Connect with us

Headline

Pemko Medan kembali Bongkar Bangunan Rusak cagar Budaya

Published

on

20 views
Pemko Medan kembali Bongkar Bangunan Rusak cagar Budaya

RADARINDO.co.id-Medan :  Pemko Medan kembali Bongkar Bangunan Rusak cagar Budaya. Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution  melanjutkan pembongkaran bangunan yang merusak cagar budaya dan tidak miliki surat izin untuk mendirikan bangunan (SIMB) Jl Ahmad Yani Medan, Rabu (7/4).

Kawasan Kesawan yang masih banyak berdiri bangunan bersejarah akan direvitalisasi oleh wali kota, Bobby Nasution. Bobby tegas dalam menindak pemilik bangunan yang tidak mau mengikuti aturan Pemerintah Kota Medan.

Baca juga : ABK Kapal Terjun Kelaut Akibat Kebakaran Kapal

Upaya pembongkaran ini dilakukan setelah jatuh tempo yang telah ditetapkan oleh Pemko Medan. Bangunan itu tidak mendapatkan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) karena tidak sesuai dengan bentuk aslinya.

“Memang tidak ada izinnya itu maka kita bongkar sesuai aturan yang berlaku. Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk eksekusi,” kata Benny selaku Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan

Pihaknya telah bermusyawarah dengan pemilik bangunan tersebut dan memberikantempo hingga, Senin (5/4). Jika hal tersebut tidak diindahkan, maka petugas akan melakukan pembongkaran dan rekomendasi izin tidak akan keluar jika pemilik bangunan tidak mampu mengembalikan bangunan ke bentuk awalnya.

Padahal sebelumnya pemilik bangunan sudah diberikan contoh berupa foto bangunan oleh Dinas Kebudayaan.

“Pak wali kota ingin bangunan di kawasan Kesawan sesuai dengan aslinya. Kalau ada pemilik bangunan yang ingin membangun harus sesuai bentuk aslinya. Begitu juga untuk renovasi dan sebagainya. Dan foto lama bangunan itu sudah diberikan oleh Dinas Kebudayaan sebagai rekomendasi sebelum dibangun menjadi seperti sekarang,” tegas Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan tersebut .

Benny juga menambahkan, “Pak wali dengan tegas ingin kembalikan kawasan cagar budaya Kesawan dan sekitarnya,”.

Lihat juga : Oknum Maritim Berbendera Malaysia Gertak Nelayan Tradisional Belawan

Sementara di lapangan, tim terpadu Satpol PP merobohkan sejumlah sudut bangunan. Bahkan petugas tampak sampai naik ke lantai dua bangunan dan menghancurkan secara manual dengan palu. Satu unit alat berat berupa dozer ekskavator juga diturunkan untuk merusak bangunan di bagian yang sulit dijangkau.

Dari data yang diperoleh, bangunan itu berukuran 4,5 m x 16,25 m dan bangunan 4 m x 13, 25 m.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan bahwa seluruh bangunan di kawasan heritage harus mengikuti regulasi terkait perlindungan cagar budaya. “Terkhusus daerah Kesawan jangan merubah bentuk. Ikuti regulasi. Tempat ini harus kita lestarikan,” tegasnya. (KRO/RD/Wsp)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *