Connect with us

Headline

KEK Sei Mangkei Semakin Diminati Investor Asing dan Domestik

Published

on

105 views
KEK Sei Mangkei Semakin Diminati Investor Asing dan Domestik

RADARINDO.co.id-Jakarta : KEK Sei Mangkei Semakin Diminati Investor Asing dan Domestik. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei tahun ini mengalami tren peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu.

Hal ini karena pelaku bisnis atau investor potensial mulai membidik serta berinvestasi terutama bergerak di sektor kelapa sawit dan karet.

Hal ini menunjukkan kebangkitan KEK Sei Mangkei sebagai Kawasan industri strategis terdepan dalam pelayanan dan diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan penanaman modal asing atau Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia.

Baca juga : Lima Pegawai Kimia Farma Ditetapkan Jadi Tersangka Daur Ulang Alat Swab Bandara KNIA

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) M. Abdul Ghani menjelaskan dalam kunjungan kerja Menteri Investasi Bahlil Lahadalia langsung dan perdana sebagai Menteri yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo karena perubahan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi.

Belum lama ini ke KEK Sei Mangkei menandakan awal baru bagi Kawasan industri tersebut menjadi target kontribusi investasi yang jauh lebih signifikan.

“Dengan adanya dukungan pemerintah khususnya Kementerian Investasi bersama dengan stakeholders yang ada, mimpi KEK Sei Mangkei yang diidamkan sebagai lokasi investasi pelaku industri prioritas segera terwujud,” kata M. Abdul Ghani dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta.

Ghani mengungkapkan terdapat 7 perusahaan ternama dengan nilai okupansi hampir 100 Ha akan masuk ke kawasaan industri Sei Mangkei sebagai permulaan dari investasi baru.

Pada tahun ini mengingat tahun sebelumnya terdampak akibat pandemi Covid-19. Manurutnya, KEK Sei Mangke mulai dibidik investor asing maupun domestik karena kawasan industri ini dinilai sangat strategis berada di sentra bahan baku berbasis agro dan dekat dengan Selat Malaka, serta memiliki sarana pendukung logistik yang memadai dengan menghadirkan konektivitas yang terintergrasi di kawasan tersebut.

Ghani menegaskan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sebagai Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei berkomitmen untuk terus berupaya melengkapi fasilitas infrastuktur di dalam kawasan industri dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha baik investor asing maupun domestik.

KEK Sei Mangke yang ditetapkan melalui PP No.29/ 2012 pada 27 Februari 2012 merupakan KEK pertama di Indonesia dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana ditegaskan dalam PP No.3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan (PSN) yang diresmikan Presiden Joko Widodo secara langsung pada 27 Januari 2015 lalu.

KEK Sei Mangkei yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara memiliki bisnis utama berupa industri kelapa sawit dan karet yang difokuskan untuk menjadi pusat pengembangan industri skala besar yang menghasilkan kualitas produk International.

Mengenai Holding Perkebunan Nusantara. PT Perkebunan Nusantara III merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang usaha agro bisnis, terutama komoditas kelapa sawit dan karet.

Perseroan didirikan pada 11 Maret 1996 berdasarkan hukum pendirian merujuk pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 8 tahun 1996 tanggal 14 Februari 1996.

Pemerintah kemudian mengubah pengelolaan bisnis BUMN Perkebunan dengan menunjuk Perseroan sebagai induk dari seluruh BUMN Perkebunan di Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2014 tanggal 17 September 2014.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Sebagai perusahaan induk (holding company) BUMN di sektor perkebunan, Perseroan saat ini menjadi pemegang saham mayoritas 13 perusahaan perkebunan yakni PTPN I sampai dengan PTPN XIV, perusahaan di bidang pemasaran produk perkebunan yaitu PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), perusahaan di bidang riset dan pengembangan komoditas perkebunan yaitu PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) dan perusahaan di bidang pengembangan Human Capital yaitu PT LPP Agro Nusantara.
Saat ini Perseroan secara konsolidasian merupakan salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia berdasarkan total lahan konsesi perkebunan. Produk komoditas Perseroan mencakup komoditas anak perusahaan cukup terdiversifikasi antara lain kelapa sawit, karet, tebu, teh, kopi, tembakau dan kakao, serta produk hilirnya masing-masing.

Berdasarkan data per 30 Juni 2020, areal tanaman PTPN III (Persero) dan Anak Perusahaan didominasi oleh tanaman kelapa sawit seluas 552.888 ha, tanaman karet seluas 154.737 ha, teh 30.279 ha serta areal tebu sendiri seluas 53.946 ha.

Perseroan saat ini tengah melakukan upaya-upaya transformasi bisnis baik di sektor budidaya tanaman perkebunan (on farm), pengolahan tanaman perkebunan (off farm) serta unit-unit pendukungnya guna meningkatkan kinerja maupun produktivitas dan efisiensi bisnis.

Sejumlah pihak menyambut baik, semakin meningkatnya sejumlah investor asing dan domestik di KEK. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei diprediksi bakal dibanjiri investor, salah satu penyebabnya kawasan yang berada di jalur stategis. (KRO/RD/JULI. S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

Published

on

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

RADARINDO.co.id-Nias : DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020. Dewan perwakilan rakyat Daerah Kabupaten Nias (DPRD) gelar rapat paripurna penyampaian keputusan tentang LKPJ Bupati Nias T.A 2020, bertempat dilantai II kantor DPRD kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (06/05/2021).

Pada rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, dan beberapa SKPD ikut mendampingi Bupati Nias.

Baca juga : Wabup Nias Wakili Bupati Nias Hadiri Rapat Forkada Sekepulauan Nias

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyampaikan LKPJ bupati Nias akhir tahun anggaran 2020 merupakan kewajiban konstitusional dan konsekuensi logis yang harus disampaikan kepala daerah setelah berakhirnya tahun anggaran yang meliputi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di kabupaten Nias selama satu anggaran.

Dalam paparannya bupati Nias menyampaikan LKPJ ini bertujuan memenuhi kaidah-kaidah dan prinsip akuntabilitas pemerintah daerah, sehingga masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan melalui rapat paripurna DPRD kabupaten Nias dapat mengevaluasi kinerja yang telah dicapai pemerintah kabupaten Nias dalam berbagai aspek pembangunan ujarnya.

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

DPRD Nias Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pengambilan Keputusan LKPJ Bupati Nias TA 2020

Ditambahkan bupati Nias bahwa, kienerja dan pencapaian pemerintah daerah dapat dievaluasi melalui lembaga terhormat ini adalah lembaga DPRD sebagai wakil rakyat dalam penyampaian kinerja pemerintah.

Pada penyelenggaraan pemerintah daerah, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatn masih belum sesuai dengan harapan kita beesama, sebagai hasil evaluasi Tim Pansus DPRD kabupaten Nias.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Sementara itu Ketua DPRD kabupaten Nias Alinuru Laoli yang memimpin rapat paripurna tersebut menyampaikan bahwa, pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD kabupaten Nias sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggara pemerintah daerah dengan agenda penyampaian keputusan DPRD secara formal kepada kepala daerah yang berkaitan dengan LKPJ bupati Nias akhir tahun anggaran 2020.

Lebih lanjut ketua DPRD kabupaten Nias Alinuru Laoli mengatakan bahwa berdasarkan pansus dalam penyampaian pandangan masing-masing fraksi di DPRD kabupaten Nias, dan menetapkan keputusan DPRD kabupaten Nias tentang catatan dan rekomondasi DPRD kabupaten Nias terhadap LKPJ bupati Nias pada akhir tahun anggaran 2020 dan diserahkan secara resmi kepada bupati Nias. (KRO/RD/TH)

Continue Reading

Headline

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Published

on

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

RADARINDO.co.id Rantauprapat : Empat Orang pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine. Hasil pemeriksaan oleh satuan Narkoba polres Labuhanbatu yang bergabung dengan Kodim 0209/ LB,  4 dari 50 orang pemudik yang saat melintas di Jalinsum Kota Oinang Labusel, Jum’at (07/05/2021) terindikasi  tes urinya diduga mengandung methafetamine.

41 Personil gabungan yang diturunkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK, MH terdiri dari 12 Personil Sat Narkoba, Lantas, Intel dan URKES masing-masing masing 4 Personil, 12 Personil Polsek Kota Pinang dan 4 Personil Kodim yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu,MH.

Baca juga : 106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

50 Orang pengendera  yang saat  melintas dilakukan tes Urin oleh satuan Narkoba,  4 Orang positif Urinnya mengandung zat methafetamine, yaitu AJS Lk 31 Th,NNP Lk 19 Th,FS Lk 36 Th dan KP Lk 27 Th, saat ini mereka masih diambil keterangannya untuk lebih diketahui  sumber narkoba yang mereka pergunakan.

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Empat Orang Pemudik Hasil Test Urinya  Diduga Mengandung Zat Methafetamine

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK, MH didampingi Dandim 0209/LB Letkol Asrul Kurniawan Harahap SE, M.Tr. Han bersama Unsur Muspida Labusel memantau pelaksanaan kegiatan penyekatan dan tes Urin tersebut.

Kapolres menyampaikan, kegiatan yang dilakukan ini adalah merupakan tindak lanjut dari himbauan pemerintah yang melarang warga mudik dalam perayaan Idul Fitri Tahun ini, yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadi kluster Virus Corona.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

kita harus belajar dari peristiwa yang terjadi di India,  lonjakan penyebaran Corona setelah perayaan keagamaan di sungai Gangga, kami menghimbau warga Se Labuhanbatu Raya.

“Mari rayakan Idul Fitri di rumah masing masing dan kita tunda mudik demi untuk kesehatan dan keselamatan”? ungkap Kapolres.

selesai melakukan kegiatan Tes Urin, selanjutnya Rombongan Kapolres beserta  Dandim dan Muspida Labusel meninjau Pos PAM di Perbatasan Sumut-Riau. (KRO/RD/my/ik)

Continue Reading

Deli Serdang

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

Published

on

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

RADARINDO.co.id-Deli Serdang : 106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai. Hari kedua pelaksanaan operasi Ketupat Toba 2021 tanggal 7 Mei 2021, sebanyak 106 kenderaan R2 dan R4 dari kelompok pemudik diputar balik dipos pengamanan sei, lar Polresta Deli Serdang, Jumat (7/5/2021).

Kuatnya keinginan warga masyarakat yang akan pulang kampung sangat besar, terbukti hari kedua menunjukkan peningkatan kenderaan yang berhasil diputar balik oleh anggota yang bertugas diPos Pam Sei Ular perbatasan Deli Serdang – Sergai.

Baca juga : Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Lakukan Tes Urine Para Pengendara Bus

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

106 Kenderaan Diputar Balik Saat Melintasi Perbatasan Deli Serdang-Sergai

Jika hari pertama pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2021 sebayak 18 unit Mobil yang diputar balik dihari kedua terjadi lanjakan yang seknifikan sebayak 106 kenderaan yang diputar balik.

Lihat juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa?

Terpantau oleh awak media para warga masyarakat yang ingin mudik Ada yang berkendara Roda 2 dan Roda 4 baik pribadi maupun dengan Angkot.

Hal ini akan terus kami lakukan setiap hari non stop 24 jam dan diharapkan warga masyarakat dapat mematuhinya demi memutus rantai penyebaran covid-19, ungkap orang nomor satu dipolresta Deli Serdang. (KRO/RD/Hari’S)

Continue Reading

headline