Connect with us

Headline

Aksi Balap Liar di Jember Digerebek Petugas Gabungan

Published

on

320 views
Aksi Balap Liar di Jember Digerebek Petugas Gabungan

RADARINDO.co.id-Jember : Aksi Balap Liar di Jember Digerebek Petugas Gabungan.

Aksi balap liar di Jember yang dilakukan para pemuda kerab membuat warga resah. Termasuk para pengguna jalan ikut terancam keselamatanya.

Akibat ulah ugal-ugalan tersebut petugas langsung menggerebek para pembalap liar. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP menggerebek lantaran keluhan – keluhan yang muncul dari warga di sekitar Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Para pemuda ini kerap beraksi di jalan raya provinsi di sekitar pertokoan Larisso Kraton, pada Sabtu malam hingga Minggu dini. Hal ini pula yang membuat petugas gabungan bertindak melakukan penertiban, Sabtu (13/3/2021) malam.

Baca juga : Bus Rombongan Pelajar Masuk Jurang di Sumedang 29 Meninggal Dunia 

Dari hasil penggerebekan ini diamankan belasan motor sementara tak sedikit para pemuda yang berhasi melarikan diri.

Aksi Balap Liar di Jember Digerebek Petugas Gabungan

Aksi Balap Liar di Jember Digerebek Petugas Gabungan

Barang bukti berupa sepeda motor pun dibawa ke Mapolsek Kencong untuk dilakukan penyitaan.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso mengatakan, ada sekitar 13 sepeda motor yang berhasil diamankan petugas gabungan dari penggerebekan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Kebanyakan yang diamankan merupakan pelaku – pelaku balap liar yang kerap beraksi hingga Minggu dini hari, di jalan raya provinsi tersebut.

“Benar kami amankan 13 Motor dari berbagai merk dan tidak standart semalam,” ucap AKP Adri Santoso ditemui pada Minggu (14/3/2021) pagi.

Menurutnya, operasi balap liar semalam menyisir sejumlah titik mulai Jembatan Ponjen, hingga jalan raya di sekitar Larisso yang kerap dikeluhkan warga sebagai lokasi balap liar.

“Kita fokuskan juga ditempat para berkumpulnya muda – mudi yaitu salah satunya di Jembatan Ponjen, lalu kita teruskan di depan jalan raya depan Pertokoan larisso,” ungkapnya.

Baca juga : Oknum Maritim Berbendera Malaysia Gertak Nelayan Tradisional Belawan

Adri menambahkan, bagi pengendara yang motornya diamankan boleh mengambil sepeda motornya dengan sejumlah syarat.

“Jika ingin mengambil unit sepeda motor hendaknya lengkapi surat surat dan motor harus dikembalikan standar pabrikan, karena rata – rata motor yang kita amankan kondisinya seluruhnya tidak standar lagi dan knalpot juga brong,” ujarnya.

Masyarakat mengaku senang petugas gabungan menertibkan balapan liar yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan. (KRO/RD/ASNI)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *