencana kegiatan jangka panjang yang akan dilakukan selama tahun 2021.

Setiap rencana kegiatan tersebut agar dapat segera direalisasikan guna antisipasi dan memberantas segala pungutan liar di wilayah Kabupaten Asahan, sehingga Kabupaten Asahan menjadi wilayah yang bersih dari segala jenis pungli.

Untuk itu, Ketua Pelaksana Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Kabupaten Asahan menegaskan agar seluruh personil satgas dapat mulai segera berpartisipasi aktif dalam memberantas pungli di wilayah Kabupaten Asahan sehingga terwujud Kabupaten Asahan sebagai salah satu wilayah yang bebas dari pungli di Provinsi Sumatera Utara.

Stop Pungli jangan memberi, jangan menerima, lawan dan laporkan jika anda melihat atau mengalami pungli, hubungi call center 08116511101, via telpon/sms/whatsapp.Email: saberpunglikabasahann@gmail.com. (KRO/RD/AS)

Continue Reading

headline