Connect with us

Batu Bara

Kades Kuala Tanjung Dituding Jual Fasum Parit dan Badan, Begini Klarifikasinya

Published

on

50 views
Kades Kuala Tanjung Dituding Jual Fasum Parit dan Badan, Begini Klarifikasinya

RADARINDO.co.id-Batubara : Kades Kuala Tanjung Dituding Jual Fasum Parit dan Badan, Begini Klarifikasinya. Kepala Desa Kuala Tanjung Us dituding menjual fasilitas umum masyarakat yakni parit dan badan jalan di Dusun 3 Alai, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, kabupaten Batu Bara.

Rapat klarifikasi ini atas desakan dari masyarakat yang telah menyurati Badan Permusyawaratan Desa (BPD), agar memanggil Kades Kuala Tanjung (Us) untuk menyampaikan penjelasan terkait dugaan penjualan parit dan, Rabu (26/05/2021).

Masyarakat Desa Kuala Tanjung merasa kurang puas atas penjelasan Kades Us sebelumnya (Rabu 10 Mei 2021) dan Kadus 3 alai, DA yang telah membuat surat pernyataan bahwa tidak pernah mengeluarkan dokumen jual beli parit III dan jalan sentosa kepada pihak ketiga, yang ditanda tangani dihadapan Camat Sei Suka Listen Samosir SE.

Pada awal pembukaan rapat dipimpin Ketua BPD Desa Kuala Tanjung, Sopian meminta dan mempersilahkan warga untuk menyampaikan permasalahan.

Baca juga : Kapolresta Deli Serdang Himbau Kades dan Pelaku Usaha Patuhi Intruksi Gubsu

Dalam rapat warga atas nama Sijos alias Ucok, meminta kepada Kades Us untuk menjelaskan kenapa timbul polemik dugaan telah diperjual belikannya parit III dan jalan sentosa, agar tidak menimbulkan permasalahan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Menanggapi penyampaian Sijos alias ucok, Kades kuala Tanjung (Us) mengatakan bahwa tidak pernah ada memperjual belikan parit III dan jalan sentosa.

“Kan parit III dan jalan sentosa itu adalah hasil dari hibah atau wakaf masyarakat dan kami sudah ada membuat surat pernyataannya, dan tidak ada membuat dokumen maupun memperjual belikan parit III dan jalan sentosa tersebut,” ujar kades.

Kades Kuala Tanjung Dituding Jual Fasum Parit dan Badan, Begini Klarifikasinya

Kades Kuala Tanjung Dituding Jual Fasum Parit dan Badan, Begini Klarifikasinya

Merasa tidak puas atas jawaban dan pemaparan Kades Us, M.Syaril tokoh pemuda mendesak Kades Us agar lebih terbuka kepada masyarakat.

“Kami ada mempunyai data bukti, dan kami minta Kades Us lebih transparan dan terbuka pada kami,” ujar Syahril.

Merasa tersudut atas penyampaian syahril, Kades Us akhirnya memberikan keterangan dan mengakui telah membuat Surat Keterangan Tanah Nomor 590/255/SK/KT/IV/2017 parit III atas nama Mat yunan dengan ukuran 6 meter x 240 meter dan pembuatan SKT atas nama Mat yunan untuk menggantikan nama sebelumnya SKT parit III atas nama Arifin.

LebihLanjut pengakuan Kades Us, bahwa pembuatan SKT tersebut didasarkan atas adanya rencana dibebaskannya areal di Desa Kuala Tanjung seluas kurang lebih 56 Hektar, untuk perluasan pendukung pelabuhan Pelindo dan areal parit III dan jalan sentosa tersebut sudah termasuk dalam data penlok dan belum diperjual belikan.

Sehingga Surat Keterangan Tanah (SKT) tersebut dibuat hanya sebagai antisipasi adanya pembebasan lahan nantinya, kata kades Us.

Warga yang merasa kurang puas atas penjelasan kades Us mempertanyakan apakah hanya satu SKT yang diterbitkan oleh Kades Us.

Lihat juga : PAW Antarkan M. Hasir Jadi Anggota DPRD Labusel

Informasi yang berkembang SKT yang telah diterbitkan lebih dari satu dan warga merasa pemaparan kades Us bertolak belakang dengan fakta dilapangan, seperti halnya dari surat pernyataan yang dibuat pada tanggal 10 mei 2021.

“Katanya tidak ada membuat dokumen jual beli, nyatanya  SKT telah diperbuat atas nama Mat yunan,” ujar Robin Sitorus, Lukman dan Syahril.

Akhirnya atas saran Darwin (Mantan Kades Kuala Tanjung sebelumnya) Kades Us bersedia membatalkan SKT nomor 590/255/SK/KT/IV/2017 atas nama Mat yunan dengan membuat berita acara dan surat pernyataan pembatalan secara musyawarah.

Selain dihadiri Camat Sei suka yang diwakili Kasi Pemerintahan desa, juga hadir Babhinkamtibmas Brig Pol.Rama, Kadus 3 Alai Dedi Arman dan warga. (KRO/RD/DHASAM)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *