Connect with us

Deli Serdang

Seorang Pelajar SMP Hilang Saat Mandi di Sungai Ular

Published

on

168 views
Seorang Pelajar SMP Hilang Saat Mandi di Sungai Ular

RADARINDO.co.id-Deli Serdang : Seorang Pelajar SMP Hilang Saat Mandi di Sungai Ular. Seorang remaja berinisial BES (16) hilang pada saat mandi di sungai Ular, di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam setelah berenang di bantaran sungai Ular, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 09.30 Wib.

Informasi yang dihimpun wartawan, hingga saat ini korban masih dalam pencarian Tim Gabungan dari Polsek Perbaungan dan Basarnas.

Baca juga : Yudha Prawira Pane Putra Indonesia Terbaik Mengukir Prestasi Di Luar Negri menciptakan Mesin Robot inovatif

Sebelumnya, korban bersama dengan rekannya mandi atau berenang di bantaran sungai Ular, persisnya di Linkungan Pasiran Kelurahan Simpang III Pekan, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.

Korban bersama delapan rekannya masing masing, berinisial IR (18), MR (11), WY (12), DP (14), MDL (14), AK (15), MI (17), dan FC (13) semuanya warga Kabupaten Deli Serdang, mereka sedang berenang atau mandi di TKP.

Dijelaskan Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH, MHum didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak kepada wartawan mengatakan, pada saat teman temannya sedang asyik mandi di sungai melihat korban akan melompat dari atas batu ke bawah sungai.

Akan tetapi, pada saat itu terlihat korban sempat meminta tolong dan sesaat setelah korban meminta tolong korban sudah tenggelam dan tidak kelihatan sama sekali.

Kemudian salah seorang saksi sempat mencari di seputaran korban melompat namun tidak menemukannya lagi, paparnya.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Kapolres menambahkan, kemudian salah seorang saksi menghubungi keluarga korban dan keluarga korban menghubungi Kepling setempat dan melaporkan ke Polsek Perbaungan.

Sampai saat ini terhadap korban masih belum di temukan dan masih dilakukan koordinasi dengan pihak terkait serta masih menunggu kedatangan perahu karet dan Tim Basarnas dari Kota Medan, tutup AKBP Robin Simatupang. (KRO/RD/Mima)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *