Connect with us

Headline

Warga Heboh, Ditemukan Markas “Taliban” di Hamparan Dihuni Pria Berbadan Kekar

Published

on

89 views
Warga Heboh, Ditemukan Markas "Taliban" di Hamparan Dihuni Pria Berbadan Kekar

RADARINDO.co.id-Medan : Warga Heboh, Ditemukan Markas “Taliban” di Hamparan Dihuni Pria Berbadan Kekar.

Warga Heboh, Ditemukan Markas “Taliban” di Hamparan Dihuni Pria Berbadan Kekar. Warga Tandem sempat heboh karena ditemukan tumpukan atau markas “Taliban” di wilayah hukum Deli Serdang persis berdampingan dengan Langkat.

Markas “Taliban” yang berada di salah satu daerah di pinggiran jln Selesei, Tandem itu dijaga orang berbadan kekar, jarang memakai baju dan selalu membawa senjata tajam (Sajam) seperti pisau.

Tidak semua orang tahu apa saja yang dilakukan di dalam rumah yang berada dipinggir jalan itu. Karena hanya beberapa orang saja yang terlihat keluar masuk dari markas atau gudang dengan membawa beca barang.

Menurut informasi warga sekitar bahwa rumah tersebut dihuni orang yang baru pindah sekitar sebulan lalu, ujar salah seorang pria yang membawa beca barang yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (28/05/2021).

Baca juga : Narapidana Lapas Kelas III Kota Pinang Yang Sempat Kabur Akhirnya Kena Tepok Sampe Dower

Dari pengakuanya, markas tersebut dihuni satu keluarga muda dengan anak yang masih kecil berumur sekitar 3 tahun dan 1 tahun.

Menurut pantauan masyarakat sekitar, penghuni rumah tersebut sangat ramah tapi suaminya tidak pernah gabung di kedai kopi dengan bapak – bapak dilingkungan.

“Padahal bapak yang berbadan kekar dan jarang pakai baju itu merokok dan ngopi juga. Tapi jarang gabung di warung, kayaknya sibuk terus apa lagi masuk mobil boks ke dalam markas”, ujar sumber dengan raut wajah keriput tulang pipi gambaran akibat termakan usia.

Lebihlanjut ia mengatakan, laki laki yang tinggal di markas tersebut selalu keluar dari rumah sekitar pukul 6 pagi dan pulang sekitar pukul 9 malam bahkan beberapa kali pulang sudah tengah malam .

Awalnya, warga disekitar tidak menaruh curiga sedikitpun terhadap penghuni rumah tersebut yang menjadikan rumah yang ditinggalinya menjadi markas “Taliban”, dengan pagar seng bekas itu.

Lihat juga : Kapolsekta Medan Area Kunjungi “Komplek Tangguh” Perumahan Menteng Indah

Sepandai- pandai menyimpan bangkai, cepat atau lambat bau itu pasti akan tercium juga. Kedua pemuda sempat mondar -mandir keluar markas “Taliban” dengan mengendarai sepeda motor, tanpa makai helm dengan suara sepeda motor klalpot bolong, akhirnya bertemu pemilik markar “Taliban” sekira pukul 21.30 Wib.

Dengan kondisi basah kuyub, kedua pemuda bersama sang pemilik rumah rumah tampak berbicara serius tapi santai. Sesekali mereka tertawa kecil, tapi entah apa yang dibicarakan.

Usut punya usut, ternyata pemilik markas “Taliban” sudah menunggak uang jaga malam selama 3 bulan. Konon kabarnya, akibat kondisi covid penjualan “Taliban” agak menurun. Karena banyak pemilik tidak menjual ban ban bekas dan memilih untuk ditambal saja.

Sebab bila membeli ban baru harga terus naik. Sedangkan kondisi ekonomi saat ini sedang tak menentu. Sebagai pengusaha pengumpul ban ban bekas yang diracik dengan peralatan manual, ban tersebut dijadikan “Taliban” untuk pengingat.

Kedua pemuda itu pun sempat diberi beberapa ikat “Taliban” buat maenan ketapel anaknya untuk memburuh tupai. (KRO/RD/Tim)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *