Connect with us

Headline

Pemko Tebing Tinggi Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Ibadah

Published

on

19 views
Pemko Tebing Tinggi Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Ibadah

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Pemko Tebing Tinggi Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Ibadah. Pemerintah Kota Tebing Tinggi melakukan sosialisasi pelaksanaan ibadah dalam situasi pandemi Covid-19 kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Kota Tebing Tinggi, Jumat (04/06/2021) di Gedung Islamic Center Kompleks Masjid Agung, Jln KL. Yos Sudarso.

Dalam arahannya Walikota menyampaikan masjid juga dapat menjadi media atau sarana untuk berbuat kesehatan, dengan mengajak jemaah ataupun masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan.

“Jaga jarak, pakai masker. Itu menjadi bahagian yang memang harus kita terapkan. Kita sampaikan kepada jemaah, jaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan, maka kita juga menjaga yang lain untuk tetap sehat.” tegas Walikota.

Baca juga : Kredit Macet Property di Tebing Tinggi Rp5,7 Miliar Berpotensi Rugikan Negara

Walikota juga menghimbau agar masyarakat tidak takut terhadap vaksin dan segera mendaftar untuk mendapat suntik vaksin di Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, dalam laporan yang disampaikan Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap SH, menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan berdasar Keppres RI No. 11 Tahun 2020, Fatwa MUI No. 14 Tahun 2020.

“Adapun tujuan kegiatan ini adalah tersampainya informasi tentang perkembangan kasus Covid-19 dan penanganannya di Kota Tebing Tinggi, tata cara pelaksanaan ibadah yang aman dan sehat di tengah pandemi Covid-19 dan peningkatan pemahaman pengurus BKM dalam rangka peningkatan kesejahteraan masjid dan jemaah”, jelas Kaban Kesbangpol.

Sementara itu, disampaikan Kadis Kesehatan dr. H. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK tentang kasus Covid-19 di Tebing Tinggi per hari Jumat (04/06) terkonfirmasi positif berjumlah 56 orang.

“Saat ini ada 56 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Tebing Tinggi, ada yang dirawat di Rumah Sakit Kota Tebing Tinggi, Rumah Sakit Kota Medan dan ada yang melakukan isolasi mandiri,” terang Nanang.

“Rumah sakit ataupun para dokter tidak pernah mengcovidkan orang, kalau ditanya sama kami, kami tak mau covid itu ada. Kami akan mencari benar atau tidak pasien terpapar Covid, tapi kalau nyata jelas Covid-nya, tetap kita jalankan dengan protokol Covid,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kakan Kemenag Julsukri Mangandar Limbong, SAg, MM. menyampaikan Surat Edaran Menteri Agama No. 15 tahun 2020 dan No. 4 Tahun 2021 tentang melaksanakan ibadah di masjid.

Pelaksanaan ibadah harus tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat dan menyediakan fasilitas prokes disetiap tempat ibadah.

Lihat juga : DPD PKS Labusel Lakukan Penggalangan Dana Untuk Palestina

“Pengurus masjid atau mushola membatasi jumlah kehadiran jemaah 50 persen dari kapasitas dengan cara menjaga jarak. Menyediakan fasilitas cuci tangan. Menyediakan alat pengecek suhu. Membatasi jarak minimal 1 meter. Melakukan pembersihan/ disinfektan secara bertahap,” sebut Kakan Kemenag.

“Menganjurkan jemaah membawa sajadah masing-masing. Memasang himbauan prokes di area rumah ibadah atau masjid. Menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan,” tutup Kakan Kemenag.

Diakhir kegiatan, Walikota bersama BKM memberikan santunan meninggal kepada keluarga kemalangan.
Turut hadir Wakapolres AKBP. Sarponi, Kabag Ren Polres Kompol Adjie, Kakan Kemenag Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag, MM, Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap.

Kadis Kesehatan dr. H. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK, Camat dan Pengurus BKM se-Kota Tebing Tinggi dan tamu undangan. (KRO/RD/TT/IY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *