Connect with us

Belawan

Hamida Warga Pulau Ambon Belawan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Published

on

3,091 views
Hamida Warga Pulau Ambon Belawan Ditemukan Tewas Gantung Diri

RADARINDO.co.id-Belawan : Hamida Warga Pulau Ambon Belawan Ditemukan Tewas Gantung Diri. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang bernama Hamida (48) Link VII Gg Bersama Pulau Ambon Belawan Bahari ditemukan tewas gantung diri Jum’at (30/04/2021) sekira pukul 17.00 wib.

Menurut keterangan warga, anaknya Saimah saksi pertama, mengatakan pada saat sebelum melihat kejadian, Saimah mencari mamaknya untuk membicarakan bukaan puasa yang akan di buat Bersama-sama.

Baca juga : Lima Pegawai Kimia Farma Ditetapkan Jadi Tersangka Daur Ulang Alat Swab Bandara KNIA

Tiba-tiba Saimah menjerit histeris minta tolong, tolong, tolong mamak aku, lalu adiknya kodil segera datang untuk menghampiri kakaknya yang menjerit minta tolong.

Warga pun beramburan keluar rumah untuk memberikan bantuan namun terlambat, nyawa korban tidak tertolong lagi.

Warga yang nggak mau disebut namanya mengatakan, sebelum kejadian, korban bercerita sama warga sambil berseloroh kalau aku nggak payah lagi beli kain kafan, karena.

Aku sudah persiapkan dan kalau bisa nanti kalianlah yang akan memandikan aku sampai bersih, mendegar ocehan itu, warga mengatakan apa ini, macam buang tabiat, itulah terakhir dia berseloroh dengan warga.

Macam nggak percaya kami dengan perkataannya itu. Dan menurut keterangan warga korban tidak pernah sakit atau selisih paham sesama IRT.

Sebagian warga sibuk menghubungi kepala lingkungan untuk dihubungi pihak berwajib, kepala lingkungan VII Pulau Ambon Said Abdul muthalib pun langsung menghubungi Polsek Belawan peristiwa gantung diri.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Mendengar laporan Kepling Link VII Kapolsek Belawan Kompol Daniel Jefri Naibaho SH, melaluhi Panit Iptu Dayat Hasibuhan langsung terjun kelokasi tempat kejadian di Link VII Gg Bersama Pulau Ambon Belawan Bahari.

Menurut Panit Polsek Belawan Iptu Dayat Hasibuhan memang benar ada laporan dari Kepala Lingkungan VII tentang kejadian IRT yang tewas dengan cara gantung diri. Kami telah meminta saksi untuk memberikan keterangan peristiwa kejadian ini. (KRD/RD/Jumadi/A.P Silalahi)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belawan

Judi Jackpot di Gg T4ik Bikin Resah dan Gelisah Warga

Published

on

Judi Jackpot di Gg T4ik Bikin Resah dan Gelisah Warga

RADARINDO.co.id-Belawan : Judi Jackpot di Gg T4ik Bikin Resah dan Gelisah Warga. Judi jackpot atau dindong di link 7 Gg Bersama atau yang biasa lebih di kenal Gg t4ik persisnya di depan Pulau Ambon Belawan Bahari masih tetap marak.

Akibatnya, warga mengaku resah dan gelisah, karena para pemain jacpot di Gg t4ik tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) Kamis (29/04/2021).

Baca juga : Sat Res Narkoba Polres Taput Berhasil Ciduk Residivis Bandar Narkoba di Dalam Gubuk

Kegiatan jackpot/dindong sudah lama beroperasi. Pemilik usaha jackpot ini tidak kenal waktu, siang dan malam tidak ada istirahat. Meski di bulan bulan puasa judi jackpot tetap buka.

Judi Jackpot di Gg T4ik Bikin Resah dan Gelisah Warga

Demikian dikata salah seorang warga yang juga ibu rumah tangga yang tak mau disebutkan namanya kepada RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Warga minta Kapolresta Pelabuhan Belawan segera menutup lokasi permainan jackpot di lingkungan 7 Gg Bersama depan Pulau Ambon Belawan Bahari.

(KRD/RD/AP. Silalahi)

Continue Reading

Belawan

Tawuran di Belawan Terulang Lagi, Tiga Pemuda Diamankan Petugas

Published

on

Tawuran di Belawan Terulang Lagi, Tiga Pemuda Diamankan Petugas

RADARINDO.co.id-Belawan : Tawuran di Belawan Terulang Lagi, Tiga Pemuda Diamankan Petugas. Tawuran di Belawan terulang lagi. Tiga pemuda di amankan petugas ke Mako Polres Pelabuhan Belawan,
Jum’at (30/04/2021) pukul 17.00 wib.

Tawuran antara pemuda yang terjadi lagi di jembatan Sungai Deli kecamatan Medan Labuhan dan Medan Belawan, mengakibatkan arus lalu lintas macat.

Baca juga : Lima Pegawai Kimia Farma Ditetapkan Jadi Tersangka Daur Ulang Alat Swab Bandara KNIA

Polisi berhasil mengamankan 3 orang pemuda yang diduga sebagai pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam berbentuk Pedang Samurai.

Petugas Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan beserta Polsek Medan Labuhan melakukan tindakan cepat untuk meredakan tawuran antar pemuda dapat di atasi .

Polres Pelabuhan Belawan dipimpin Kabag OP dan kasat Sabhara , dan dari Polsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari SH yang didampingi oleh Waka Polsek Medan Labuhan, dan Personil lainnya untuk menghentikan tawuran tersebut.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Kapolsek Medan Labuhan sewaktu di mintai keterangan mengatakan Polisi tidak ada pilih kasih dalam menangani tawuran.

“Bila kedapatan membawa Senjata Tajam (sajam) pasti akan kami bawa ke kantor untuk di proses”, ucap Kompol Edi Safari SH.(KRD/RD/Jumadi/AP Silalahi)

Continue Reading

Belawan

Lagi, Wartawan Anggota BPC Diancam

Published

on

Lagi, Wartawan Anggota BPC Diancam

RADARINDO.co.id-Belawan : Lagi, Wartawan Anggota BPC Diancam. Setelah beberapa waktu lalu dua orang anggotanya mendapat pengancaman akan dikampak, kini kembali lagi seorang anggota BPC (Belawan Pers Club) mendapat ancaman.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, seorang wartawan memang rentan terhadap risiko gangguan keselamatan.

Adalah Jakfar, seorang wartawan media online yang tergabung di dalam wadah organisasi wartawan BPC mendapat ancaman via what’s up oleh seseorang yang tidak dikenal yang diduga terkait dengan adanya pemberitaan soal tabung gas di depan RS. Mitra Medika, Jum’at (30/4/2021).

Baca juga :PTPN III Kebun Dusun Hulu Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu

“Hati-hati kau. Kau tunggu aku di Belawan. Kami rusuhin BPC gak berbobot kelen itu. Berani kau ganggu lagi Mitra Medika rusak kau kubuat. Kau tunggu tanggal mainnya. Sebelum kau menyesal kau tarik itu berita mu yang murahan”, begitulah rentetan bunyi ancaman dari nomor 089532098… yang masuk ke HP Jakfar pada Jumat siang.

Jakfar menuturkan bahwa ancaman yang diterimanya tersebut diduga kuat berasal dari oknum yang berpihak kepada rumah sakit yang merasa terganggu atas pemberitaan yang dibuatnya.

“Mungkin yang ngancam saya ini centeng-nya RS. Mitra Medika”, ujar Jakfar.

Ketika ditanyakan bagaimana perasaannya terkait pengancaman tersebut, Jakfar berkata, “Saya tidak takut atas pengancaman ini, karena saya dilindungi Undang Undang Pers”, tegas Jakfar.

Dituturkan Jakfar bahwa dirinya ada membuat suatu pemberitaan terkait keberadaan sebuah tabung gas ukuran besar setinggi sekitar 2 meter yang oleh pihak RS. Mitra Medika diletakkan secara permanent di bagian depan rumah sakit tersebut. Sehingga berpotensi membahayakan warga masyarakat.

“Pihak RS. Mitra Medika ada memasang tabung gas ukuran jumbo di bagian depan pintu rumah sakit, menurut saya itu berbahaya. Bagaimana nanti kalau ada anak-anak main petasan atau ada warga yang merokok di sampingnya, kan bisa meledak nanti tabung gas itu, makanya saya beritakan supaya dipindahkan ke tempat yang lebih aman”, ujar Jakfar.

Sehubungan dengan pengancaman yang diterima oleh anggotanya, Ketua BPC Irwan S Pane sangat menyayangkan hal itu. Menurut Pane mestinya masyarakat memahami tugas-tugas seorang wartawan.

“Tidak seharusnya dia (pengancam-red) begitu. Kalau memang ada pihak yang keberatan atas sebuah pemberitaan, ya lakukan lah hak jawab. Itu diatur koq di dalam Undang Undang”, ujar Pane didampingi Jakfar di kantornya Graha Aspirasi Jalan Selebes Gang 11 Belawan pada Jumat sore.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Lebih lanjut Pane mengharapkan agar pemerintah dalam hal ini bersikap tegas. Karena wartawan dalam melakukan peliputan sosial kontrol adalah dilindungi Undang-Undang pers.

Ketua Pane kemudian menyarankan wartawan Jakfar untuk membuat laporan pengaduan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Guna mengungkap siapa oknum yang berada dibalik pengancaman tersebut, wartawan Jakfar didampingi Ketua dan beberapa anggota BPC akhirnya mendatangi Mapolres Pelabuhan Belawan untuk membuat laporan. (KRO/RD/Ganden)

Continue Reading

headline