Connect with us

Headline

Dua Penadah Curanmor Asal Pringgowirawan Diamankan Polisi

Published

on

663 views
Dua Penadah Curanmor Asal Pringgowirawan Diamankan Polisi

RADARINDO.co.id -Jember : Dua Penadah Curanmor Asal Pringgowirawan Diamankan Polisi.

Dua pelaku penadah curanmor kini di amankan unit Reskrim Polsek Balung, Kabupaten Jember.

Pelaku berhasil ditangkap setelah ada laporan kehilangan sepedah motor di depan masjid setelah melakukan ibadah sholat jum’at di daerah desa Gumelar, baru baru ini.

Dua pelaku Wahyu Indra wijaya (29) dan Moh Yasit (27) berasal dari desa Pringgowirawan Dusun Krajan RT/RW 008/002 kecamatan Sumberbaru kabupaten Jember.

Sedangkan pelaku DPO kini sudah di kantongi pihak kepolisian yang juga berasal dari kecamatan Sumberbaru.

Baca juga : Polres Tanjungbalai Ringkus Komplotan Pencuri Sepeda Motor

Namun berjarak 5 hari, korban melihat postingan di media sosial tentang penjualan onderdil berbagai merek sepeda motor yang diunggah oleh akun dengan nama Indra Wijaya, dimana dalam postingannya ada salah satu paket ondedil yang sangat dikenali oleh korban.

Dua Penadah Curanmor Asal Pringgowirawan Diamankan Polisi

Dua Penadah Curanmor Asal Pringgowirawan Diamankan Polisi

“Saat itu saya melihat ada postingan jual beli onderdil di facebook, kemudian saya inbox untuk menanyakan harga, setelah cocok saya tanyakan alamatnya, dari sinilah akhirnya saya koordinasi dengan Polsek Balung,” ujar Ubaitullah.

Kejadian tersebut bermula salah satu Korban melaporkan ke polsek balung .TKP kehilangan tepatnya di halaman masjid desa gumelar setelah melakukan ibadah sholat jum’at.

Setelah selsai sholat jum’at korban kaget kendaraan yang berjenis Yamaha Vixion Nopol P 3783 NC sudah tidak ada di halaman parkiran masjid.

Tonton juga : Puluhan Pegawai RS Permata Bunda Gelar Aksi Damai Tuntut Pembayaran Gaji

Tanpa menunggu waktu dan berbekal postingan tersebut, jajaran Polsek Balung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP. Sunarto, langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku yang ada di Sumberbaru.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, ternyata di rumah pelaku ditemukan berbagai macam onderdil yang dijual secara eceran.

“Pelaku memang penadah dari barang hasil curian, kemudian oleh pelaku, barang-barang tersebut dijual secara satuan alias di ecer secara online dan Cash (COD), saat ini kami masih melakukan pengembangan, termasuk mengungkap jaringan pelaku,” ujar Kapolsek Balung AKP. Sunarto.

Dua pelaku kini dikenakan pasal 480 KUHP hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara. (KRO/RD/As)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *