Connect with us

Ekonomi

Setujui Kredit di Bank Sumut Tanpa Analisa Berujung Macet Rp31,6 Miliar Bos Property di Tahan Jaksa

Published

on

53 views
Setujui Kredit di Bank Sumut Tanpa Analisa Berujung Macet Rp31,6 Miliar Bos Property di Tahan Jaksa

RADARINDO.co.id-Medan : Setujui Kredit di Bank Sumut Tanpa Analisa Berujung Macet Rp31,6 Miliar Bos Property di Tahan Jaksa. Menyetujui pemberian kredit di PT Bank Sumut tanpa melakukan analisa kepatutan yang berujung kredit macet sebesar Rp31, 6 Miliar akhirnya menggiring mantan pegawai PT Bank Sumut dan pengusaha ke terali besi, belum lama ini.

Pasalnya, kredit yang berujung macet tersebut ternyata bernuansa rekayasa dan melibatkan sejumlah pihak namun berhasil diungkap Pidsus Kejaksaan Tinggi SU.

Berdasarkan keterangan sumber, Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan dua tersangka kasus korupsi Bank Sumut atas nama R (40) warga Bandar Labuhan, Dusun I Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

Tersangka R merupakan mantan Pegawai PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Galang. Selain R, tim juga menahan wiraswasta berinisial SL (43) warga Dusun III Desa Pulau Tagor Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Deli Serdang.

Baca juga : Pemegang Saham Setuju, Bank Sumut Target Triwulan II-2022 Sudah IPO

Demikian dikatakan Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, kepada wartawan. Menurutnya, sejak tahun 2013, SL memanfaatkan sarana perkreditan pada PT Bank Sumut, mengajukan pinjaman kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat), KPP SS (Kredit Pemilikan Property Sumut Sejahtera) dan KAL (Kredit Angsuran Lainnya) pada PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Galang Kabupaten Deli Serdang.

Selain menggunakan nama sendiri, SL juga menggunakan/meminjam nama orang lain yang terdiri dari keluarga, teman dan karyawan SL pada Usaha Ternak Ayam, Rumah Makan.

Guna memuluskan proses pengajuan dan pencairan dana dari PT Bank Sumut KCP Galang, SL menggunakan nama orang lain dengan memberikan iming iming tertentu sehingga para pemohon memberikan KTP nya kepada SL.

Permohonan kelengkapan administrasi menggunakan sarana perjanjian kredit ke PT Bank Sumut KCP Galang bekerjasama dengan Pimpinan/Wakil Pimpinan PT Bank Sumut KCP Galang yang menjadi Komite Pemutus Kredit pada PT Bank Sumut KCP Galang.

Dimana Pimpinan dan Wakil Pimpinan diduga intervensi proses analisa kredit sehingga satu persatu berkas permohonan disetujui oleh PT Bank Sumut KCP Galang, tanpa dilakukan Analisa Kredit sesuai ketentuan pemberian kredit KUR, KPR dan KAL yang berlaku pada PT Bank Sumut.

“Proses kelengkapan administrasi pengajuan dan pencairan dana kredit dari PT Bank Sumut KCP Galang, SL mengajak atau menyuruh satu persatu calon debitur yang namanya digunakan sebagai pemohon mendatangi PT Bank Sumut KCP Galang untuk menandatangani berkas permohonan kredit”, ujar Siagian.

Selanjutnya, tambahnya lagi, permohonan kredit satu persatu dikabulkan dimana slip pencairan telah ditandatangani para debitur yang namanya dipinjam.

Namun faktanya yang menggunakan dana pencairan kredit adalah SL sendiri, bukan oknum pemohon awal.

Kemudian oleh SL akhirnya membangun beberapa perumahan atau rumah yang berlokasi antara lain Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Deli Serdang.

Namun sejak tahun 2014, kredit yang diajukan SL dkk tersebut mulai bermasalah dan untuk menutupi cicilan kredit serta untuk kembali memperoleh dana kredit dari PT Bank Sumut KCP Galang, SL bekerjasama dengan Pimpinan PT Bank Sumut KCP Galang LG dan Wakil Pimpinan R, kembali mengajukan kredit dengan tetap menggunakan (meminjam) nama nama orang lain.

Sehingga sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 SL bersama kawan kawan sudah memperoleh sebanyak 127 perjanjian kredit dengan total sekitar Rp35.775.000.000, yang saat ini dalam kondisi macet total sekitar Rp31.692.690.986,65.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Sejak tahun 2013, tersangka SL telah memanfaatkan sarana perkreditan di PT Bank Sumut, dengan mengajukan pinjaman kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat), KPP SS (Kredit Pemilikan Property Sumut Sejahtera) dan KAL (Kredit Angsuran Lainnya) pada PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Galang Kabupaten Deli Serdang.

Proses pengajuan dan pencairan dana dari PT Bank Sumut KCP Galang, SL menggunakan nama nama orang lain dengan iming iming tertentu sehingga para pemohon memberikan KTP nya kepada SL.

Berkas permohonan untuk kelengkapan administrasi menggunakan sarana perjanjian kredit ke PT Bank Sumut KCP Galang bekerjasama dengan Pimpinan/Wakil Pimpinan PT Bank Sumut KCP Galang yang menjadi Komite Pemutus Kredit pada PT Bank Sumut KCP Galang.

Bahwa oknum Pimpinan dan Wakil Pimpinan diduga melakukan intervensi proses analisa mredit sehingga satu persatu berkas permohonan disetujui oleh PT Bank Sumut KCP Galang, tanpa dilakukan Analisa Kredit sesuai ketentuan pemberian kredit KUR, KPR dan KAL yang berlaku di PT Bank Sumut. (KRO/RD/Smtpos)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *