Connect with us

Video

Tommy Soeharto Menang di Pengadilan, Menkum HAM Diperintahkan Hakim Cabut SK Berkarya

Published

on

75 views

RADARINDO.co.id-Jakarta : Tommy Soeharto menangkan atas gugatan terhadap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Tommy menggugat SK Kemenkum HAM Partai Berkarya dengan kepemimpinan Muchdi Purwopranjono (Muchdi Pr).

Putusan PTUN Jakarta Nomor 182/G/2020/PTUN.JKT diketok tanggal 16 Februari.

Sebagai penggugat, Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya yang diwakili Hutomo Mandala Putra sebagai ketua umum. Sedangkan tergugat yakni Menteri Hukum dan HAM.

Mengadilli dalam pokok perkara, mengabulkan gugatan untuk seluruhnya. Demikian amar putusan PTUN Jakarta dikutip dari Direktori Mahkamah Agung, Rabu, 17 Februari.

Dalam putusannya, majelis PTUN menyatakan batal Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-16.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai berkarya tertanggal 30 Juli 2020 dan Keputusan Menkum HAM Nomor M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2020-2025 tertanggal 30 Juli 2020.

Dijelaskan bahwa Menkum HAM sempat membuat Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto terdepak setelah munculnya kepengurusan Berkarya kepemimpinan Muchdi Pr.

PTUN Jakarta memenangkan Tommy Soeharto
Mengadili dalam pokok perkara:
1. Mengabulkan gugatan untuk seluruhnya
2. Menyatakan batal:
– Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-16.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Beringin Karya (Berkarya) tanggal 30 Juli 2020
– Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin Karya (Berkarya) periode 2020-2025 tanggal 30 Juli 2020.

Sementara itu, terkait putusan PTUN, May Jend TNI (Purn) Muchdi PR selaku Ketua umum Partai Beringin Karya, didampingi oleh Sekjend Badaruddin Andi Picunang, Ketua Harian Sonny Pudjisasono serta beberapa ketua DPW Provinsi menyampaikan pernyataan sikap.

Sehubungan dengan hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) Jakarta Selasa (16/02/2021) pada perkara No.182/B/2020 PTUN Jakarta mengabulkan gugatan penggugat.

Dimana DPP Partai Berkarya atau Beringin Karya sebagai tergugat kedua intervensi SK Kemenkumham RI No M.HH-16.AH.11.01 tahun 2020 tentang pengesahan pembentukan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) Partai Berkarya tertanggal 30 Juli 2020 . Dan No M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang pengesahan perubahan susunan pengurus DPP Partai Berkarya periode Tahun 2020 – 2025 tanggal 30 Juli 2020.

Dengan ini dinyatakan bahwa proses – proses yang dijalani mulai dari persiapan musyawarah nasional luar biasa atau Munaslub hingga pelaksanaannya tanggal 10 sampai 12 Juli 2020.

Telah dilakukan sesuai aturan main organisasi, yaitu berdasarkan AD dan ART Partai Berkarya dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian diajukan kepada Kementerian Hukum dan HAM RI hingga terbitnya SK tersebut.

“Dengan dikabulkannya gugatan penggugat atas 2 SK Kemenkumham RI tersebut, maka Kami akan tetap menempuh jalur hukum dengan mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tersebut”, ujar Ketua Umum Muchdi PR di Kantor DPP Partai Berkarya ,Graha Mabes Berkarya Taman Margasatwa No.11 Jakarta Selatan, Rabu (17/02/2021).

“Kami sebetulnya menghadapi gugatan di pengadilan negeri Jakarta Selatan. Sebanyak 6 gugatan dan PTUN 4 serta Sulsel 1. Dari 11 gugatan tersebut, 10 gugatan telah dimenangkan oleh DPP Partai Berkarya dibawah pimpinan kami, jadi hanya 1 gugatan yang dimenangkan oleh Partai Berkarya sebelumnya,” imbuhnya. (KRO/RD/tim)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video

IWO Samosir Berikan Bantuan Untuk Jurnalis yang Sedang Sakit

Published

on

IWO Samosir Berikan Bantuan Untuk Jurnalis yang Sedang Sakit

RADARINDO.co.id – Samosir : IWO Samosir Berikan Bantuan Untuk Jurnalis yang Sedang Sakit

Pangurus Daerah IWO (Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Samosir kembali melakukan aksi sosial dengan memnerikan doa dan bantuan kepada jurnalis yang sedang mengalami sakit.

Bantuan diberikan kepada Helbos Sitanggang, jurnalis Sumut Pos yang sedang mengalami sakit pada bagian pembuluh darah bagian kepala.

Hal ini dibenarkan Ketua IWO Samosir Fernando Sitanggang ketika dikonfirmasi Wartawan pada, Kamis (4/3/2021).

“Benar, hari ini kami memberikan bantuan kepada teman-teman jurnalis yang sedang sakit sebagai bagian solidaritas sesama pekerja medi,” ujar Fernando Sitanggang.

Baca juga : Musrembang Resmi Dibuka Oleh Plh Bupati Samosir dan Diwakili Kepala Bappeda Rudi SM Siahaan 

Menurutnya, aksi ini sebagai bagian dari semangat Hari Pers Nasional ditingkat IWO Samosir.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Aksi Sosial dan Pembagian Ribuan Masker oleh IWO Samosir, Sawangin Sinurat menyatakan bantuan yang diberikan berupa sembako dan sejumlah uang tunai.

“Memang bantuan ini tidak seberapa tapi semogah dapat membantu beban kawan-kawan sesama jurnalis,” ujar Sawangin Sinurat.

Sebelumnya, organisasi profesi jurnalis IWO ( Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Samosir dan Kepala Kejaksaan Negeri Samosir melakukan kegiatan aksi sosial dan melakukan pembagian rinuan masker dan Hand Sanirizer kepada warga Samosir.

Kehiatan yang dipusatkan di pasar Onan Baru Pangururan Kabupaten Samosir pada, Rabu (3/3/2021) tersebuy diikuti puluhan jurnalis dan para staf Kejari Samosir.

“Kita sangat apresiasi kegiatan IWO Samosir yang turut membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19,” ujar Kajari Samosir Andi Adikawira Putra.

Kejari Samosir yang baru bertugas ini juga terkejut dengan antusias warga menerima bantuan masker dan Hand Sanitizer tersebut.

“Saya suka dengan anrusias warga menerima masker dan Hand sanitizer ini, menandakan mereka sangat peduli dengan kesehatan keluarganya,” tambah Andi Adikawira.

Setelah melakukan pembagian masker dan Hand Sanitizer, Kajari Samosir bersama IWO Samosir juga memnerikan bantuan kepada seorang tua sebatang kara yang kesehariannya berprofesi tukang patri tambal panci di Onan Baru Pangururan Samosir.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Sementara itu, Ketua IWO Samosir Fernando Sitanggang, SH., MH menyatakan kegiatan ini sebagai bagian dari memperingati Hari Pers Nasional.

“Walau tidak banyak, namun kami dari IWO Samosir terus berupaya memberikansesuatu kepada warga Samosir,” tambah Fernando Sitanggang.

Dalam Terpisah, Ketua Panitia Aksi Sosial dan Pembagian Ribuan Masker Jadiamat Simbolon menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. (KRO/RD/ P Simbolon)

Continue Reading

Video

Lantik Para Kapolda Baru, Kapolri Ingatkan PPKM

Published

on

Lantik Para Kapolda Baru, Kapolri Ingatkan PPKM

RADARINDO.co.id – Jakarta : Lantik Para Kapolda Baru, Kapolri Ingatkan PPKM

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan Mabes Polri dan beberapa Kapolda. Upacara dilakukan di Rupatama Mabes Polri pada, Kamis (4/3/2021) Sebanyak 19 Pati Polri melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan beberapa pesan kepada pejabat baru yang dilantik, terutama masalah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Baca juga : Diduga Kasus Suap, Dua Pejabat DJP Dicekal Keluar Negeri 

Dia mengatakan, para pejabat baru yang dilantik terutama Kapolda yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dia mengatakan, para pejabat baru agar melaksanakan PPKM mikro bagi yang masuk dalam 7 Polda, sedangkan yang lain melaksanakan kegiatan imbangan.

Jenderal bintang empat itu mengingatkan munculnya varian Covid-19 baru yang sangat cepat penyebarannya. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk mengantisipasi.

Mantan Kapolda Banten ini juga meminta jajarannya untuk cepat melakukan 3T (testing, tracing, treatment) pastikan anggotanya agar melaksanakannya dengan baik.

Koordinasi penanganan Covid-19 dengan unsur forkopimda, kata Sigit, juga sangat penting dilakukan agar kasusnya dapat menurun.

Mantan Kabarareskrim Polri ini juga meminta agar jajarannya selalu mengawal program vaksinasi nasional yang saat ini sedang berlangsung.

Selain program penanganan Covid-19, Sigit juga memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengawal program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.

“Laksanakan, pengawasan dan pendampingan program dari pemerintah seperti UMKM. Proyek padat karya oleh pemerintah pusat maupun daerah berikan pendampingan agar dikawal,” jelasnya.

Anggota Polri, lanjut Sigit, diminta mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Dia mengingatkan jajarannya soal penanganan perkara dengan mengedepankan restorativ justice, agar rasa keadilan dirasakan dan diawasi pelaksanaan agar tidak terjadi penyelewengan.

“Lalu tentang mafia tanah seperti pengembangan perkebunan dan lain-lain mohon jadi perhatian,” tandasnya.

Berikut daftar perwira tinggi Mabes Polri dan Kapolda yang mengikuti serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat:
PEJABAT YANG SERAH TERIMA JABATAN:
1. KOORSAHLI KAPOLRI LAMA/ KAPOLDA SULUT BARU: IRJEN POL Drs. NANA SUJANA, M.M
2. KOORSAHLI KAPOLRI BARU/ KAPOLDA SUMUT LAMA: IRJEN POL Drs. MARTUANI SORMIN, M.Si
3. KAPOLDA SULUT LAMA/ KAPOLDA SUMUT BARU: IRJEN POL Drs. R. Z. PANCA PUTRA S., M.Si.
4. KAPOLDA LAMPUNG LAMA: IRJEN POL Drs. PURWADI ARIANTO, M.Si.
5. KAPOLDA LAMPUNG BARU: IRJEN POL Drs. HENDRO SUGIATNO, M.M.
6. KAPOLDA PAPUA LAMA: IRJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW
7. KAPOLDA PAPUA BARU: BRIGJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI IRJEN POL KE KOMJEN POL:
1. KOMJEN POL Drs. PAULUS WATERPAUW.
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI BRIGJEN POL KE IRJEN POL:
1. IRJEN POL MATHIUS D. FAKHIRI, S.I.K.
2. IRJEN POL Drs. SYAHARDIANTONO, M.Si.
3. IRJEN POL Drs. SURYANBODO ASMORO, M.M.
4. IRJEN POL MOH. ABDUL KADIR, M.Si.
PEJABAT YANG NAIK PANGKAT DARI KOMBES POL KE BRIGJEN POL:
1. BRIGJEN POL Dr. EKO RUDI SUDARTO, S.I.K., M.Si.
2. BRIGJEN POL PIPIT RISMANTO, S.I.K.
3. BRIGJEN POL M. MUSTAQIM, S.I.K.
4. BRIGJEN POL dr. HARIYANTO, Sp.PD.
5. BRIGJEN POL Drs. AHMAD ALWI, M.M.
6. BRIGJEN POL RUDI HARTONO, S.H., S.I.K.
7. BRIGJEN POL SAMUDI, S.I.K., M.H. (KRO/RD/Tegas.co)

Continue Reading

Video

Dijerat UU ITE, Seorang Ibu Bersama Bayi 6 Bulan Mendekam di Rutan

Published

on

Dijerat UU ITE, Seorang Ibu Bersama Bayi 6 Bulan Mendekam di Rutan

RADARINDO.co.id – Banda Aceh : Dijerat Undang Undang ITE seorang ibu rumah tangga bersama mendekam di Rutan.

Seorang ibu bernama Isma Khaira bersama bayinya berusia 6 bulan menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Warga Desa Pineung, Lhoksukon.

Isma Khaira ditahan setelah divonis melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena mencemarkan nama kepala desa di Facebook.

Putusan sidang di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Senin (8/2/2021) lalu, Isma divonis tiga bulan penjara.

Baca juga : Paus Sepanjang Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Tengor Cukuh Balak 

“Memerintahkan terdakwa ditahan,” bunyi putusan majelis hakim sebagaimana dikutip aceh kini dari laman Pengadilan Negeri Lhoksukon.

Hukuman ini lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum lima bulan penjara.

Terdakwa diadili sejak 16 November 2020 dengan menjalani 15 kali persidangan. Selama masa persidangan, Isma menjadi tahanan kota. Ia baru ditahan beberapa hari lalu setelah mendapat vonis majelis hakim.

Perkara itu bermula dari laporan Bakhtiar, kepala desa tempat Isma tinggal, ke polisi pada April 2020.

Bakhtiar melaporkan Isma karena dianggap mencemarkan namanya dalam unggahan video di Facebook.

Video itu direkam Isma ketika Bakhtiar bersama perangkat desa lainnya mendatangi rumah orang tua Isma untuk menyelesaikan perkara sengketa tanah.

Namun, setiba di sana, Bakhtiar bersama perangkat desa sempat terlibat keributan dengan ibu dan suami Isma yang berujung pengusiran.

Rekaman itu kemudian diunggah oleh Isma ke Facebook dengan narasi bahwa kepala desa tidak ingin menyelesaikan masalah, tetapi malah memukul perempuan.

Kanwil Kemenkumham Aceh Heni Yuwono menuturkan, Isma turut membawa bayinya yang masih berusia enam bulan dalam Rutan Lhoksukon karena masih memerlukan Air Susu Ibu.

“Bayi itu bukan ditahan, tetapi karena masih menyusui, bayinya dibawa ke rumah tahanan. Seharusnya di luar,” katanya kepada wartawan, Minggu (28/2/2021).

Menurut Heni, langkah Isma itu tidak menyalahi aturan. Sel penjara di rutan dan lapas di Aceh. Punya fasilitas khusus untuk narapidana atau tahanan perempuan, termasuk bila mereka membawa anak bayi.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Karena Isma masih harus menyusui anaknya, ia bisa saja menjadi tahanan kota atau rumah asal ada surat perintah dari kejaksaan.

Atas petusan pengadilan terhadap korban, sejumlah warga setempat mengaku prihatin. (KRO/RD/Wsp)

Continue Reading

headline