Connect with us

Headline

Demi Asuransi Jiwa, Ayah Bunuh 2 Anaknya yang Autis

Published

on

34 views
Demi Asuransi Jiwa, Ayah Bunuh 2 Anaknya yang Autis

RADARINDO.co.id – AS : Demi Asuransi Jiwa, Ayah Bunuh 2 Anaknya yang Autis

Seorang ayah yang tinggal di California, Amerika Serikat (AS) dijatuhi hukuman lebih dari 200 tahun penjara dalam persidangan yang digelar pada,Kamis (11/3/2021) waktu setempat.

Pria bernama Ali Elmezayen (45) tersebut dijatuhi hukuman kurungan yang sangat lama karena menenggelamkan kedua putranya yang autis dengan mengemudikan mobilnya dari dermaga.

Baca juga : Anak “Durhaka” Cekik Leher Ibu Kandung di Taput Berujung Mengenaskan

Perbuatan keji itu dilakukannya untuk mengumpulkan polis asuransi jiwa yang telah diambilnya dari mereka.
Dalam kejadian Elmezayen, mengemudikan sedan Honda dari dermaga di San Pedro, selatan Los Angeles, pada 9 April 2015, di dalam mobilnya terdapat mantan istrinya bernama Raba Diab beserta dua putranya yang masing-masing berusia delapan dan 13 tahun.

Ketika sampai di dermaga, Elmezayen langsung menerjunkan mobilnya ke air sebagaimana dilansir kantor berita AFP.
Kedua putranya ternggelam tetapi Diab diselamatkan oleh seorang nelayan yang melemparkan alat pelampung padanya.

Sedangkan Elmezayen berhasil selamat keluar melalui jendela samping pengemudi yang terbuka. Dia lalu berenang ke tangga di dermaga.

Menyusul kematian putranya, Elmezayen, seorang warga negara Mesir, mengumpulkan lebih dari US$260.000 (Rp3,6 miliar) untuk polis asuransi dari dua perusahaan.

Pihak berwenang mengatakan, Elmezayen mentransfer sebagian besar uangnya ke Mesir dan sekitar US$80.000 (Rp1,1 miliar) disita dari rekening AS miliknya.

Elmezayen dinyatakan bersalah pada Oktober 2019 atas tuduhan federal atas penipuan surat, pencurian identitas, dan pencucian uang.

Baca juga : Belasan Ruko Di Kota Pinang hangus Dilalap Sijago Merah

Hakim Distrik AS John Walter menghukumnya 212 tahun penjara dan mengecam Elmezayen dengan mengatakan bahwa kejatahannya sangat kejam dan tidak berperasaan.

“Dia penipu ulung dan pembohong yang terampil. Satu-satunya penyesalan yang dimiliki terdakwa adalah dia tertangkap,” kata Walter. Tak berhenti sampai di situ, Elmezayen masih menghadapi dakwaan atas pembunuhan kedua putranya dan percobaan pembunuhan terhadap mantan istrinya. (KRO/RD/wsp)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *