Connect with us

Headline

Atlet Nasional Tenis Meja Tak Divaksin, Sikap Kemenpora Patut Dipertanyakan

Published

on

30 views
Atlet Nasional Tenis Meja Tak Divaksin, Sikap Kemenpora Patut Dipertanyakan

RADARINDO.co.id – Jakarta: Nasib atlet tenis meja yang tergabung dalam Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), sepertinya kurang beruntung.

Selain tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam ajang kejuaraan dunia, dan anggaran Sea Games 2019 sebesar Rp1,9 miliar tidak dikucurkan, kali ini atlet tenis meja tidak disertakan dalam daftar vaksinasi.

Baca Juga : TP PKK Kota P. Sidimpuan Panen Ikan Lele di Desa Baruas

Ketua Umum PP PTMSI, Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno SH mengatakan, pihaknya belum mengetahui alasan Kemenpora tidak menyertakan atlet tenis meja dalam daftar suntikan vaksin, 28 Februari 2021 kemarin. Padahal, pada tanggal 23 Februari sebelum vaksinasi, Menpora Zainudin Amali juga melibatkan PP PTMSI dalam virtual meeting, persisnya 5 hari sebelum pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Virtual meeting oleh Menpora Zainudin Amali dihadiri oleh 41 cabang olahraga (Cabor), termasuk PP PTMSI. Sayangnya, tiba di hari pelaksanaan vaksinasi untuk seluruh atlet nasional di Istora Gelora Bung Karno di Jakarta, 28 Februari kemarin, justru atlet tenis meja, official pendukung dan tenaga pendukung, tidak masuk dalam daftar pemberian suntikan vaksin Covid-19.

“Vaksin ini dibutuhkan karena sudah menyangkut nyawa atlet,” ujar Oegroseno, Jumat (5/4/2021).

Untuk vaksinasi atlet tenis meja, official maupun pendukung, ungkap mantan Wakapolri tersebut, mendadak dibatalkan.

Ironisnya, Kemenpora sama sekali tidak memberikan penjelasan secara resmi atas pembatalan pemberian suntikan vaksin terhadap atlet nasional tenis meja tersebut. Hal ini membuat kalangan atlet yang selalu tampil dalam ajang kejuaraan dunia tersebut, menjadi kecil hati.

“PP PTMSI sudah mempertanyakan alasan pembatalan vaksinasi atlet kami ini. Kami mencoba meminta klarifikasi dengan mengirimkan pesan melalui media WhatsApp (WA) itu kepada pejabat yang berwenang di Kemenpora. Sampai saat ini, kami belum mendapatkan penjelasan resmi. Kami masih tetap menunggu penjelasan itu. Soalnya, atlet nasional dari cabol lain sudah divaksin. Tinggal atlet tenis meja,” katanya.

Menurutnya, atlet tenis meja juga mempertanyakan kepada PP PTMSI karena tidak masuk dalam daftar vaksinasi. Oegroseno memberikan alasan karena Kemenpora yang melaksanakan vaksinasi massal tersebut, kemungkinan kekurangan vaksin.

Sehingga vaksinasi khusus untuk atlet tenis meja terpaksa dibatalkan. Kebenaran dari alasan kehabisan vaksin itu sebenarnya belum teruji, masih sekedar isu.

Oleh karena itu, kami membutuhkan klarifikasi dari Kemenpora tentang pembatalan vaksinasi atlet nasional tenis meja ini, ujarnya lagi.

Sebab, kata Mantan Kapolda Sumut itu, mereka (atlet) juga membawa dan mengharumkan nama Indonesia dalam ajang kejuaraan dunia.

“Banyak prestasi yang sudah berhasil diraih. Baik itu meraih medali emas, perunggu maupun lainnya. Masalah isu dualisme kepengurusan dalam organisasi tenia meja, tidak tepat dijadikan alasan,” jelasnya.

Disebutkan, pada tanggal 25 Februari 2021, PP PTMSI telah mengirim 4 atlet dan 1 manager untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade tingkat dunia di Doha Qatar.

“Kemudian, di bulan April 2021, PP PTMSI juga akan mulai melaksanakan program “Aim For The Star  2021” di Jakarta, dan mengikuti beberapa kegiatan kejuaraan dengan menerapkan peotokol kesehatan (Prokes).

PP PTMSI melakukan ini untuk menjaring atlet potensial dalam menghadapi Sea Games 2021 di Vietnam. Kita juga melakukan ini untuk mendukung instruksi Presiden Joko Widodo, yang mendorong Indonesia harus siap sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Baca Juga : Walikota P. Sidimpuan Buka MTQ Ke XX Tahun 2021

“Presiden meminta seluruh cabor, termasuk tenis meja untuk menyiapkan atlet yang mampu merebut medali perak atau perunggu di Olimpiade 2032,” katanya.

Menurut Oegroseno, dalam kurun waktu selama 10 tahun ke depan, Indonesia dipastikan mampu melahirkan atlet – atlet  tenis meja potensial, yang dapat dikategorikan sekaliber Ma Long, Fan Zhen Dong, Xu Xin, Ding Ning, Chen Meng, Liu Shi Wen, Wang Manyu, Harimoto dan Mima Ito.

Ini dapat diwujudkan jika pemerintah memberikan dukungan dan perhatian kepada atlet tenis meja tersebut.(KRO/RD/AS)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian

Published

on

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian

RADARINDO.co.id-Medan : Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian.

Polsek Medan Area Tangkap Tiga Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian. Polsek Medan Area berhasil menangkap Tiga Orang Tersangka tidak pidana kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Area para pelaku berhasil di bekuk di tempat persembunyianya.

Adapun ketiga pelaku adalah, HG alias Gun (24) Warga Jalan Pasar 5 Gg Bunga Desa Tembung, MR alias Kiki (29) Warga Jalan Pasar 5 Tembung Gg dan MG alias Agun alias Kakek (23) pekerjaan jualan keran warga beralamat di Jalan Pasar 5 Tembung Gg Salak.

Baca juga : Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

Dari pelaku berhasil disita barang bukti berupa 1 Buah sandal merek swallow warna hitam, 1 unit HP merek Nokia, dompet warna hitam.

Hendphone merek xiaomi, pisau, topi 2 buah kunci T dan 1 buah baju kaos, 1 sweater warna abu abu hitam dan HP merek Vivo.

Kapolsek Medan Area Kompol, Faidir Chan SH, MH kepada wartawan, menjelaskan setelah menerima Laporan dari korbannya, dengan nomor LP 239/K/IV/2021/SPKT Sek Medan Area yang dilaporkan pada tanggal 07 April 2021 dan menindak lanjutinya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Ia pun memerintahkan tim unit Reskrim dibawah pimpinan IPTU Rianto SH dan Panit Reskrim IPTU Surya Prayitna untuk melakukan penyelidikan dan hasilnya berhasil menangkap para pelaku di jln Bromo, Medan. Para pelaku ini sudah kerap beraksi dibeberapa lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan khususnya Polsek Medan Area.

Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatanya hingga berita ini diturunkan polisi masih melakukan pendalaman. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading

Headline

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

Published

on

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas

RADARINDO.co.id-Aceh Utara : Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas.

Bandar SS Terkapar Kena Timah Panas Petugas. Seorang bandar narkoba Z bin R, 30, warga Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara, terkapar kena timah panas petugas.

Pasalnya, tersangka mencoba melawan petugas dan berupaya hilangkan bukti dengan membuang sabu seberat 100,19 gram.

Demikian Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konfrensi pers yang berlangsung di Gedung Serba Guna Mapolres Lhokseumawe, Senin (12/4).

Baca juga : Pesta Narkoba Hadirkan Wanita Seksi Bikin Geger Begini Ujungnya

Dikatakannya, berawal dari adanya informasi masyarakat tentang keberadaan Z bin R diduga melakukan aktivitas transaksi narkoba hingga meresahkan warga lingkungan Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Menindak lanjuti informasi itu, pada Jumat (2/4) lalu, sekira pukul 15.30 Wib, melakukan penangkapan terhadap Z bin R di Dusun Timur Desa Pulo Blang Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.

Akan tetapi, penangkapan tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan, karena Z bin R yang mengetahui dirinya akan ditangkap segera melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sambil membuang sebuah bungkusan ke dalam semak-semak.

Namun sebelum kabur terlalu jauh, akhirnya anggota polisi melakukan tembakan dengan profesional dan terukur hingga peluru mengenai bagian betis kaki kirinya hingga terjatuh. Tersangka yang kesakitan pun tidak dapat berupaya melawan atau melarikan diri lagi.

Setelah ditangkap polisi melakukan pemeriksaan dan penggledahan hingga melakukan penyisiran di lokasi tersangka membuang barang bukti. Polisi berhasil menemukan bungkusan plastik berisi barang bukti sebanyak 100,19 gram.

Akhirnya tersangka dan barang bukti digiring ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pengembangan kasus dan diproses secara hukum yang berlaku.

“Tujuan tersangka barang sabu itu dia beli dengan cara hutang Rp36 juta. Lalu akan dijual lagi seharga Rp37 juta dan dapat keuntungan sebesar Rp1juta,” paparnya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Namun sebelum niatnya tercapai, ternyata malangnya Z keburu diringkus Satnarkoba Polres Lhokseumawe dan bandar berinisial F kini sudah masuk DPO.

Meski berjalan pincang karena kaki kiri diperbankan luka, namun tetap saja Tersangka juga dihadirkan dalam konferensi pers dengan mengenakan seragam tahanan.

Tersangka kini terancam pasal 114 dan pasal 112 no. 35 tahun 2009 dengan hukuman 5 tahun penjara dan paling lama seumur hidup.(KRO/RD/Wsp)

Continue Reading

Headline

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang

Published

on

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang

RADARINDO.co.id-Medan : Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang.

Walikta Bobby Nasution Bantu Korban Kebakaran Sicanang. Walikota Medan Bobby Nasution memberikan bantuan warga di Kelurahan Sicanang, Belawan yang terkena musibah kebakaran.

Sijago merah yang menghanguskan belasan rumah di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (12/4), membuat prihatin Muhammd Bobby Afif Nasution.

Usai berdialog dengan nelayan tradisional di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gabion Belawan, Selasa (13/4), orang nomor satu di Pemko Medan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga : Sijago Merah Hanguskan Puluhan Rumah di Belawan

Selain ingin melihat kondisi warga yang menjadi korban kebakaran, kehadiran wali kota untuk memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan dasar.

Dalam pertemuan dengan warga, Bobby menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi.

Diharapkannya, warga tetap sabar menghadapi cobaan tersebut dan Pemko Medan akan berupaya membantu untuk mengurangi beban warga.

Rasa sedih wali kota semakin terlihat ketika sejumlah warga, terutama kaum ibu tatkala menyampaikan kesedihannya.

Sebab, selain menghanguskan rumah, musibah kebakaran menyebabkan mereka kehilangan harta benda.

Oleh karenanya, mereka berharap, Pemko Medan dapat membantu untuk mengurangi beban yang cukup berat mereka rasakan saat ini.

Sebagai langkah awal untuk membantu korban kebakaran, wali kota memastikan kebutuhan pokok, terutama makanan di tenda penampungan aman.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

“Kebutuhan makanan saat ini sangat penting. Jadi, ini yang harus kita penuhi lebih dahulu sehingga warga yang menjadi korban kebakaran tidak akan kekurangan makanan,” katanya.

Untuk itu, ia telah menginstruksikan Camat Medan Belawan agar segera menindaklanjutinya.

Masyarakat Sicanang yang terkena musibah yang telah menerima bantuan dari Walikota Medan mengaku senang. (KRO/RD/Wsp).

Continue Reading

headline