Connect with us

Headline

Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT/RW Secara Sepihak

Published

on

751 views
Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT RW Secara Sepihak Tanpa Prosedur

RADARINDO.co.id-Jember : Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT/RW Secara Sepihak.

Warga Wringin Agung menggelar demontrasi terkait pemberhentian RT RW secara sepihak diduga tidak sesuai prosedur. Demo terkait kasus pemecatan RT RW sepihak yang dilakukan oleh Kepala dusun Wringin Agung di Balai Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Kamis (25/03/2021).

Pemecatan ini dilakukan oleh Kepala Dusun Imron secara sepihak tanpa perserujuan warga lain. Warga tidak terima dengan dilakukannya pemecatan secara sepihak tanpa ada kesalahan dan penjelasan apa pun kepada warga.

Baca juga : DPRD Medan Akan Segera Bentuk Pansus Air Bersih

Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT RW Secara Sepihak Tanpa Prosedur

Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT RW Secara Sepihak Tanpa ProsedurMenurut salah satu RW, Ponadi kepada RADARINDO.co.id mengatakan, membenarkan adanya pemecatan RT RW di dusun Pondok Jeruk, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang kabupaten Jember. Pemecatan ini dilakukan kepala dusun secara paksa dimintai tanda tangan tanpa ada persetujuan warga lain.

Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT/RW Secara Sepihak

Warga Wringin Agung Demo Pemberhentian RT/RW Secara Sepihak

“Harapan kami warga mohon untuk ditindak lanjuti untuk kasus ini dengan diturunkannya kepala dusun dan diberi sanksi”, ujarnya.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Hingga saat ini aparat desa sedang menindak lanjuti kasus yang dilakukan oleh kepala dusun. Semua yang dilakukan kepala dusun Imron ini salah karena melakukan pemecatan secara sepihak tanpa ada prosedur. Warga meminta kebijakan dari desa untuk segera menurunkan orang kepala dusun .

Fahrul Asrori menuturkan “Menurut saya RT RW itu adalah LKD dilindungi oleh aturan dan undang-undang sehingga ada syarat RT RW diberhentikan yaitu yang pertama dan utama tidak bisa melaksanakan kegiatan Kemasyarakatan. Sehingga bisa dipecat dengan prosedur dan aturan yang ada”.

Dalam perkara ini sudah mendengar dari dulu masalah pemecatan RT RW tetapi saya tidak mau menandatangani dan tidak mau menurunkan surat apa pun untuk masyarakat. Karena saya menginginkan masyarakat kondusif, tuturnya Pj Desa, Fahrul Asrori. (KRO/RD/Betris/Asni)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *