Connect with us

Headline

Judi Togel Marak di Bandung

Published

on

43 views
Judi Togel Marak di Bandung

RADARINDO.co.id-Bandung : Judi Togel Marak di Bandung . Judi togel kembali marak di Kabupaten Bandung. Pihak terkait diharapkan melakukan tindakan tegas melakukan pemberantasan.

Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Tedi Surahman mengatakan, banyak masyarakat yang akhir-akhir ini mengeluhkan maraknya kembali judi togel di wilayah kabupaten bandung.

“Saya sering mendapat keluhan adanya judi togel. Bahkan katanya judi togel ini seperti beredar bebas,” ujar Tedi, Minggu (28/3/2021).

Maraknya perjudian ini tidak mungkin terjadi tanpa sebab, karena segala sesuatu itu pasti memiliki sebab dan akibat.

Baca juga : Yudha Prawira Pane Putra Indonesia Terbaik Mengukir Prestasi Di Luar Negri menciptakan Mesin Robot inovatif

Kenapa perjudian bisa marak lagi. Parahnya lagi saat menjelang dan di bulan suci ramadhan dimana mungkin masyarakat merasa putus asa dan berharap menghasilkan uang lebih cepat jika mengikuti perjudian.

Tapi, kembali lagi perjudian jelas-jelas di haramkan dalam Islam, lalu bagaimana masyarakat bisa dengan mudah melakukan ini.

Jawabannya karena diterapkan atas mereka sistem kapitalisme yang asasnya sekulerisme atau memisahkan agama dari kehidupan.

Akibatnya masyarakat tidak lagi mengenal halal haram demi mencari materi, meskipun kemudian materi itu digunakan untuk melaksanakan ritual ibadah.

Inilah yang keliru di tengah masyarakat, mereka hanya mengenal Islam sebagai agama ritual saja, bukan sebagai sistem kehidupan.

Atau mungkin saja banyak yang tahu perjudian ini haram namun tetap melakukan, maka hal itu mereka lakukan karena putus asa dengan keadaan karenanya mereka berharap bisa mendapatkan uang secara instan dari perjudian.

Tentu hal ini tidak akan terjadi seandainya negara memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat, apakah setiap kepala keluarga sudah memiliki pekerjaan.

Atau apakah setiap keluarga tercukupi kebutuhan pokoknya. Karena seharusnya menjamin kebutuhan pokok masyarakat adalah tugas negara.

Maka maraknya perjudian ini boleh jadi bukti gagalnya pemerintah dalam meriayah umat dan memenuhi kebutuhan umat.

Asas sistem kapitalisme yang sekuler semakin menambah kerusakan moral dan akidah umat. Sistem ekonominya yang ribawi pun gagal menjaga kestabilan ekonomi di tengah masyarakat, mengakibatkan kesenjangan sosial semakin tajam.

Berbeda dengan sistem islam. Islam mampu mencegah terjadinya perjudian karena asasnya adalah keimanan kepada Allah, aturannya yang menyeluruh mampu menjaga kestabilan ekonomi, keunggulan pendidikan, bahkan menjaga akidah umat.

Ekonomi Islam yang mengharamkan riba mampu membuat distribusi keuangan merata sehingga meminimalisir terjadinya kesenjangan sosial.

Pendidikan yang berasas pada akidah akan mencetak individu bertaqwa yang senantiasa berdakwah di tengah masyarakat.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Serta kemampuan aturan islam yang bijaksana akan mendorong setiap kepala keluarga untuk bekerja sehingga setiap kepala keluarga mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Dengan demikian tidak akan ada yang terpikirkan untuk berjudi, karena kebutuhan mereka sudah terpenuhi.

Jadi, mengamankan dengan membubarkan atau membuat pelarangan bukanlah solusi, karena nyatanya masalah ini berakar dari sistem yang diterapkan dalam kehidupan.

Warga Kota Bandung maupun masyarakat Islam di seluruh dunia, perjudian adalah perbuatan haram dan tetap haram.

Aparat Penegak Hukum untuk tidak melakukan pembiaran praktek judi yang dapat merusak mental anak bangsa. (KRO/RD/Irma Nurbayanti)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *