Connect with us

Batu Bara

Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses

Published

on

47 views
Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses

RADARINDO.co.id – Batu Bara : Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses. Fungsi manusia dalam hal ini fungsi guru tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan teknologi.

Tatap muka harus dilakukan agar terjalin hubungan emosional antara peserta didik dan guru dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan disesuaikan dengan SKB 4 Menteri.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Batu Bara, Ir H Zahir, MAP dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara Sakti Alam Siregar, SH saat membuka Workshop Manajemen Sekolah dalam Respon Kesiapsiagaan Sekolah menghadapi Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan kerjasama Kemendikbud- GIZ German dan Disdik Batu Bara bertempat di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Batu Bara Komplek Perumahan PT. Inalum Tanjung Gading – Sei Suka, Kamis (15/04/2021).

Baca juga : Pelti Siregar Sang Penjelajah Kelilingi 125 Pulau Nusantara Dengan Sepeda Motor

Masih menurut Zahir bahwa keselamatan dan Kesehatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat tetap merupakan prioritas dan menjadi perhatian pemerintah dalam menetapkan kebijakan pembelajaran di masa pandemik ini.

Karenanya kita terus awasi dan ikuti perkembangan pembelajaran tatap muka yang sebagian sekolah telah melakukannya, terang Zahir.

Bupati yang disampaikan Sekda, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara, menyampaikan terimakasih telah mempercayakan Kabupaten Batu Bara sebagai salah satu pilot project diluar Pulau Jawa guna mendapatkan stimulant sekaligus dukungan dari Kemendikbud dalam hal ini Direktorat Sekolah Dasar dan GIZ (Deutsche Gesellschaf für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH).

“Dalam menerapkan pedoman pembukaan kembali dan pengoperasian sekolah yang aman selama pandemi COVID-19,” sebut Sakti.

Ditempat yang sama Direktur Sekolah Dasar, Sry Wahyunigsih mengingatkan Protokol Kesehatan harus dipantau, menjadi budaya hidup bersih sehat untuk peserta didik kita.

Budayakan anak-anak mempunyai perilaku yang baik, bertanggung jawab dan berintegritas sejalan dengan program sekolah penggerak.

Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi literasi numerasi dan karakter.

Batu Bara termasuk dari 111 kabupaten terpilih yang akan melaksanakan program sekolah penggerak, tutur Direktur Sekolah Dasar.

Masih menurt Mbakning, Kabupaten Batubara merupakan salah satu dari 2 (dua) kabupaten terpilih dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dalam pelaksanaan program Dukungan Kebersihan dan Perubahan Perilaku (Hygiene Behaviour Change) di Indonesia untuk Kesiapsiagaan Sekolah dalam Menghadapi Pandemi.

Bupati Kabupaten Batu Bara :  Program GIZ Harus Sukses

Bupati Kabupaten Batu Bara : Program GIZ Harus Sukses

Hanya ada dua kabupaten di Indonesia yang terpilih yakni Kabupaten Batubara di Provinsi Sumatera Utara sebagai perwakilan dari wilayah Indonesia bagian Barat. Sedangkan Kabupaten Timor Tengah Selatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan perwakilan dari Indonesia bagian Timur, tutur Direktur SD.

Deputy Regional Manager HBCC-GIZ Program, Dr. Johann Leonardia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan Direktorat Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Dan Pemerintah Kabupaten Batubara atas dukungan terhadap inisiatif ini serta kesediaan sekolah terpilih menjadi model di Batubara untuk mencontoh penerapan pedoman dan intervensi ini.

Leonardia juga menekankan bahwa melalui komitmen sekolah dalam melakukan upaya bersama ini, semua pihak dapat belajar bersama dengan lebih baik tentang bagaimana langkah-langkah ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya oleh komunitas sekolah dan para pemangku kepentingannya.

Dengan melakukan hal ini, pelajaran berharga dan praktik baik terkait pedoman nasional untuk membuka kembali sekolah dapat kita wujudkan dan bagikan kepada seluruh Indonesia, seluruh Asia, dan seluruh dunia, sebut Leonardia melalui Zoom dari Fhilipina.(KRO/RD/Dhasam).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *