Connect with us

Banda Aceh

Gubernur Aceh Ajak DDA Berperan Dalam Memperkuat Syariat Islam

Published

on

76 views
Gubernur Aceh Ajak DDA Berperan Dalam Memperkuat Syariat Islam

RADARINDO.co.id – Banda Aceh : Gubernur Aceh Ajak DDA Berperan Dalam Memperkuat Syariat Islam.

 Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan program Aceh Meuadab, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, perlu adanya dukungan semua pihak termasuk organisasi-organisasi Islam di Aceh.

“Untuk itu, Dewan Dakwah Aceh sebagai salah satu organisasi Islam, kami ajak dapat mengambil peran terutama dalam penguatan pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” ujar Gubernur Aceh.

Nova Iriansyah, yang diwakili Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri pada pelantikan pengurus Dewan Dakwah Aceh masa khidmah 2021-2026, di Anjong Monmata Banda Aceh, Sabtu (20/02/2021).

Baca juga : Pemkab Samosir Menggelar Musrembang Kecamatan Naiggolan 

Zahrol Fajri mengatakan, arah pembangunan Aceh Meuadab adalah melahirkan generasi Aceh yang memiliki kualifikasi terbaik lahir dan batin, berkarakter, memiliki mental juang tinggi dengan semangat pantang menyerah dan ber-akhlaqul karimah. Tentu semangat ini sangat penting dimiliki oleh generasi muda Aceh saat ini, dan diharapkan tidak mudah pudar karena pengaruh perubahan zaman, “ujarnya.

“Dalam rangka menyukseskan program Pemerintah Aceh ini, kami mendorong agar Dewan Dakwah terus melakukan studi dan perencanaan dakwah dengan baik dan benar,” ungkap Zahrol Fajri.

“Jangan hanya berdasarkan feeling dan perasaan yang sangat subjektif. Karena lemahnya dalam membuat studi dan perencanaan, membuat aktivitas dakwah terkesan stagnan dan dipastikan tidak mampu menjawab berbagai problematika keummatan saat ini dan di masa yang akan datang, “katanya.

Selanjutnya, Gubernur mengharapkan peran yang besar kepada Dewan Dakwah dapat berkiprah secara maksimal dalam kegiatan dakwah di Aceh. “Apalagi kami melihat bahwa Dewan Dakwah menjadi wadah berkumpulnya para cendikiawan dan intelektual muslim. Kami yakin, dengan kecerdasan ilmu yang dimiliki dapat digunakan untuk tujuan memperbaiki tatanan kehidupan masyarakat di Aceh.”jelasnya.

Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Muhammad AR, mengatakan, dalam tujuh tahun terakhir pihaknya sangat fokus dalam upaya menjaga daerah perbatasan Aceh dari pendangkalan akidah dan pemurtadan serta pembinaan muallaf.

Baca juga : Koran Radar Group 

Salah satunya, kata dia, dengan mendirikan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang para mahasiswanya juga berasal dari daerah perbatasan itu, diantaranya dari Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang dan Simeulue.

“Mereka belajar di ADI Aceh selama satu tahun, kemudian melanjutkan kuliahnya di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohd Natsir di Bekasi, Jawa Barat. Dan setelah sarjana, mareka kita tempatkan kembali ke daerah perbatasan Aceh itu untuk mengawal dan menjaga daerah tersebut. Dan ini sangat diharapkan dukungan penuh dari semua pihak,” kata Muhamammad AR.

Ketua panitia, Enzuz Tinianus, menyampaikan Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Aceh Masa Khitmah 2021-2026, dilantik oleh Wakil Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Pusat, ustaz H. Amlir Syaifa Yasin.
Turut hadir Wakil Sekretaris Umum Dewan Dakwah Pusat, H. Ade Salamun, Kadis Syariat Islam Aceh, EMK Alidar, Kakanwil Kemenag Aceh, H Iqbal dan undangan lainnya.

Kepengurusan Dewan Dakwah Aceh terdiri dari Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh diketuai oleh Tgk Hasanuddin Yusuf Adan, dan sekretaris Said Azhar. Sementara susunan lengkap Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh 2021-2026, yakni;
Pengurus Harian, Ketua, Muhammad AR, Wakil Ketua I, Bismi Syamaun, Wakil Ketua II, Enzus Tinianus, Wakil Ketua III, Abizal Muhammad Yati, Wakil Ketua IV, Rahmadon Tosari Fauzi, Sekretaris Zulfikar, Wakil Sekretaris I, Hanisullah, Wakil Sekretaris II, Murdani Amiruddin Tijue, Wakil Sekretaris III, Reza Adlani, Bendahara, Ridwan Nurdin, Wakil Bendahara I, Taufiqurrahman, Wakil Bendahara II, Arnisah Phonna serta dilengkapi dengan 16 bidang dan tiga badan khusus. (KRO/RD/wsp)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banda Aceh

FPM Aceh Santuni Anak Yatim Piatu

Published

on

FPM Aceh Santunin Anak Yatim Piatu

RADARINDO.co.id-Banda Aceh : FPM Aceh Santuni Anak Yatim Piatu. Forum Pecinta Masjid (FPM) Aceh memberikan santunan kepada Anak Yatim dan fakir miskin dalam kegiatan Peduli Yatim dan Fakir miskin Ramadhan 1442 H di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Ini merupakan salah satu kegiatan FPM dalam bulan Ramadhan dan Insya Allah terus akan menjadi kegiatan rutinan tiap ramadhan”, ujar ketua FPM Aceh Afrizal, sesuai rilis berita yang diterima RADARINDO.co.id Selasa (04/05/2021).

Baca juga : Bupati Samosir Menerima Audiensi PT Toba Pulp Lestari Tbk

Pembagian santunan ini di bagi di dua tahap, pertama sudah disalurkan pada hari minggu, 2 Mei 2021 kepada anak-anak yatim di Gampong Peunyerat, Banda Aceh dan akan dibagi tahap 2 pada acara penutupan serta buka puasa bersama santri ramadhan ceria Istana Quran Aceh (IQA) pada tanggal 7 Mei 2021 nanti.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Sedangkan jumlah anak yatim dan piatu yang disantuni pada ramadhan tahun ini sekitar 23 anak sekitar lingkungan gampong Peunyerat dan sekitar 7 anak nantinya akan dibagi pada acara penutupan Ramadhan Ceria di Aceh Besar.

Santunan kali ini dilakukan door to door ke rumah-rumah yatim. Santunan diberikan dalam bentuk uang dan paket sembako (KRO/RD/Tim)

Continue Reading

Banda Aceh

Pelaksanaan Ibadah Haji 2021 Tunggu Keputusan Arab Saudi

Published

on

Pelaksanaan Ibadah Haji 2021 Tunggu Keputusan Arab Saudi

RADARINDO.co.id – BANDA ACEH : Pelaksanaan Ibadah Haji 2021 Tunggu Keputusan Arab Saudi.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh Drs H Arijal MSi menyatakan pelaksanaan Ibada Haji 1442 H/2021 M masih menunggu keputusan kerajaan Arab Saudi.

Baca juga : Wali Kota Medan Tinjau Banjir di Perumnas Simalingkar

“Maka kita Pemerintah RI pun, menanti kabar kepastian haji dari Kerajaan Saudi. Sebab sepenuhnya kepastian pengiriman jemaah itu keputusannya Pemerintah Saudi,” ujarnya kepada Serambinews.com, Senin (22/3/2021).

Arijal mengatakan, meskipun demikian, Pemerintah Indonesia terus melakukan persiapan karena masa pelaksanaan ibadah haji sudah dekat.

“Berapa persen pun diizinkan jamaah kita yang akan berangkat, pemerintah terus persiapkan haji,” katanya.

Namun kembali dihentikan karena penyebaran wabah Covid-19 di sejumlah negara yang meluas.

Lihat juga : Kapolsekta Medan Area Kunjungi “Komplek Tangguh” Perumahan Menteng Indah

Menurut Arijal, pemerintah juga telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi jamaah haji mulai 1-31 Maret untuk tahap pertama, dan akan menyusul tahap kedua.

“Perkembangan haji masa kini, setiap jamaah pergunakan aplikasi dan perangkat android/IT. Ke depan, harapannya jemaah haji itu mandiri. Mandiri dalam kesehatan atau istitha’ah, penggunaan IT, dan ibadah,” pungkasnya. (KRO/RD/SerambiNews)

Continue Reading

Banda Aceh

Bea Cukai Sita 31 Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai

Published

on

Bea Cukai Sita 31 Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai

RADARindo.co.id-Banda Aceh : Bea Cukai Sita 31 Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai.

Bea Cukai  Banda Aceh menyita lebih dari 31 ribu batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai saat dibawa angkutan umum di jalan raya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C mengatakan bahwa rokok illegal tersebut disita dari microbus yang melintas dari sigli dengan tujuan Banda Aceh pada Jumat (19/3) sekitar pukul 15.10 Wib.

Baca juga : Minibus Masuk Jurang, Dua Orang Penumpang Tewas

Heru Djatmika Sunindya mengatakan nilai rokok yang disita tersebut mencapai Rp32,277 juta. Sedangkan potensi kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal tersebut mencapai Rp17,649 juta.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa penyitaan rokok ilegal tersebut berawal dari informasi masyarakat saat tim bea cukai melaksanakan operasi pasar di kawasan Kabupaten Pidie pada Jumat (18/3) sekira pukul 14.30 Wib.

Informasi tersebut menyebutkan ada mikrobus rute Sigli, Kabupaten Pidie tujuan Banda Aceh membawa rokok ilegal. Tim bea cukai mengejar mikrobus dan menemukan kendaraan angkut tersebut.

Heru Djatmika Sunindya menjelaskan bahwa petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan
ilegal dengan jumlah mencapai 31.800 batang dalam paket berisi pakaian.

Dari pengakuannya, kata Heru Djatmika Sunindya, pengemudi mikrobus tersebut tidak mengetahui paket berisi pakaian yang dibawanya ada rokok ilegal.

Petugas kemudian mempersilakan mikrobus tersebut melanjutkan perjalanan karena hanya sebagai transportasi umum mengangkut barang dan penumpang.

Sedangkan, rokok ilegal tersebut menjadi barang hasil penindakan dibawa ke KPPBc TMP C Banda Aceh untuk proses lebih lanjut,” kata Heru Djatmika Sunindya.

Tonton juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

Terkait pelaksanaan operasi pasar, Heru Djatmika Sunindya mengatakan selain penindakan, tim Bea Cukai Banda Aceh juga melaksanakan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang menjadi program nasional.

Heru Djatmika Sunindya juga mengatakan bahwa dalam sosialisasi tersebut, tim Bea Cukai mendatangi toko grosir dan eceran serta kios-kios warga menyampaikan bahwa rokok ilegal merugikan negara. (KRO/RD/AntaraAceh)

Continue Reading

headline