Connect with us

Headline

Zain Penganiaya Ichsan Sirait Berkeliaran di Kesawan Warga Ikut Cemas

Published

on

78 views
https://www.radarindo.co.id/2021/02/24/21-hari-ops-antik-toba-polres-tebing-tinggi-ungkap-25-kasus-narkotika/

RADARINDO.co.id – Medan : Zain penganiaya Ichsan Sirait masih berkeliaran di seputaran Kesawan, Medan, membuat sejumlah warga ikut cemas.

“Tadi malam Zain masih berkeliaran di Kesawan sampai pagi. Kami senang kalau Polsekta Medan Barat segera menangkapnya. Kami ikut cemas karena selama ini suka buat onar dan brutal disini”, ujar salah seorang warga yang ditemui disamping Resto Tip Top, Jumat (26/02/2021) sekira pukul 20.30 wib.

Sumber warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya itu, menyesalkan sikap dan kinerja oknum penyidik.

Baca Juga : Camat Pimpin Sertijab Lurah Sihitang Kec Padangsidimpuan Tenggara

“Itukan pengaiayaan, tentu ada Peraturan Kapolri (Perkap) yang harus dipatuhi penyidik. Jika kasus ini terjadi pembiaran maka tidak tertutup kemungkinan kasus yang sama akan dilakukan lagi”, tegas pria yang tidak mau disebutkan identitasnya kepada RARARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR.

Sebelumnya, saksi korban, Ichsan Sirait mengaku telah dimintai keterangan oleh penyidik. Anehnya, oknum juper selalu meminta dihadirkan saksi lebih dari tiga orang.

Sementera itu, Koordinator Liputan KORAN RADAR Syahrir Koto, yang mencoba konfirmasi Kapolrestabes Medan dan Kapolsekta Medan Barat, hingga kini belum bisa tersambung.

Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Zain dan kawan kawan terhadap korban Ichsan Sirait ini menimbulkan tanda tanda, terkesan jalan ditempat, dinilai tidak sesuai SOP.

RADARINDO.co.id sebelumnya telah mengulas pemberitaan. Polsekta Medan Barat diminta segera menangkap Zain dan kawan kawan atas dugaan penganiayaan Ichsan Sirait, di samping Resto Tip Top, Kesawan, Medan, Jumat (05/02/2021) sekira pukul 19.30 wib.

Akibat penganiaan bersama -sama dilakukan Zain dkk mengakibatkan korban, Ichsan Sirait menderita luka luka serius serta mengalami trauma yang mendalam.

Pasalnya, Zain yang melakukan penganiayaan secara berutal, sesuai video yang viral beredar di medsos. Sebelum melakukan penganiayaan, oknum pelaku sudah meneguk minuman keras.

Sehingga pelaku menganiaya secara berutal dan sadis. Padahal korban hanya seorang diri saat dianiaya. Jika pelaku normal, tentu tidak sampai menciderai orang lain.

Berdasarkan keterangan saksi korban, pada Jumat (05/02/2021) sekira pukul 19.30 wib, datang ketempat jualan abangnya, persisnya di depan I-Plug Store Kesawan.

Pada saat itu, korban sedang duduk di depan I-Plug Store Kesawan tepat di tempat jualan abangnya.

Tiba tiba orang suruhan si Zain (Jun dan Kiki) menggelar tikar di depan Ichsan di tempat jualan abangnya.

Baca Juga : 21 Hari Ops Antik Toba, Polres Tebing Tinggi Ungkap 25 Kasus Narkotika

Lalu korban bertanya, kenapa di gelar tikar ditempat jualan kami bang, tanya korban kepada pelaku.

Atas ucapan itu, Jun dan Kiki marah dan seolah-olah itu lapak adalah milik mereka.
Tidak hanya itu, Jun dan Kiki semakin marah kepada korban, sehingga terjadilah percekcokan mulut.

Tanpa basa -basi Jun dan Kiki memanggil Zain, untuk mendatangi dan memukuli Ichsan. Akibat penganiaan itu, Ichsan Sirait tidak ada melakukan perlawanan karena Zain bersama kawan kawan terus menganiaya membabibuta.

Akibatnya, korban terkapar dengan kondisi badan luka luka dan memar, serta baju yang dikenakan korban koyak koyak.

Pengeroyokan yang dilakukan Zain dan kawan kawan terhadap Ichsan seorang, sempat menjadi tontonan warga yang melintas. Tidak ada yang berani melerai.

Sebelum melanjutkan pemukulan terhadap korban, Ichsa sempat pergi ke seberang jalan, untuk minum air dan mengambil jaket.

Namun kemudian pelaku mendatangi korban, dengan beringas memukul wajah Ichsan hingga babakbelur.

Atas kejadian itu, RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR yang menelusuri ke sejumlah sumber saksi membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang dilakukan Zain dan kawan kawan.

“Saya melihat kejadian itu, Zain dan kawan kawan melakukan penganiayaan secara berutal. Kami minta polisi segera menangkap Zain dan kawan kawan. Ini negara hukum jangan sok hebat kali menganiaya orang dengan gaya premanisme”, ujar sumber yang mengaku warga kaum Aur yang tidak mau disebutkan namanya.

Hingga berita ini dilansir, kondisi korban Ichsan Sirait masih takut bertemu orang. Tidak hanya itu, korban juga sering mual dan sempoyongan diduga akibat pukulan pelaku yang terkesan brutal.

Sementara itu, pihak orangtua korban mengatakan, masih terus membawa berobat anaknya secara rutin.

“Kami hanya menuntut keadilan atas penganiayaan anak kami, pelaku agar dihukum yang setimpal dengan perbuatanya”, ujar orangtua korban. (KRO/RD/TIM)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian

Published

on

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian

RADARINDO.co.id-Medan : Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian.

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian. Polsek Medan Area berhasil menangkap Tiga Orang Tersangka tidak pidana kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Area para pelaku berhasil di bekuk di tempat persembunyianya.

Adapun ketiga pelaku adalah, HG alias Gun (24) Warga Jalan Pasar 5 Gg Bunga Desa Tembung, MR alias Kiki (29) Warga Jalan Pasar 5 Tembung Gg dan MG alias Agun alias Kakek (23) pekerjaan jualan keran warga beralamat di Jalan Pasar 5 Tembung Gg Salak.

Baca juga : Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

Dari pelaku berhasil disita barang bukti berupa 1 Buah sandal merek swallow warna hitam, 1 unit HP merek Nokia, dompet warna hitam.

Hendphone merek xiaomi, pisau, topi 2 buah kunci T dan 1 buah baju kaos, 1 sweater warna abu abu hitam dan HP merek Vivo.

Kapolsek Medan Area Kompol, Faidir Chan SH, MH kepada wartawan, menjelaskan setelah menerima Laporan dari korbannya, dengan nomor LP 239/K/IV/2021/SPKT Sek Medan Area yang dilaporkan pada tanggal 07 April 2021 dan menindak lanjutinya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Ia pun memerintahkan tim unit Reskrim dibawah pimpinan IPTU Rianto SH dan Panit Reskrim IPTU Surya Prayitna untuk melakukan penyelidikan dan hasilnya berhasil menangkap para pelaku di jln Bromo, Medan. Para pelaku ini sudah kerap beraksi dibeberapa lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan khususnya Polsek Medan Area.

Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatanya hingga berita ini diturunkan polisi masih melakukan pendalaman. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading

Headline

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

Published

on

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

RADARINDO.co.id-Aceh Utara : Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas.

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas. Seorang bandar narkoba Z bin R, 30, warga Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara, terkapar kena timah panas petugas.

Pasalnya, tersangka mencoba melawan petugas dan berupaya hilangkan bukti dengan membuang sabu seberat 100,19 gram.

Demikian Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konfrensi pers yang berlangsung di Gedung Serba Guna Mapolres Lhokseumawe, Senin (12/4).

Baca juga : Pesta Narkoba Hadirkan Wanita Seksi Bikin Geger Begini Ujungnya

Dikatakannya, berawal dari adanya informasi masyarakat tentang keberadaan Z bin R diduga melakukan aktivitas transaksi narkoba hingga meresahkan warga lingkungan Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Menindak lanjuti informasi itu, pada Jumat (2/4) lalu, sekira pukul 15.30 Wib, melakukan penangkapan terhadap Z bin R di Dusun Timur Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Akan tetapi, penangkapan tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan, karena Z bin R yang mengetahui dirinya akan ditangkap segera melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sambil membuang sebuah bungkusan ke dalam semak-semak.

Namun sebelum kabur terlalu jauh, akhirnya anggota polisi melakukan tembakan dengan profesional dan terukur hingga peluru mengenai bagian betis kaki kirinya hingga terjatuh. Tersangka yang kesakitan pun tidak dapat berupaya melawan atau melarikan diri lagi.

Setelah ditangkap polisi melakukan pemeriksaan dan penggledahan hingga melakukan penyisiran di lokasi tersangka membuang barang bukti. Polisi berhasil menemukan bungkusan plastik berisi barang bukti sebanyak 100,19 gram.

Akhirnya tersangka dan barang bukti digiring ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pengembangan kasus dan diproses secara hukum yang berlaku.

“Tujuan tersangka barang sabu itu dia beli dengan cara hutang Rp36 juta. Lalu akan dijual lagi seharga Rp37 juta dan dapat keuntungan sebesar Rp1juta,” paparnya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Namun sebelum niatnya tercapai, ternyata malangnya Z keburu diringkus Satnarkoba Polres Lhokseumawe dan bandar berinisial F kini sudah masuk DPO.

Meski berjalan pincang karena kaki kiri diperbankan luka, namun tetap saja Tersangka juga dihadirkan dalam konferensi pers dengan mengenakan seragam tahanan.

Tersangka kini terancam pasal 114 dan pasal 112 no. 35 tahun 2009 dengan hukuman 5 tahun penjara dan paling lama seumur hidup.(KRO/RD/Wsp)

Continue Reading

Headline

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang

Published

on

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang

RADARINDO.co.id-Medan : Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang.

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang. Walikota Medan Bobby Nasution memberikan bantuan warga di Kelurahan Sicanang, Belawan yang terkena musibah kebakaran.

Sijago merah yang menghanguskan belasan rumah di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (12/4), membuat prihatin Muhammd Bobby Afif Nasution.

Usai berdialog dengan nelayan tradisional di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gabion Belawan, Selasa (13/4), orang nomor satu di Pemko Medan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga : Sijago Merah Hanguskan Puluhan Rumah di Belawan

Selain ingin melihat kondisi warga yang menjadi korban kebakaran, kehadiran wali kota untuk memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan dasar.

Dalam pertemuan dengan warga, Bobby menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi.

Diharapkannya, warga tetap sabar menghadapi cobaan tersebut dan Pemko Medan akan berupaya membantu untuk mengurangi beban warga.

Rasa sedih wali kota semakin terlihat ketika sejumlah warga, terutama kaum ibu tatkala menyampaikan kesedihannya.

Sebab, selain menghanguskan rumah, musibah kebakaran menyebabkan mereka kehilangan harta benda.

Oleh karenanya, mereka berharap, Pemko Medan dapat membantu untuk mengurangi beban yang cukup berat mereka rasakan saat ini.

Sebagai langkah awal untuk membantu korban kebakaran, wali kota memastikan kebutuhan pokok, terutama makanan di tenda penampungan aman.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

“Kebutuhan makanan saat ini sangat penting. Jadi, ini yang harus kita penuhi lebih dahulu sehingga warga yang menjadi korban kebakaran tidak akan kekurangan makanan,” katanya.

Untuk itu, ia telah menginstruksikan Camat Medan Belawan agar segera menindaklanjutinya.

Masyarakat Sicanang yang terkena musibah yang telah menerima bantuan dari Walikota Medan mengaku senang. (KRO/RD/Wsp).

Continue Reading

headline