Connect with us

Headline

Oknum Kaur Pemdes Kedondong Sebut Jadikan Kades Jual Mobil dan Tabungan Pribadi

Published

on

45 views
Oknum Kaur Pemdes Kedondong Sebut Jadikan Kades Jual Mobil dan Tabungan Pribadi

RADARINDO.co.id-Pesawaran :Oknum Kaur Pemdes Kedondong Sebut Jadikan Kades Jual Mobil dan Tabungan PribadiOknum Kaur Pemdes Kedondong Sebut Jadikan Kades Jual Mobil dan Tabungan Pribadi.

Oknum Kaur Pemerintahan Desa Kedondong, Aldi (adek kepala desa -Red) menyebutkan kalau pemilihan kepala desa abangnya ia sampai menjual mobil dan menghabiskan tabungannya.

“Saya mau menjadikan kepala desa Padli itu, sampai menjual mobil dan menghabiskan uang tabungan, sudah gak ada apa apa lagi saya dari 2020 sampai sekarang saya belum merasakan manis, kecuali gaji lo. Ya kalau kalian beritakan Ocit orang lain, ya gak apa apa”, ungkap Aldi saat datangi rumah Kabiro RADARINDO.co.id Kamis Jum’at ( 25/02/2021) malam.

Aldi menceritakan, kalau ia pernah melaporkan ke Kajari, kepala desa Kedondong yang lama menjabat sebelum abangnya.

Baca juga : Papan Bunga Berjejer di Depan Kantor Gubernur Aceh “Kembali Juara Termiskin Se-Sumut

“Kayak dulu saya pernah melaporkan kepala desa sampai ke Kejari, itu karena permintaan masyarakat, saya malu sebenarnya sekarang, karena yang kompayekan abang saya itu saya, yang bilang ke masyarakat kepala desa itu harus begini-begini, berubah pola kerja kepala desa,” ujarnya.

Masih cerita Aldi oknum Kaur pemerintahan, Aldi menjadi malas mengantor ke balai desa di karenakan zizik dengan beberapa aparatur desa lama yang masih ada.

“Kayak mau muntah saya melihat aparat-aparatur lama itu, seharusnya mereka nyadar dan tinggalkan, tapi kenapa masih saja, makanya saya gak pernah masuk kantor, kamu lihat kan saya gak pernah masuk kantor”, ungkap oknum Kaur pemerintahan.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa ? 

Kedatangan oknum Kaur pemerintahan kerumah Kabiro media ini, karena sebelumnya ada pemberitaan peningkatan kapasitas aparatur desa Kedondong yang menurut Sekdes Safrizal pelatihan itu di akumodir Polres, yang menghabiskan Rp40juta lebih. (KRO/RD/AMRULLOH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *