Connect with us

Headline

Upaya Kudeta Gagal di Yordania

Published

on

65 views
Upaya Kudeta Gagal di Yordania

RADARINDO.co.id-Denmark : Upaya Kudeta Gagal di Yordania. Kerajaan Yordania atau yang disebut juga Al-Mamlakah Al-Urduniyah Al-Hasyimiyah kembali menorehkan sejarah dalam dinamika politik Timur Tengah yang terjadi beberapa hari terakhir.

Khususnya masyarakat Yordania yang dikejutkan dengan rencana gerakan Kudeta terhadap kepemimpinan Yang Mulia
Raja Abdullah II Bin Al Hussein.

Kemudian disinyalir dilakukan oleh sebuah gerakan yang melibatkan sejumlah tokoh kesukuan, mantan pejabat tinggi Yordania Bassem Awadallah dan Putra Mahkota Yordania sebelumnya yang juga merupakan adik tiri dari Raja Abdullah II yaitu Pangeran Hamzeh bin Al Hussein.

Dalam keterangan berdurasi 5.35 menit melalui media sosial Youtube Pangeran Hamzeh menyampaikan sejumlah keluhannya
setelah menerima kunjungan Kepala Angkatan Bersenjata Yordania Jenderal Yousef Al Khenaiti, yang menyatakan larangan keluar rumah dan larangan melakukan komunikasi dalam dan luar negeri bagi Pangeran Hamzeh.

Termasuk memutus saluran telepon dan akses internet yang berada dikediamannya. Dalam video singkat tersebut Pangeran Hamzeh juga memepertegas dirinya tidak melakukan konpirasi politik dan terus berkomitmen untuk memberikan perhatian dan pelayanan terbaik kepada seluruh rakyat Yordania.

Serta keprihatinannya terhadap kondisi terkini yang terjadi termasuk dugaan adanya praktek – praktek korupsi yang dilakukan pemerintah.

Sebagaimana diketahui bahwa selama beberapa waktu terakhir Pangeran Hamzeh kerap melakukan kunjungan ke daerah, bertemu dan mendengarkan sejumlah keluhan dari berbagai tokoh kesukuan dan masyarakat tentang permasalahan domestik yang dialami.

Baca juga : Pria Peternak Ayam Telor Asal Pondok Dalem Dituding Perakit Mesiu Daya Ledak Tinggi

Serta aktif mengirimkan pemberitaan melalui sosial media. Yordania merupakan negara Kerajaan yang dahulu pernah menjadi jantung peradaban kuno karena sangat diuntungkan dengan letak geografisnya.

Bahkan hingga kini posisi Yordania masih dianggap sangat strategis dan sangat berpengaruh khususnya dalam perjanjian damai antara Konflik Palestina dan Israel. Seiring dengan kondisi ini sejumlah negara tetangga, berbagai kepala negara dan kepala pemerintahan telah
mengirimkan dukungannya kepada Raja Abdullah II bin Al Hussein.

Yordania sebagai Negara yang didirikan sejak tahun 1921 kembali menjadi salah satu fokus dunia saat ini karena keberadaan Yang Mulia Raja Abdullah II bin Al Huseein yang telah memimpin negara sejak 7 Februari 1999.

Sejumlah masyarakat mengaku terkejut bahkan tidak pernah mengira akan menghadapi kondisi ini, Yordania merupakan salah satu negara Timur Tengah yang terkenal stabil dan kondusif, walaupun memang pernah mengalami protes besar saat memanasnya peristiwa Arab Spring dimana telah mampu merubah konstilasi politik dan pemerintahan dibeberapa negara tetangganya seperti Mesir, Libya, Tunisia bahkan konflik internal juga masih terus terjadi di Suriah.

Yordania dibawah kepemimpinan Yang Mulia Raja Abdullah II terus meningkatkan pengamanan diseluruh penjuru dan perbatasan negara dan merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi. Secara umum Yordania tidak memiliki musuh politik bahkan tidak ada kekuatan asing yang mencoba menciptakan konflik tertentu untuk merubah stabilitas atau mengambil keuntungan tertentu.

Dinamika politik yang dihadapi Yordania saat ini merupakan tantangan baru bagi kepemimpinan Raja pemerintahan Perdana Menteri Bashir Hani Muhammad Al Khasawnah.

Pernyataan Yang Mulia Raja Abdullah II bin Al Hussein Dalam surat terbuka yang disampaikan oleh Yang Mulia Raja Abdullah II bin Al Hussein kepada masyarakat Yordania pada tanggal 7 April 2021 menegaskan bahwa perselisihan yang terjadi selama beberapa hari terakhir telah berakhir, serta menegaskan bahwa Yordania akan selamanya dalam lindungan Allah SWT, dengan bepegang teguh terhadap kebijakan Jerusalem dan Palestina serta kesuciannya.

Raja Abdullah II juga menegaskan bahwa hukum Internasional berlaku untuk semua orang, tanpa pengecualian hukum internasional akan tetap tegak sesuai dengan prinsip tanpa adanya pengaruh kekuasaan tertentu.

Raja Abdullah II kembali menggaris bawahi bahwa Yordania akan terbebas dari segala bentuk hasutan dan akan tetap meningkatkan kewaspadaan militer dan penguatan sektor pertahanan dan keamanan negara.

Raja Abdullah II menekankan bahwa Yordania telah terbiasa menghadapi tantangan, dan terbiasa pula menang akan tantangan apapun yang dihadapi.

Persatuan dari seluruh rakyat Yordania akan semakin memperkuat kebersamaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang mencoba memecah belahkan persatuan dan menggerogoti tanah air.

Raja Abdullah II menerangkan bahwa tantangan dan fitnah yang terjadi beberapa hari terakhir bukanlah yang paling sulit atau paling berbahaya bagi mempertahankan stabilitas negara, namun Raja Abdullah II juga menyesalkan telah terjadinya perselisihan internal didalam keluarga yang diketahui oleh masyarakat.

Raja Abdullah II juga menyatakan rasa keprihatinan yang sangat serius terhadap peristiwa ini. Namun Raja Abdullah II juga kembali meyakinkan tidak akan ada perubahan kebijakan apapun di dalam keluarga Al Hussein, sekaligus telah bersumpah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, melindungi konstitusi dan hukum yang berlaku.

Raja Abdullah II berjanji kepada seluruh masyarakat untuk menangani permasalahan terkait Pangeran Hamzeh dalam kerangka kekeluargaan Hashimi, dan telah mempercayakan kepada Pangeran Hassan bin Talal untuk dapat menjembatani dan menyelesaikan persoalan internal ini.

Raja Abdullah II juga mengabarkan bahwa kondisi Pangeran Hamzeh dalam keadaan baik dan berkumpul bersama keluarga di kediamannya.

Namun Raja Abdullah II juga menegaskan bahwa segala sesuatu yang terjadi tetap dalam proses penyelidikan sesuai dengan Undang –
Undang dan akan ditangani oleh lembaga negara terkait secara adil dan transparan.

Menanggapi persoalan domestik negara saat ini khususnya disektor ekonomi Raja Abdullah II menyadari bahwa kondisi negara
menghadapi tantangan ekonomi yang cukup sulit dan kemudian diperburuk oleh pandemi Corona.

Namun Raja Abdullah II menyakini bahwa untuk melanjutkan perjuangan bersama memang dibutuhkan pengorbanan maka disinilah dibutuhkannya persatuan seluruh rakyat Yordania apalagi akan memasuki usia seratus tahun negara, yang harus tetap kompak, kohesif serta membangun masa depan yang lebih layak untuk tanah air kita.

Demikian pernyataan terbuka yang disampaikan oleh Yang Mulia Raja Abdullah II bin AL Hussein. Sebelumnya pada tanggal 06 April 2021, sementara itu Pangeran Hamzeh bin Al Hussein akhirnya menandatangani janji setianya kepada Raja Abdullah setelah dilakukannya mediasi melalui Pangeran Hassan bin Talal.

Penutup Adanya dugaan keterkaitan campur tangan Saudi Arabia dalam kejadian ini tidak memiliki dasar, walaupun jikalau kita kaitkan dengan hubungan erat antara mantan pejabat tinggi kepala staf kerajaan Bassam Awadallah dengan sejumlah petinggi di Saudi Arabia.

Maka secara Analisa politik dan secara diplomasi dapat kita simpulkan bahwa Saudi Arabia tidak memiliki kepentingan khusus bahkan terlibat dalam percobaan kudeta ini. Permasalahan yang dihadapi Yordania saat ini lebih kepada komunikasi antara sesama keluarga kerajaan dan penyelesaian sejumlah permasalah domestik yang ada seperti masih tingginya angka kemiskinan, solusi terhadap meningkatnya penganguran serta penyelesaian wabah pandemi Corona telah menjadi pemicu terjadinya konflik.

Kita ketahui bersama bahwa Yordania memiliki kepentingan demi kelangsungan negara dengan terus membina hubungan baik dengan semua pihak khususnya dengan negara-negara teluk GCC, Iran, Turki, Inggris, Maroko, Kenggotaan OKI, Uni Eropa dan Amerika Serikat dibawah kepemimpinan Presiden Joe Biden saat ini.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Sebagaimana media meliput dalam sambungan telepon langsung bersama Yang Mulia Raja Abdullah II, Presiden Biden telah kembali menegaskan komitmen dan dukungan AS bagi Yordania yang sebelumnya sempat dihentikan oleh pendahulunya.

Presiden Biden juga menekankan untuk dilanjutkannya pembahasan solusi dua negara the two- state solution dalam penyelesaian konflik Palestina dan Israel.

Sebagai catatan penting kita bersama bahwa pada saat pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya memang Israel telah melakukan beberapa percobaan konspirasi dengan menganggap bahwa Yordania tidak pernah ada.

Namun saat ini Biden sebaliknya dan lebih memilih untuk membina hubungan baik antara keduanya, termasuk peningkatan
hubungan pertahanan dan bantuan keamanan serta mendukung kedaulatan Yordania, dan lebih khusus dalam
kelanjutan pembahasan perdamaian Palestina.

Sebagaimana telah diketahui publik pula bahwa memang telah ada konflik antara Yang Mulia Raja Abdullah II dengan Perdana Menteri Israel Binyamin Netanyahu, disinyalir berawal dari larangan Israel kepada Putra Mahkota Yordania saat ini Pangeran Hussein bin Abdullah II yang mendapat larangan bahkan penolakan saat ingin berkunjung ke Masjidil Aqsa beberapa waktu lalu, konflik ini
berlanjut dengan adanya larangan melintas bagi pesawat PM Netanyahu di atas wilayah Yordania.

Hubungan kedua negara semakin tidak harmonis setelah Israel melakukan pembekuan terhadap pembagian kebutuhan
Air bagi Yordania hingga saat ini. Kita harapkan kondisi di Yordania dapat kembali kondusif utamanya dalam
menghadapi masa-masa sulit saat ini, serta mendukung sosok pemimpin cerdas Raja Abdullah II bin Al Hussein.

(Penulis merupakan kandidat Doktor bidang Kajian Pertahanan dan Hubungan Internasional di Centre d’Etudes Diplomatique & Strategiques, CEDS Institute Paris dan sekaligus pengamat Timur Tengah, pernah menyelesaikan pendidikan di University of Jordan bidang Ilmu Politik dan Kajian Timur Tengah, dan saat ini bertugas pada Kedutaan Besar RI untuk Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania berkedudukan di Kopenhagen. (KRO/RD/ismail)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

Published

on

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

RADARINDO.co.id-Nias : DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020. Dewan perwakilan rakyat Daerah Kabupaten Nias (DPRD) gelar rapat paripurna penyampaian keputusan tentang LKPJ Bupati Nias T.A 2020, bertempat dilantai II kantor DPRD kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (06/05/2021).

Pada rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, dan beberapa SKPD ikut mendampingi Bupati Nias.

Baca juga : Wabup Nias Wakili Bupati Nias Hadiri Rapat Forkada Sekepulauan Nias

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyampaikan LKPJ bupati Nias akhir tahun anggaran 2020 merupakan kewajiban konstitusional dan konsekuensi logis yang harus disampaikan kepala daerah setelah berakhirnya tahun anggaran yang meliputi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di kabupaten Nias selama satu anggaran.

Dalam paparannya bupati Nias menyampaikan LKPJ ini bertujuan memenuhi kaidah-kaidah dan prinsip akuntabilitas pemerintah daerah, sehingga masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan melalui rapat paripurna DPRD kabupaten Nias dapat mengevaluasi kinerja yang telah dicapai pemerintah kabupaten Nias dalam berbagai aspek pembangunan ujarnya.

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

Ditambahkan bupati Nias bahwa, kienerja dan pencapaian pemerintah daerah dapat dievaluasi melalui lembaga terhormat ini adalah lembaga DPRD sebagai wakil rakyat dalam penyampaian kinerja pemerintah.

Pada penyelenggaraan pemerintah daerah, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatn masih belum sesuai dengan harapan kita beesama, sebagai hasil evaluasi Tim Pansus DPRD kabupaten Nias.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Sementara itu Ketua DPRD kabupaten Nias Alinuru Laoli yang memimpin rapat paripurna tersebut menyampaikan bahwa, pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD kabupaten Nias sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggara pemerintah daerah dengan agenda penyampaian keputusan DPRD secara formal kepada kepala daerah yang berkaitan dengan LKPJ bupati Nias akhir tahun anggaran 2020.

Lebih lanjut ketua DPRD kabupaten Nias Alinuru Laoli mengatakan bahwa berdasarkan pansus dalam penyampaian pandangan masing-masing fraksi di DPRD kabupaten Nias, dan menetapkan keputusan DPRD kabupaten Nias tentang catatan dan rekomondasi DPRD kabupaten Nias terhadap LKPJ bupati Nias pada akhir tahun anggaran 2020 dan diserahkan secara resmi kepada bupati Nias. (KRO/RD/TH)

Continue Reading

Headline

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Published

on

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

RADARINDO.co.id Rantauprapat : Empat Orang pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine. Hasil pemeriksaan oleh satuan Narkoba polres Labuhanbatu yang bergabung dengan Kodim 0209/ LB,  4 dari 50 orang pemudik yang saat melintas di Jalinsum Kota Oinang Labusel, Jum’at (07/05/2021) terindikasi  tes urinya diduga mengandung methafetamine.

41 Personil gabungan yang diturunkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK, MH terdiri dari 12 Personil Sat Narkoba, Lantas, Intel dan URKES masing-masing masing 4 Personil, 12 Personil Polsek Kota Pinang dan 4 Personil Kodim yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu,MH.

Baca juga : 106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

50 Orang pengendera  yang saat  melintas dilakukan tes Urin oleh satuan Narkoba,  4 Orang positif Urinnya mengandung zat methafetamine, yaitu AJS Lk 31 Th,NNP Lk 19 Th,FS Lk 36 Th dan KP Lk 27 Th, saat ini mereka masih diambil keterangannya untuk lebih diketahui  sumber narkoba yang mereka pergunakan.

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK, MH didampingi Dandim 0209/LB Letkol Asrul Kurniawan Harahap SE, M.Tr. Han bersama Unsur Muspida Labusel memantau pelaksanaan kegiatan penyekatan dan tes Urin tersebut.

Kapolres menyampaikan, kegiatan yang dilakukan ini adalah merupakan tindak lanjut dari himbauan pemerintah yang melarang warga mudik dalam perayaan Idul Fitri Tahun ini, yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadi kluster Virus Corona.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

kita harus belajar dari peristiwa yang terjadi di India,  lonjakan penyebaran Corona setelah perayaan keagamaan di sungai Gangga, kami menghimbau warga Se Labuhanbatu Raya.

“Mari rayakan Idul Fitri di rumah masing masing dan kita tunda mudik demi untuk kesehatan dan keselamatan”? ungkap Kapolres.

selesai melakukan kegiatan Tes Urin, selanjutnya Rombongan Kapolres beserta  Dandim dan Muspida Labusel meninjau Pos PAM di Perbatasan Sumut-Riau. (KRO/RD/my/ik)

Continue Reading

Deli Serdang

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

Published

on

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

RADARINDO.co.id-Deli Serdang : 106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai. Hari kedua pelaksanaan operasi Ketupat Toba 2021 tanggal 7 Mei 2021, sebanyak 106 kenderaan R2 dan R4 dari kelompok pemudik diputar balik dipos pengamanan sei, lar Polresta Deli Serdang, Jumat (7/5/2021).

Kuatnya keinginan warga masyarakat yang akan pulang kampung sangat besar, terbukti hari kedua menunjukkan peningkatan kenderaan yang berhasil diputar balik oleh anggota yang bertugas diPos Pam Sei Ular perbatasan Deli Serdang – Sergai.

Baca juga : Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Lakukan Tes Urine Para Pengendara Bus

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

Jika hari pertama pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2021 sebayak 18 unit Mobil yang diputar balik dihari kedua terjadi lanjakan yang seknifikan sebayak 106 kenderaan yang diputar balik.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Terpantau oleh awak media para warga masyarakat yang ingin mudik Ada yang berkendara Roda 2 dan Roda 4 baik pribadi maupun dengan Angkot.

Hal ini akan terus kami lakukan setiap hari non stop 24 jam dan diharapkan warga masyarakat dapat mematuhinya demi memutus rantai penyebaran covid-19, ungkap orang nomor satu dipolresta Deli Serdang. (KRO/RD/Hari’S)

Continue Reading

headline