Connect with us

Headline

PP PTMSI Belum Terima Dana Sea Games 2019 Sebesar Rp1,9 M 

Published

on

58 views
PP PTMSI Belum Terima Dana Sea Games 2019 Sebesar Rp1,9 M 

RADARINDO.co.id-Jakarta : Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), pimpinan Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno SH, belum juga menerima dana anggaran pemerintah untuk dukungan Sea Games 2019, yang sudah diverifikasi lengkap oleh pemerintah sebesar Rp1,9 miliar.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengatakan, dana anggaran untuk dukungan Sea Games 2019 tersebut, sampai saat ini belum pernah diterima oleh PP PTMSI.

“Sari sejak jabatan Menpora Imam Nachrowi, yang ditangkap dan ditahan KPK RI dalam tindak pidana korupsi, hingga Menpora Amali, kita belum mengetahui alasan anggaran Sea Games 2019 itu tidak disalurkan,” ujar Oegroseno, Minggu (28/2/2021).

Baca juga : Tanpa Dukungan Pemerintah, PP PTMSI Utus Atlit Tenis Meja Ikuti Ajang Kejuaraan Dunia.

Mantan Wakapolri ini mengungkapkan, proses verifikasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sudah dilaksanakan. Bahkan, PP PTMSI sudah melengkapi persyaratan.

Disebutkan, pada tanggal 15 Juli 2019 PP PTMSI mendapat undangan rapat dari Kemenpora RI dalam rangka verifikasi anggaran untuk Sea Games 2019 Filipina.

Pertemuan di Belleza Suites, Jakarta dan pemerintah menyetujui dukungan anggaran sebesar Rp1.912.820.000.

“Anggaran itu untuk kegiatan try out dan training camp atlet tenis meja. Sambil menunggu anggaran turun dari pemerintah, PP PTMSI menerima tawaran dari Federasi Tenis Meja Asia untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Tahun 2019 di Yogyakarta, pada tanggal  15 – 22 September 2019, yang akan diikuti oleh 40 negara di Asia,” ungkapnya.

Selain kejuaraan Asia di Yogyakarta, PP PTMSI juga dipercaya oleh Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) untuk melaksanakan Kejuaraan  “2019 ITTF Challenge Indonesia Open Batam”  pada 13 – 17 November 2019 di Batam.

Kejuaraan ini diikuti oleh beberapa negara, yang menurunkan atlet tim nasional Sea Games 2019. Kemudian, PP PTMSI juga menggelar Kejuaraan Tenis Meja Asia “SSP 24th Asian Table Tennis Championships 2019” (ATTC) yang diselenggarakan di Yogyakarta.

Kejuaraan tersebut  merupakan kebanggaan Bangsa Indonesia karena diikuti oleh 31  Negara Asia.

Kejuaraan itu juga.merupakan kesempatan yang baik juga bagi atlet tim nasional Indonesia pada Sea Games 2019 di Filipina.

Pasalnya, kejuaraan tersebut merupakan uji tanding Tim Indonesia dengan beberapa tim negara – negara Asia dengan menghabiskan biaya penyelenggaraannya mencapai Rp10,5 M.

“PP PTMSI juga menggelar Kejuaraan Tenis Meja Internasional di Batam juga menghabiskan biaya Rp1,2 M. Sebagai tuan rumah kedua, PP PTMSI juga melaksanakan seleksi dan pelatnas atlet timnas tenis meja Sea Games 2019,” jelasnya.

Menurut Oegroseno, anggaran yang dikeluarkan dalam menggelar kejuaraan iru dengan biaya swadaya PP PTMSI. Saat itu, telah terpilih 4 Atlet Putra dan 4 Atlet Putri dengan target perolehan medali untuk Sea Games 2019 di Filipina 1 Medali Emas, 1 Medali Perak dan 2 medali perunggu.

Prestasi ini dinilai meningkat mengingat Sea Games 2015 di Singapura, tim Indonesia hanya memperoleh 1 medali perunggu dan Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, hanya mendapat 4 medali perunggu.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa ? 

Pada tanggal 26 Agustus 2019, panitia verifikasi Sea Games 2019 yang terdiri dari unsur Kemenpora, KOI dan KONI Pusat, melaksanakan verifikasi akhir dengan mengundang PP PTMSI di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

“Setelah selesai acara verifikasi salah satu staf Menpora memberi penjelasan bahwa anggaran PP PTMSI sebesar Rp1,9 M tersebut,  tidak bisa diberikan karena ada perintah dari Menpora Imam Nachrowi. Menpora memberikan perintah agar anggaran untuk PP PTMSI tidak disalurkan,” jelasnya.

Kemudian, sambung Oegroseno, PP PTMSI berkirim surat kepada Menpora menanyakan alasan menahan anggaran PP PTMSI dalam rangka persiapan Sea Games 2019 di Filipina. Saat itu, PP PTMSI sudah mengeluarkan biaya seleksi dan pelatnas secara swadaya mencapai Rp2M.

“Sampai detik ini Anggaran Pemerintah untuk dukungan Sea Games 2019 yang sudah diverifikasi lengkap oleh pemerintah sebesar Rp1,9 M untuk PP PTMSI, tidak pernah diterima dari Kemenpora, terhitung sejak Menpora Imam Nachrowi ditangkap KPK RI dalam kasus tindak pidana korupsi,” sebutnya. (KRO/RD/AS)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian

Published

on

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian

RADARINDO.co.id-Medan : Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian.

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian. Polsek Medan Area berhasil menangkap Tiga Orang Tersangka tidak pidana kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Area para pelaku berhasil di bekuk di tempat persembunyianya.

Adapun ketiga pelaku adalah, HG alias Gun (24) Warga Jalan Pasar 5 Gg Bunga Desa Tembung, MR alias Kiki (29) Warga Jalan Pasar 5 Tembung Gg dan MG alias Agun alias Kakek (23) pekerjaan jualan keran warga beralamat di Jalan Pasar 5 Tembung Gg Salak.

Baca juga : Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

Dari pelaku berhasil disita barang bukti berupa 1 Buah sandal merek swallow warna hitam, 1 unit HP merek Nokia, dompet warna hitam.

Hendphone merek xiaomi, pisau, topi 2 buah kunci T dan 1 buah baju kaos, 1 sweater warna abu abu hitam dan HP merek Vivo.

Kapolsek Medan Area Kompol, Faidir Chan SH, MH kepada wartawan, menjelaskan setelah menerima Laporan dari korbannya, dengan nomor LP 239/K/IV/2021/SPKT Sek Medan Area yang dilaporkan pada tanggal 07 April 2021 dan menindak lanjutinya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Ia pun memerintahkan tim unit Reskrim dibawah pimpinan IPTU Rianto SH dan Panit Reskrim IPTU Surya Prayitna untuk melakukan penyelidikan dan hasilnya berhasil menangkap para pelaku di jln Bromo, Medan. Para pelaku ini sudah kerap beraksi dibeberapa lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan khususnya Polsek Medan Area.

Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatanya hingga berita ini diturunkan polisi masih melakukan pendalaman. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading

Headline

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

Published

on

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

RADARINDO.co.id-Aceh Utara : Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas.

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas. Seorang bandar narkoba Z bin R, 30, warga Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara, terkapar kena timah panas petugas.

Pasalnya, tersangka mencoba melawan petugas dan berupaya hilangkan bukti dengan membuang sabu seberat 100,19 gram.

Demikian Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konfrensi pers yang berlangsung di Gedung Serba Guna Mapolres Lhokseumawe, Senin (12/4).

Baca juga : Pesta Narkoba Hadirkan Wanita Seksi Bikin Geger Begini Ujungnya

Dikatakannya, berawal dari adanya informasi masyarakat tentang keberadaan Z bin R diduga melakukan aktivitas transaksi narkoba hingga meresahkan warga lingkungan Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Menindak lanjuti informasi itu, pada Jumat (2/4) lalu, sekira pukul 15.30 Wib, melakukan penangkapan terhadap Z bin R di Dusun Timur Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Akan tetapi, penangkapan tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan, karena Z bin R yang mengetahui dirinya akan ditangkap segera melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sambil membuang sebuah bungkusan ke dalam semak-semak.

Namun sebelum kabur terlalu jauh, akhirnya anggota polisi melakukan tembakan dengan profesional dan terukur hingga peluru mengenai bagian betis kaki kirinya hingga terjatuh. Tersangka yang kesakitan pun tidak dapat berupaya melawan atau melarikan diri lagi.

Setelah ditangkap polisi melakukan pemeriksaan dan penggledahan hingga melakukan penyisiran di lokasi tersangka membuang barang bukti. Polisi berhasil menemukan bungkusan plastik berisi barang bukti sebanyak 100,19 gram.

Akhirnya tersangka dan barang bukti digiring ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pengembangan kasus dan diproses secara hukum yang berlaku.

“Tujuan tersangka barang sabu itu dia beli dengan cara hutang Rp36 juta. Lalu akan dijual lagi seharga Rp37 juta dan dapat keuntungan sebesar Rp1juta,” paparnya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Namun sebelum niatnya tercapai, ternyata malangnya Z keburu diringkus Satnarkoba Polres Lhokseumawe dan bandar berinisial F kini sudah masuk DPO.

Meski berjalan pincang karena kaki kiri diperbankan luka, namun tetap saja Tersangka juga dihadirkan dalam konferensi pers dengan mengenakan seragam tahanan.

Tersangka kini terancam pasal 114 dan pasal 112 no. 35 tahun 2009 dengan hukuman 5 tahun penjara dan paling lama seumur hidup.(KRO/RD/Wsp)

Continue Reading

Headline

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang

Published

on

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang

RADARINDO.co.id-Medan : Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang.

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang. Walikota Medan Bobby Nasution memberikan bantuan warga di Kelurahan Sicanang, Belawan yang terkena musibah kebakaran.

Sijago merah yang menghanguskan belasan rumah di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (12/4), membuat prihatin Muhammd Bobby Afif Nasution.

Usai berdialog dengan nelayan tradisional di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gabion Belawan, Selasa (13/4), orang nomor satu di Pemko Medan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga : Sijago Merah Hanguskan Puluhan Rumah di Belawan

Selain ingin melihat kondisi warga yang menjadi korban kebakaran, kehadiran wali kota untuk memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan dasar.

Dalam pertemuan dengan warga, Bobby menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi.

Diharapkannya, warga tetap sabar menghadapi cobaan tersebut dan Pemko Medan akan berupaya membantu untuk mengurangi beban warga.

Rasa sedih wali kota semakin terlihat ketika sejumlah warga, terutama kaum ibu tatkala menyampaikan kesedihannya.

Sebab, selain menghanguskan rumah, musibah kebakaran menyebabkan mereka kehilangan harta benda.

Oleh karenanya, mereka berharap, Pemko Medan dapat membantu untuk mengurangi beban yang cukup berat mereka rasakan saat ini.

Sebagai langkah awal untuk membantu korban kebakaran, wali kota memastikan kebutuhan pokok, terutama makanan di tenda penampungan aman.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

“Kebutuhan makanan saat ini sangat penting. Jadi, ini yang harus kita penuhi lebih dahulu sehingga warga yang menjadi korban kebakaran tidak akan kekurangan makanan,” katanya.

Untuk itu, ia telah menginstruksikan Camat Medan Belawan agar segera menindaklanjutinya.

Masyarakat Sicanang yang terkena musibah yang telah menerima bantuan dari Walikota Medan mengaku senang. (KRO/RD/Wsp).

Continue Reading

headline