Connect with us

Headline

Jembatan Penghubung Tiga Desa di Laguboti Putus Warga Cemas

Published

on

78 views
Jembatan Penghubung Tiga Desa di Laguboti Putus Warga Cemas

RADARINDO.co.id-Toba : Jembatan Penghubung Tiga Desa di Laguboti Putus Warga Cemas

Jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Laguboti putus. Akibatnya, sejumlah warga desa merasa cemas.

Jembatan desa yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Laguboti telah membuat para warga resah khususnya kaum petani.

Mereka merasa kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari hari. Hal itu disampaikan langsung oleh ketiga kepala desa Gasaribu, Ujung Tanduk dan Pintubosi kepada sejumlah wartawan, Selasa (9/3/2021).

Adapun kepala desa tersebut yakni Desa Gasaribu Mangatas Hutahaean, SE, Desa Ujung Tanduk Anton Sinurat, dan Desa Pintu bosi Henri Pangaribuan.

Baca juga : Kantongi SS Warga Padangsidimpuan Ditangkap Polisi 

Anton Sinurat menerangkan bahwa jembatan atau gorong gorong itu dibangun 20 tahun yang lalu.

“Jembatan ini sudah cukup tua dan belum pernah mendapatkan perawatan sama sekali,” terangnya.

Rusaknya akses jalan itu, sudah beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh para warga pengguna agar kendaraan pengangkut hasil panen bisa lewat sebab belum ada tanda tanda akan diperbaiki oleh pemerintah kabupaten Toba.

Kerusakan ini juga sudah kita sampaikan langsung secara tertulis ke dinas PUPR Kabupaten Toba pada 11 Februari 2021 lalu oleh Kepala Desa Gasaribu dengan No laporan 026/1017/GAS/II/2021. Namun hingga kini mereka (Dinas PUPR) belum datang meninjau, sebutnya mengharap.

Mengetahui hal itu, Erbin H Pangaribuan, Ketua DPD LSM TAMPERAK Kabupaten Toba yang juga Warga Desa Pintu Bosi Laguboti langsung turun lapangan untuk meninjau langsung keadaan lapangan didampingi para Kepala Desa yang terdampak kerusakan itu.

Dalam kesempatan itu, Erbin mengharap Dinas PUPR Kabupaten Toba segera menanggapi kalau bisa “Bupati dan Wakil Bupati langsung turun lapangan ke Desa.

“Ini permasalahan warga desa, merupakan satu satunya akses jalan penghubung tiga desa ke sawah dan ke gereja, jadi harus prioritas pemerintah,” sebutnya.

Kami harap agar dinas terkait memperbaiki ini sebelum ada korban jiwa. Jangan dibiarkan berlarut larut sebagaimana Visi-Misi Bupati Poltak Sitorus dan Wakil Bupati Tonny Simajuntak infratruktur dari Desa Ke kota harus lancar kabupaten sekarang ini yakni kerja cepat, dan kerja tepat inovatif.

Baca juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Dilalap Sijago Merah

Terpisah, Pelaksana
Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Toba melalui Albert Simbolon selaku Kepala Seksi Pembangunan dan peningkatan jalan jembatan saat dikonfirmasi RADARINDO.co.id Selasa (9/3/2021) mengaku kalau pihaknya sudah menerima surat permohonan perbaikan jembatan dari para kepala desa itu.

“Soal surat permohonan perbaikan jembatan yang disampaikan Kepala Desa tersebut benar sudah kami terima pada 18 Februari 2021 lalu, dalan waktu dekat kita akan meninjaunya,” kata Albert. (KRO/RD/ERB)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *