Connect with us

Video

Tujuh Oknum Ormas Tersangka Pemerasan Nginap Di Hotel Prodeo

Published

on

33 views

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Tujuh orang mengaku dari organisasi kepemudaan (OKP) berbeda akhirnya nginap di hotel prodeo berhasil dibekuk unit Satreskrim Polres Tebing Tinggi, Sabtu (13/2/2021) siang.

Ketujuh oknum atas perkara dugaan pemerasan terhadap pengusaha replanting kayu rambung.

Berdasarkan informasi kejadian tersebut berawal dari laporan Musliman (32) salah satu anggota TNI dari Brigif RR bertindak sebagai personil aparat yang ditugaskan untuk mengawasi dan mengontrol pekerjaan penebangan kayu rambung di Desa Tanah Bersih Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai.

Tujuh orang yang dilaporkan antara lain, Iwl (30) warga Dusun I Desa Penggalangan Kec Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai, Togi (42), warga Dusun Pokok Jengkol Desa Bandar Tengah Kec. Bandar Khalipah Kab. Serdang Bedagai, Emr (44), warga Dusun IV Desa Penggalangan Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai, Wls (42) Dusun III Desa Binjai Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai.

Ams (49) warga Dusun VI Desa Paya Pasir Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai, Zl (56) warga Dusun VI Desa Paya Pasir Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai dan And (44) warga Dusun VI Desa Penggalangan Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai.

Kronologis kejadian tersebut bahwa pada Senin lalu (1/2/2021) ketika Musliman (pelapor) mempekerjakan mobil Colt Diesel sebanyak 2 truk untuk mengangkut kayu rambung di Desa Tanah Besi Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai Kemudian para pelaku menghadang dan mencegat serta melarang beroperasi untuk bekerja dengan alasan meminta bantuan dengan berbagai macam alasan sehingga supir dan para pekerja tidak berani untuk bekerja dikarenakan takut kemudian pelapor di hubungi oleh Mandor agar pelapor datang ke lokasi pekerjaan.

Dan sekira pukul 09.00 wib pelapor menjumpai para pelaku dan atas pengakuan para pelaku bahwa para pelaku merupakan ormas dan mengatakan kepada pelapor meminta bantuan uang tunai untuk rehab kantor sebanyak Rp2 juta per ormas.

Apa bila pelapor tidak memenuhi permintaan tersebut maka para pelaku mengancam menghentikan pekerjaan pelapor. Apabila pelapor memenuhi permintaan pelaku maka pekerjaan dapat dikerjakan atau dilanjutkan.

Sehingga akhirnya terjadi negosiasi antara pelapor dengan para pelaku kemudian pelapor memenuhi permintaan pelaku sebesar Rp300 ribu.

Tetapi para pelaku kembali mengancam pelapor dan apabila pelapor tidak memberi sesuai waktu yang ditentukan oleh para pelaku maka mobil Colt Diesel yang beroperasi akan di cegat dan tidak diperbolehkan bekerja sehingga pelapor secara terpaksa berjanji kepada para pelaku agar uang yang diminta akan diserahkan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021.

Tetapi para pelaku tidak berkenan dan memaksa uang diserahkan kepada pelaku paling lama hari Sabtu tanggal 13 Februari 2021 sekira pukul 11.00 wib kemudian pelapor bertemu dengan para pelaku di Kantor Pos Jln Sutomo Kel. Tebing Tinggi Lama Kec. Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi tepatnya di belakang Kantor Pos dan pelapor sudah menyiapkan dana yang diminta oleh pelaku walaupun jumlahnya tidak sesuai dengan yang diminta para pelaku dan memasukkan uang tersebut ke dalam 5 amplop.

Masing-masing amplop dibagikan kepada para pelaku 1 amplop tersebut berisikan uang tunai Rp1 juta dan di tambah uang tunai sebesar Rp1 juta diserahkan pelapor secara langsung kepada ketua Ormas sehingga total yang pelapor serahkan kepada para pelaku Rp6 juta.

Selanjutnya unit Satreskrim Polres Tebing Tinggi langsung melakukan penangkapan terhadap 7(tujuh) tersangka di Tempat Kejadian Perkara (TKP) komplek Kantor Pos Tebing Tinggi.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Wirhan Arif SH. SIK. MH membenarkan kejadian ini dalam keterangan persnya kepada wartawan melalui Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Josua Nainggolan, Selasa (116/2/2021) di ruang kerjanya.

Ke 7 tersangka beserta barang bukti telah diamankan dan sekarang masih dalam proses penyidikan serta mendekam di sel tahanan Polres Tebing Tinggi.

Pelapor korban mengalami kerugian sebesar Rp6 juta. Tersangka dijerat dengan pasal 368 ayat 1 dari KUHPidana atas perbuatan tindak pidana pemerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 (lima) tahun. (KRO/RD/TT/IY)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video

IWO Samosir Berikan Bantuan Untuk Jurnalis yang Sedang Sakit

Published

on

IWO Samosir Berikan Bantuan Untuk Jurnalis yang Sedang Sakit

RADARINDO.co.id – Samosir : IWO Samosir Berikan Bantuan Untuk Jurnalis yang Sedang Sakit

Pangurus Daerah IWO (Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Samosir kembali melakukan aksi sosial dengan memnerikan doa dan bantuan kepada jurnalis yang sedang mengalami sakit.

Bantuan diberikan kepada Helbos Sitanggang, jurnalis Sumut Pos yang sedang mengalami sakit pada bagian pembuluh darah bagian kepala.

Hal ini dibenarkan Ketua IWO Samosir Fernando Sitanggang ketika dikonfirmasi Wartawan pada, Kamis (4/3/2021).

“Benar, hari ini kami memberikan bantuan kepada teman-teman jurnalis yang sedang sakit sebagai bagian solidaritas sesama pekerja medi,” ujar Fernando Sitanggang.

Baca juga : Musrembang Resmi Dibuka Oleh Plh Bupati Samosir dan Diwakili Kepala Bappeda Rudi SM Siahaan 

Menurutnya, aksi ini sebagai bagian dari semangat Hari Pers Nasional ditingkat IWO Samosir.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Aksi Sosial dan Pembagian Ribuan Masker oleh IWO Samosir, Sawangin Sinurat menyatakan bantuan yang diberikan berupa sembako dan sejumlah uang tunai.

“Memang bantuan ini tidak seberapa tapi semogah dapat membantu beban kawan-kawan sesama jurnalis,” ujar Sawangin Sinurat.

Sebelumnya, organisasi profesi jurnalis IWO ( Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Samosir dan Kepala Kejaksaan Negeri Samosir melakukan kegiatan aksi sosial dan melakukan pembagian rinuan masker dan Hand Sanirizer kepada warga Samosir.

Kehiatan yang dipusatkan di pasar Onan Baru Pangururan Kabupaten Samosir pada, Rabu (3/3/2021) tersebuy diikuti puluhan jurnalis dan para staf Kejari Samosir.

“Kita sangat apresiasi kegiatan IWO Samosir yang turut membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19,” ujar Kajari Samosir Andi Adikawira Putra.

Kejari Samosir yang baru bertugas ini juga terkejut dengan antusias warga menerima bantuan masker dan Hand Sanitizer tersebut.

“Saya suka dengan anrusias warga menerima masker dan Hand sanitizer ini, menandakan mereka sangat peduli dengan kesehatan keluarganya,” tambah Andi Adikawira.

Setelah melakukan pembagian masker dan Hand Sanitizer, Kajari Samosir bersama IWO Samosir juga memnerikan bantuan kepada seorang tua sebatang kara yang kesehariannya berprofesi tukang patri tambal panci di Onan Baru Pangururan Samosir.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Sementara itu, Ketua IWO Samosir Fernando Sitanggang, SH., MH menyatakan kegiatan ini sebagai bagian dari memperingati Hari Pers Nasional.

“Walau tidak banyak, namun kami dari IWO Samosir terus berupaya memberikansesuatu kepada warga Samosir,” tambah Fernando Sitanggang.

Dalam Terpisah, Ketua Panitia Aksi Sosial dan Pembagian Ribuan Masker Jadiamat Simbolon menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. (KRO/RD/ P Simbolon)

Continue Reading

Video

Lantik Para Kapolda Baru, Kapolri Ingatkan PPKM

Published

on

Lantik Para Kapolda Baru, Kapolri Ingatkan PPKM

RADARINDO.co.id – Jakarta : Lantik Para Kapolda Baru, Kapolri Ingatkan PPKM

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan Mabes Polri dan beberapa Kapolda. Upacara dilakukan di Rupatama Mabes Polri pada, Kamis (4/3/2021) Sebanyak 19 Pati Polri melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan beberapa pesan kepada pejabat baru yang dilantik, terutama masalah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Baca juga : Diduga Kasus Suap, Dua Pejabat DJP Dicekal Keluar Negeri 

Dia mengatakan, para pejabat baru yang dilantik terutama Kapolda yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dia mengatakan, para pejabat baru agar melaksanakan PPKM mikro bagi yang masuk dalam 7 Polda, sedangkan yang lain melaksanakan kegiatan imbangan.

Jenderal bintang empat itu mengingatkan munculnya varian Covid-19 baru yang sangat cepat penyebarannya. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk mengantisipasi.

Mantan Kapolda Banten ini juga meminta jajarannya untuk cepat melakukan 3T (testing, tracing, treatment) pastikan anggotanya agar melaksanakannya dengan baik.

Koordinasi penanganan Covid-19 dengan unsur forkopimda, kata Sigit, juga sangat penting dilakukan agar kasusnya dapat menurun.

Mantan Kabarareskrim Polri ini juga meminta agar jajarannya selalu mengawal program vaksinasi nasional yang saat ini sedang berlangsung.

Selain program penanganan Covid-19, Sigit juga memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengawal program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.

“Laksanakan, pengawasan dan pendampingan program dari pemerintah seperti UMKM. Proyek padat karya oleh pemerintah pusat maupun daerah berikan pendampingan agar dikawal,” jelasnya.

Anggota Polri, lanjut Sigit, diminta mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Dia mengingatkan jajarannya soal penanganan perkara dengan mengedepankan restorativ justice, agar rasa keadilan dirasakan dan diawasi pelaksanaan agar tidak terjadi penyelewengan.

“Lalu tentang mafia tanah seperti pengembangan perkebunan dan lain-lain mohon jadi perhatian,” tandasnya.

Berikut daftar perwira tinggi Mabes Polri dan Kapolda yang mengikuti serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat:
PEJABAT YANG SERAH TERIMA JABATAN:
1. KOORSAHLI KAPOLRI LAMA/ KAPOLDA SULUT BARU: IRJEN POL Drs. NANA SUJANA, M.M
2. KOORSAHLI KAPOLRI BARU/ KAPOLDA SUMUT LAMA: IRJEN POL Drs. MARTUANI SORMIN, M.Si
3. KAPOLDA SULUT LAMA/ KAPOLDA SUMUT BARU: IRJEN POL Drs. R. Z. PANCA PUTRA S., M.Si.
4. KAPOLDA LAMPUNG LAMA: IRJEN POL Drs. PURWADI ARIANTO, M.Si.
5. KAPOLDA LAMPUNG BARU: IRJEN POL Drs. HENDRO SUGIATNO, M.M.
6. KAPOLDA PAPUA LAMA: IRJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW
7. KAPOLDA PAPUA BARU: BRIGJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI IRJEN POL KE KOMJEN POL:
1. KOMJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW.
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI BRIGJEN POL KE IRJEN POL:
1. IRJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
2. IRJEN POL Drs. SYAHARDIANTONO, M.Si.
3. IRJEN POL Drs. SURYANBODO ASMORO, M.M.
4. IRJEN POL MOH. ABDUL KADIR, M.Si.
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI KOMBES POL KE BRIGJEN POL:
1. BRIGJEN POL Dr. EKO RUDI SUDARTO, S.I.K., M.Si.
2. BRIGJEN POL PIPIT RISMANTO, S.I.K.
3. BRIGJEN POL M. MUSTAQIM, S.I.K.
4. BRIGJEN POL dr. HARIYANTO, Sp.PD.
5. BRIGJEN POL Drs. AHMAD ALWI, M.M.
6. BRIGJEN POL RUDI HARTONO, S.H., S.I.K.
7. BRIGJEN POL SAMUDI, S.I.K., M.H. (KRO/RD/Tegas.co)

Continue Reading

Video

Dijerat UU ITE, Seorang Ibu Bersama Bayi 6 Bulan Mendekam di Rutan

Published

on

Dijerat UU ITE, Seorang Ibu Bersama Bayi 6 Bulan Mendekam di Rutan

RADARINDO.co.id – Banda Aceh : Dijerat Undang Undang ITE seorang ibu rumah tangga bersama mendekam di Rutan.

Seorang ibu bernama Isma Khaira bersama bayinya berusia 6 bulan menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Warga Desa Pineung, Lhoksukon.

Isma Khaira ditahan setelah divonis melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena mencemarkan nama kepala desa di Facebook.

Putusan sidang di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Senin (8/2/2021) lalu, Isma divonis tiga bulan penjara.

Baca juga : Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak 

“Memerintahkan terdakwa ditahan,” bunyi putusan majelis hakim sebagaimana dikutip aceh kini dari laman Pengadilan Negeri Lhoksukon.

Hukuman ini lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum lima bulan penjara.

Terdakwa diadili sejak 16 November 2020 dengan menjalani 15 kali persidangan. Selama masa persidangan, Isma menjadi tahanan kota. Ia baru ditahan beberapa hari lalu setelah mendapat vonis majelis hakim.

Perkara itu bermula dari laporan Bakhtiar, kepala desa tempat Isma tinggal, ke polisi pada April 2020.

Bakhtiar melaporkan Isma karena dianggap mencemarkan namanya dalam unggahan video di Facebook.

Video itu direkam Isma ketika Bakhtiar bersama perangkat desa lainnya mendatangi rumah orang tua Isma untuk menyelesaikan perkara sengketa tanah.

Namun, setiba di sana, Bakhtiar bersama perangkat desa sempat terlibat keributan dengan ibu dan suami Isma yang berujung pengusiran.

Rekaman itu kemudian diunggah oleh Isma ke Facebook dengan narasi bahwa kepala desa tidak ingin menyelesaikan masalah, tetapi malah memukul perempuan.

Kanwil Kemenkumham Aceh Heni Yuwono menuturkan, Isma turut membawa bayinya yang masih berusia enam bulan dalam Rutan Lhoksukon karena masih memerlukan Air Susu Ibu.

“Bayi itu bukan ditahan, tetapi karena masih menyusui, bayinya dibawa ke rumah tahanan. Seharusnya di luar,” katanya kepada wartawan, Minggu (28/2/2021).

Menurut Heni, langkah Isma itu tidak menyalahi aturan. Sel penjara di rutan dan lapas di Aceh. Punya fasilitas khusus untuk narapidana atau tahanan perempuan, termasuk bila mereka membawa anak bayi.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Karena Isma masih harus menyusui anaknya, ia bisa saja menjadi tahanan kota atau rumah asal ada surat perintah dari kejaksaan.

Atas petusan pengadilan terhadap korban, sejumlah warga setempat mengaku prihatin. (KRO/RD/Wsp)

Continue Reading

headline